Latest Program: Haier Jadi Satu-satunya Merek Ekosistem IoT yang Tercantum dalam Daftar “Kantar BrandZ Top 100” Selama Delapan Tahun Berturut-turut
Haier Tetap Dominasi Daftar Kantar BrandZ Top 100 sebagai Merek IoT Terkuat
Latest Program – Kantor, Tiongkok, (ANTARA/PRNewswire) – Kantar, perusahaan konsultan global yang mengukur nilai merek dan strategi pemasaran, merilis daftar “BrandZ 2026 Top 100 Most Valuable Global Brands”. Dalam peringkat ini, Haier Group kembali menduduki posisi unggul sebagai satu-satunya merek ekosistem Internet of Things (IoT) yang terdaftar selama delapan tahun berturut-turut. Merek tersebut mengisi urutan ke-53, menunjukkan konsistensi strategi inovasi yang terus menguatkan keberadaannya di pasar internasional.
Kinerja Merek dan Pertumbuhan Global
Penilaian BrandZ 2026 tidak hanya mempertimbangkan aset finansial perusahaan, tetapi juga memasukkan nilai ekuitas merek dan proyeksi pertumbuhan di masa depan. Meski ekonomi global masih mengalami fluktuasi, total valuasi 100 merek teratas dunia meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai US$13,1 triliun. Sebanyak 13 merek dari Tiongkok masuk ke dalam daftar tersebut, meski perusahaan teknologi seperti Google, Apple, Microsoft, dan Amazon tetap memegang dominasi di puncak peringkat.
Tahun ini, merek-merek Tiongkok mencatat pertumbuhan nilai rata-rata sebesar 32%, menunjukkan dinamika yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Sejak pertama kali terdaftar pada 2019, Haier berhasil naik dari posisi ke-89 menjadi ke-53, mencerminkan peningkatan strategi yang berbasis ekosistem. Valuasi merek Haier saat ini mencapai US$52,949 miliar, yang menegaskan ketahanan dan potensi jangka panjang dari pendekatan mereka dalam membangun ekosistem IoT.
Transformasi Haier: Dari Produsen ke Perusahaan Multisektor
Berdasarkan pernyataan Wang Xing, CEO Kantar Greater China dan Global Chair Kantar BrandZ, Haier telah berubah dari sekadar produsen peralatan rumah tangga menjadi perusahaan yang mencakup enam ekosistem industri. Perusahaan ini tidak hanya mengembangkan produk, tetapi juga menyatukan strategi yang menekankan integrasi budaya dan kedekatan emosional dengan pasar global. Dengan memadukan keunggulan rantai pasok dan kemampuan menyesuaikan selera lokal, Haier mampu menciptakan nilai tambah yang tidak hanya terbatas pada barang, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih mendalam dengan konsumen.
“Haier terus mengembangkan strategi merek berbasis ekosistem, yang memungkinkannya menjembatani pasar global melalui inovasi dan adaptasi yang cepat. Merek ini menjadi contoh bagus bagi industri Tiongkok dalam membangun identitas merek yang kuat dan terkenal,” ujar Wang Xing.
Ekosistem IoT: Fondasi Pertumbuhan yang Kuat
Momen pertumbuhan Haier didorong oleh kinerja bisnis yang stabil. Pada 2025, pendapatan global perusahaan mencapai RMB426,8 miliar atau sekitar US$59,8 miliar, meningkat 6,3% dari tahun sebelumnya. Laba global juga naik 6,7% menjadi RMB32,2 miliar atau US$4,5 miliar, yang menunjukkan kesuksesan perusahaan dalam memperkuat posisi di berbagai sektor. Pemimpin pasar di masa depan, menurut Wang Xing, ditentukan oleh kemampuan membentuk ekosistem yang utuh, bukan hanya keahlian spesifik.
Strategi Haier memperluas skala usaha dengan mengintegrasikan tiga sektor utama menjadi enam ekosistem industri. Perubahan ini dilakukan secara bertahap, mulai dari model “parallel fleet” ke “organic entity” yang lebih terpadu. Pendekatan ini memungkinkan Haier mengoptimalkan inovasi berkelanjutan berdasarkan skenario penggunaan, sehingga mendorong pertumbuhan bisnis dan peningkatan nilai merek. Dengan menciptakan ekosistem yang terintegrasi, Haier mengurangi ketergantungan pada produk tunggal dan menawarkan solusi yang lebih holistik kepada pelanggan.
Ekspansi Global: Merek yang Menjangkau Dunia
Haier Group telah menghadirkan diri ke lebih dari 200 negara dan wilayah, menempati posisi pertama dalam peringkat peralatan rumah tangga global versi Euromonitor selama 17 tahun berturut-turut. Di berbagai pasar, merek ini menunjukkan dominasi yang signifikan, dengan menempati peringkat pertama di delapan negara, termasuk Amerika Serikat dan Thailand. Sementara itu, Haier berada di posisi ketiga di 12 negara, seperti Jepang dan Italia, dan posisi kelima di delapan wilayah, antara lain Jerman dan Arab Saudi.
Ekspansi Haier tidak hanya terbatas pada bidang peralatan rumah tangga. Perusahaan ini juga menggarap proyek infrastruktur global, seperti proyek Panama Bridge, melalui Hainayun. Di bidang kesehatan, Haier Biomedical aktif di berbagai proyek internasional, termasuk UK Biobank, yang membawanya menjadi penguasa pasar di tujuh negara, seperti Inggris. Kemampuan Haier untuk menyesuaikan inovasi dengan kebutuhan lokal menjadi kunci dalam membangun keunggulan kompetitif di seluruh dunia.
Langkah Strategis: AI sebagai Fondasi Baru
Di samping ekosistem IoT, Haier juga menempatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai fondasi baru dalam aktivitas operasional dan inovasi. Tahun 2025 disebut sebagai “tahun perubahan” bagi perusahaan ini, di mana integrasi teknologi AI dengan ekosistem yang sudah ada memperkuat daya saingnya di pasar global. Strategi ini memungkinkan Haier mengurangi ketergantungan pada produksi massal dan beralih ke
