Lintas Kota

Jakbar canangkan gerakan tanam pangan pendamping beras di 135 lokasi

IMG_20260831_224331.v1
Foto : Maya Utami - ayobantudonasi.com
Daftar Isi
  1. 135 Titik Lahan Perkotaan di Jakarta Barat Dikerjasamakan untuk Produksi Pangan Pendamping Beras
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

135 Titik Lahan Perkotaan di Jakarta Barat Dikerjasamakan untuk Produksi Pangan Pendamping Beras

Ayobantudonasi.com – Di tengah kepadatan hunian dan keterbatasan ruang hijau yang kian menyempit di ibu kota, Pemerintah Kota Jakarta Barat mengambil langkah konkret untuk menjawab persoalan ketahanan pangan rumah tangga. Pada Senin, Pemkot Jakbar bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat secara resmi mencanangkan Gerakan Tanam Pangan Pendamping Beras yang menjangkau seluruh wilayah DKI Jakarta. Program ini memanfaatkan 135 titik lahan terbatas yang tersebar di kawasan perkotaan, mengubah celah-celah ruang yang selama ini tidak produktif menjadi sumber pangan lokal bagi warga.

Sebaran Lokasi dan Cakupan Program

Eka Ali Murthadho, Ketua TP PKK Jakarta Barat, merinci komposisi 135 lokasi tersebut. Sebanyak 56 titik berada di area penggiat urban farming tingkat kelurahan, sembilan titik menempati gedung-gedung kantor pemerintahan, 12 titik memanfaatkan lingkungan sekolah, dan 58 titik tersebar di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Kombinasi lokasi ini menunjukkan bahwa program tidak terbatas pada satu jenis ruang, melainkan merangkul berbagai morfologi lahan perkotaan—mulai dari atap gedung, halaman sekolah, hingga taman publik yang ramah anak.

“Gerakan ini mendorong kemandirian pangan keluarga sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan,” ujar Eka saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Pendekatan lintas-lokasi semacam ini sejalan dengan tren urban farming yang semakin menguat di kota-kota besar Indonesia. Ketika lahan pertanian konvensional di pinggiran kota terus tergerus ekspansi permukiman dan infrastruktur, pemanfaatan ruang vertikal dan lahan sempit menjadi alternatif yang realistis bagi warga metropolitan untuk tetap mengakses pangan segar tanpa bergantung sepenuhnya pada rantai pasok jarak jauh.

Pendampingan Bibit dan Sarana Produksi

Agar kegiatan penanaman tidak berhenti pada tahap seremonial, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat menyalurkan berbagai jenis bibit serta sarana produksi pertanian ke seluruh titik program. Komoditas yang didistribusikan mencakup ubi jalar, singkong, jagung, pisang, dan porang. Pemilihan varietas ini mempertimbangkan kesesuaian iklim tropis perkotaan, kemudahan perawatan oleh warga non-petani, serta nilai gizi yang melengkapi konsumsi beras harian.

Porang, misalnya, bukan sekadar tanaman pangan biasa. Umbi-nya mengandung glucomannan yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar olahan dan kesehatan, sehingga penanamannya sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan bagi kelompok warga yang terlibat.

Hasil Panen Januari–Agustus 2026

Data produksi yang tercatat sepanjang Januari hingga Agustus 2026 menunjukkan bahwa pengembangan pangan pendamping beras di Jakarta Barat telah menghasilkan panen melebihi satu ton secara kumulatif. Rincian komoditas yang dipanen meliputi: labu madu sebanyak 600,92 kilogram, jagung 455,5 kg, singkong 120 kg, ubi jalar 116 kg, pisang 54 kg, dan sukun 40 kg. Angka-angka ini membuktikan bahwa lahan terbatas, bila dikelola dengan panduan teknis yang tepat, mampu menyumbang volume pangan yang bermakna bagi skala komunitas.

Labu madu mendominasi total produksi dengan porsi terbesar, mencerminkan adaptasi varietas tersebut terhadap kondisi penanaman di ruang sempit dan atap gedung. Jagung menempati urutan kedua, sementara komoditas berakar seperti singkong dan ubi jalar turut berkontribusi sebagai sumber karbohidrat alternatif yang dapat disimpan lebih lama dibanding sayuran daun.

Tantangan Teknis di Area Rooftop

Eka mengakui bahwa pengelolaan urban farming di area rooftop menghadapi sejumlah kendala teknis yang tidak ringan. Terpaan angin kencang pada ketinggian gedung serta paparan suhu panas yang berkepanjangan menjadi dua faktor utama yang mengancam kelangsungan tanaman. Angin dapat merobek daun muda dan mempercepat penguapan air dari media tanam, sementara suhu ekstrem memicu stres fisiologis pada tanaman pangan yang belum teradaptasi penuh terhadap kondisi terbuka di ketinggian.

Untuk mengatasi persoalan tersebut secara sistematis, Pemkot Jakarta Barat telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan lintas sektoral. Dokumen ini mengatur koordinasi antar-dinas, tanggung jawab pemeliharaan rutin, serta mekanisme pelaporan hasil panen sehingga pengelolaan tidak bergantung pada inisiatif satu pihak saja melainkan berjalan dalam kerangka tata kelola yang berkelanjutan.

“Melalui gerakan ini, masyarakat diharapkan semakin aktif memanfaatkan pekarangan dan lahan terbatas untuk menghasilkan pangan lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga,” tutur Eka.

Dalam konteks yang lebih luas, inisiatif Jakbar ini menjadi bagian dari upaya mengurangi kerentanan pangan rumah tangga di kawasan metropolitan. Ketika harga beras berfluktuasi akibat faktor cuaca, logistik, atau kebijakan perdagangan, ketersediaan pangan pendamping dari lahan sendiri memberikan bantalan ekonomi bagi keluarga. Lebih dari sekadar menanam, gerakan ini membangun literasi pangan di tingkat akar rumput—mengubah warga dari konsumen pasif menjadi produsen aktif dalam skala mikro perkotaan.

Frequently Asked Questions

What is Jakbar canangkan gerakan tanam pangan pendamping?

Jakbar canangkan gerakan tanam pangan pendamping is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Jakbar canangkan gerakan tanam pangan pendamping matter?

Jakbar canangkan gerakan tanam pangan pendamping matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Maya Utami - ayobantudonasi.com

Maya Utami - ayobantudonasi.com

Maya Utami adalah kontributor ayobantudonasi.com yang berfokus pada isu kemanusiaan, solidaritas, dan gerakan berbagi. Ia menyajikan konten yang relevan, akurat, dan inspiratif, dengan tujuan membangun kepercayaan publik terhadap aktivitas donasi dan nilai-nilai kebaikan.