Key Strategy: Pasca pemadaman, Pemkab bangun embung di sekitar TPA Jatiwaringin

Key Strategy: Pemkab Bangun Embung Pasca Kebakaran TPA Jatiwaringin

Key Strategy – Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, kini tengah mempersiapkan pembangunan infrastruktur berupa embung atau kolam buatan di kawasan sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang terletak di Kecamatan Mauk. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya mitigasi guna mencegah terulangnya kejadian kebakaran yang sempat melanda area pembuangan sampah tersebut. Implementasi Key Strategy ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam menangani potensi bencana di masa mendatang.

Achmad Taufik, yang menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, menyampaikan rencana pembangunan infrastruktur ini secara rinci. Menurutnya, pembangunan akan mencakup jalur dari Jalan Mauk menuju TPA Jatiwangin, serta pembuatan embung di sekitar lokasi TPA. Menurut Achmad, Key Strategy ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar TPA.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang, akan membangun infrastruktur dari Jalan Mauk ke TPA Jatiwangin. Pembuatan embung di sekitar TPA,” jelas Achmad Taufik di Tangerang pada hari Jumat. Ia menambahkan bahwa Key Strategy ini merupakan respons cepat terhadap kebutuhan mendesak akan sumber air yang memadai.

Menurut penjelasan Achmad, persiapan infrastruktur kolam buatan ini merupakan bagian dari langkah mitigasi yang bertujuan untuk meminimalisir kemunculan kembali kejadian serupa seperti yang pernah terjadi pada TPA Jatiwaringin. Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BNPB, BPBD, Kementerian Kehutanan, KLH, serta TNI dan Polri telah berhasil memadamkan seluruh area kebakaran hingga mencapai 100 persen dari total luasan 18 hektare yang terbakar. Key Strategy ini juga mencakup koordinasi multi-sektor yang lebih terintegrasi.

“Iya, sekarang allhamdulilah sudah 100 persen padam. Ini hasil kerja keras tim gabungan,” kata Achmad dengan penuh rasa syukur. Ia menegaskan bahwa Key Strategy yang diterapkan telah menunjukkan hasil yang positif dalam penanganan darurat.

Achmad mengungkapkan bahwa meskipun situasi kedaruratan kebakaran kini telah berhasil dikendalikan, pihaknya tetap mempertahankan tingkat kesiagaan. Unit armada Damkar akan terus diterjunkan untuk menyiram timbulan sampah di TPA Jatiwaringin selama tiga sampai empat hari ke depan sebagai tindakan preventif. Penerapan Key Strategy ini juga melibatkan pengawasan ketat terhadap titik-titik panas yang masih berpotensi menyala.

Selain pembangunan embung, Pemerintah Kabupaten juga berencana membangun hidran di TPA Jatiwaringin. Rencana awal mencakup pemasangan lima unit hidran untuk mendukung pemadaman lebih cepat jika terjadi kebakaran di masa mendatang. Key Strategy ini memastikan bahwa setiap aspek penanganan bencana telah dipertimbangkan secara komprehensif.

Kontribusi BNPB dalam Pemadaman Kebakaran

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menyatakan bahwa area lahan utama TPA Sampah Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten yang terdampak kebakaran telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil upaya keras dan kolaboratif dari tim gabungan penanganan darurat. Key Strategy yang diterapkan BNPB melibatkan sinergi antar lembaga yang efektif.

Tim gabungan ini telah bekerja sejak peristiwa dilaporkan pada tanggal 30 Juni hingga Kamis malam tanggal 9 Juli. Abdul Muhari menambahkan bahwa lahan utama TPA Jatiwaringin dengan luas kurang lebih 15 hektare yang terdampak kebakaran telah berhasil dipadamkan 100 persen dan saat ini berada dalam fase pendinginan intensif. Key Strategy ini juga mencakup monitoring berkelanjutan terhadap kondisi TPA.

Meskipun area utama di dalam TPA telah terkendali, tim gabungan di lapangan masih terus bersiaga mengantisipasi adanya titik panas serta kepulan asap tipis yang terdeteksi di area pembuangan luar kawasan TPA. Key Strategy ini memastikan bahwa tidak ada aspek yang terlewat dalam proses penanganan bencana.

Percepatan penanganan darurat ini didukung secara legalitas melalui Keputusan Bupati Tangerang Nomor 609 Tahun 2026 mengenai Status Tanggap Darurat Bencana serta Keputusan Nomor 613/2026 tentang Satgas Penanganan Darurat. Key Strategy ini memberikan landasan hukum yang kuat bagi seluruh tindakan yang diambil.

BNPB memberikan dukungan penuh berupa pengerahan empat unit helikopter pengebom air atau water bombing untuk menyiramkan ratusan ribu liter air ke titik api. Tiga unit helikopter jenis Mi-8AMT, Sikorsky UH60A, dan Sikorsky UH60L dilaporkan beroperasi optimal secara bergantian di langit Tangerang, sedangkan satu unit helikopter tipe Mi-8 MSBT sedang menjalani perbaikan teknis. Key Strategy ini memanfaatkan teknologi modern untuk efisiensi penanganan.

Selain operasi udara, BNPB juga menyalurkan bantuan logistik darat darurat berupa 500 liter cairan racun api Enviro Class A Foam, puluhan unit pompa mini, selang pemadam, serta perangkat komunikasi radio jinjing handy talkie untuk mendukung koordinasi tim di lapangan. Key Strategy ini telah terbukti efektif dan akan terus dikembangkan untuk menghadapi potensi bencana di masa depan.