Berita Penting: Terkuak Lapangan Padel di Jaktim Pakai Izin Kosan Berujung Disegel

Terkuak Lapangan Padel di Jaktim Pakai Izin Kosan Berujung Disegel

Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan langkah tegas dengan menyegel sejumlah lapangan padel yang tidak sesuai aturan. Salah satu lapangan tersebut, yang berada di Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, disegel karena menggunakan izin kosan. Lapangan di Jalan Kolonel Sutomo 1 Nomor 22 ini sebelumnya diberikan izin rumah kos pada 2018, tetapi kini difungsikan sebagai padel court tanpa memiliki izin usaha yang benar.

Penyegelan Permanen di Pulomas

Penyegelan permanen juga dilakukan terhadap lapangan padel di kawasan Pulomas, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung. Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Timur, Wiwit Djalu Adji, mengatakan bahwa papan pemberitahuan telah dipasang untuk mengumumkan keputusan tersebut.

“Kami telah melakukan penyegelan ulang. Sebelumnya sudah kita segel. Kemudian kedua, kita memberikan surat peringatan untuk melakukan penyegelan permanen terhadap bangunan ini,” ujarnya usai memasang papan pemberitahuan di lokasi, Kamis (26/2) lalu.

Upaya Penertiban dan Pengawasan

Menurut Munjirin, Pemkot Jakarta Timur telah menyegel bangunan kedelapan sebagai bagian dari upaya menertibkan padel court yang tidak sesuai perizinan. Dalam tindakan ini, ditemukan ketidaksesuaian izin bangunan serta belum memiliki sertifikat laik fungsi (SLF). Petugas memasang spanduk sebagai penanda penghentian tetap operasional lapangan tersebut.

“Bangunan ini dikenakan penghentian tetap (disegel). Tertera juga lapangan padel tersebut telah melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021, dan/atau Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021,”

Pemkot Jakarta Timur menyatakan bahwa 27 dari 57 lapangan padel di wilayahnya belum memiliki izin yang sesuai. “Jadi total di Jakarta Timur itu kan ada sekitar 57 lapangan padel, dan ada sekitar 27 yang tidak berizin, sementara 30 sudah memenuhi syarat,” ujar Wali