New Policy: BPJS Kesehatan Kebumen ajak peserta Prolanis hidup lebih sehat
BPJS Kesehatan Kebumen Dorong Peserta Prolanis Terapkan Gaya Hidup Sehat
New Policy – Kebumen, Jawa Tengah — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Kebumen baru-baru ini menggelar kegiatan yang bertujuan mendorong para peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau yang lebih dikenal dengan singkatan Prolanis untuk mengadopsi pola hidup lebih sehat. Acara bertajuk Semarak Gerak Sehat Prolanis ini diselenggarakan di fasilitas kesehatan Puskesmas Karanganyar pada hari Jumat. Inisiatif tersebut merupakan salah satu rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-58 BPJS Kesehatan yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memperkuat pendekatan promotif dan preventif bagi seluruh peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional, khususnya mereka yang terdaftar dalam program Prolanis.
Implementasi New Policy untuk Kesehatan Jangka Panjang
Kepala Puskesmas Karanganyar, Usodo, menyampaikan apresiasinya kepada BPJS Kesehatan atas kepercayaan yang diberikan kepada puskesmasnya sebagai mitra penyelenggara kegiatan Semarak Gerak Sehat Prolanis. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan acara ini tidak lepas dari kerja sama tim Prolanis serta antusiasme tinggi dari para peserta yang telah terlibat sejak persiapan hingga pelaksanaan. Melalui New Policy ini, BPJS Kesehatan ingin memastikan bahwa peserta Prolanis tidak hanya mendapatkan pengobatan, tetapi juga edukasi tentang pentingnya gaya hidup sehat.
“Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat kolaborasi seluruh tim Prolanis dan antusiasme para peserta yang telah bersama-sama mempersiapkan hingga mengikuti kegiatan sejak pagi hari,” ujar Usodo.
Acara tersebut dihadiri oleh sekitar seratus peserta Prolanis dari Puskesmas Karanganyar, termasuk anggota dari kelompok Prolanis Muda. Berbagai aktivitas dilakukan selama kegiatan berlangsung, mulai dari pelaksanaan Gerak Sehat Peserta Prolanis 335 atau GSP 335, edukasi kesehatan melalui Klub Prolanis, hingga pemeriksaan kesehatan penunjang yang difasilitasi oleh puskesmas setempat. Usodo menambahkan bahwa program Prolanis tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemantauan kondisi kesehatan secara berkala, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antar peserta yang hidup dengan penyakit kronis.
Usodo berharap BPJS Kesehatan dapat terus berperan sebagai garda terdepan dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat melalui Program JKN. Peran ini mencakup upaya promotif, preventif, hingga kuratif yang komprehensif. Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menjelaskan bahwa perjalanan BPJS Kesehatan merupakan bagian dari transformasi panjang yang dimulai sejak era PT Askes. Pada masa itu, lembaga tersebut hanya memberikan jaminan kesehatan bagi pegawai negeri sipil, anggota TNI dan Polri, serta para pensiunan. Kini, BPJS Kesehatan telah berkembang menjadi penyelenggara Program JKN yang memberikan perlindungan kesehatan kepada hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Dina mengajak seluruh peserta Prolanis untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan Program JKN dengan mendukung sustainabilitas BPJS Kesehatan. Ia menekankan bahwa keberlanjutan pembiayaan merupakan faktor krusial agar BPJS Kesehatan tetap mampu menghadirkan jaminan pelayanan kesehatan bagi seluruh peserta yang membutuhkan. Menurut Dina, kegiatan Prolanis diselenggarakan dengan tujuan agar kondisi kesehatan peserta JKN yang menderita penyakit kronis tetap terkontrol sehingga kualitas hidup mereka dapat terus terjaga. New Policy ini juga menekankan pentingnya partisipasi aktif peserta dalam menjaga kesehatan mereka sendiri.
Melalui penyelenggaraan Semarak Gerak Sehat Prolanis, BPJS Kesehatan berharap peserta JKN, khususnya penyandang penyakit kronis, semakin terdorong menerapkan pola hidup sehat, aktif beraktivitas fisik, rutin memantau kondisi kesehatan, serta patuh menjalani pengobatan. Upaya promotif dan preventif secara berkelanjutan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup peserta sekaligus menekan risiko komplikasi penyakit kronis pada masa mendatang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menyemarakkan kegiatan hari ini. Mohon doa dan dukungannya agar BPJS Kesehatan senantiasa diberikan usia yang panjang, tetap berkelanjutan, dan terus hadir memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia,” kata Diana.
Salah seorang peserta Prolanis Puskesmas Karanganyar, Sustianto yang berusia 55 tahun, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan yang mempererat hubungan antar peserta. Ia mengungkapkan bahwa selama mengikuti program Prolanis, ia selalu memperoleh pelayanan yang baik di fasilitas kesehatan dan tidak pernah mengalami kendala dalam mengakses layanan melalui Program JKN. Sustianto berharap kualitas pelayanan BPJS Kesehatan maupun fasilitas kesehatan terus ditingkatkan sehingga manfaat Program JKN semakin dirasakan masyarakat. Dengan adanya New Policy ini, ia yakin bahwa program Prolanis akan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
