PAM Jaya desak investigasi atas meninggalnya pekerja saluran air

PAM Jaya Tuntut Investigasi Mendalam Usai Tiga Pekerja Tewas di Saluran Gorong-gorong

PAM Jaya desak investigasi atas meninggalnya – Jakarta — PT PAM Jaya (Perseroda) secara resmi telah meminta PT Moya Indonesia untuk segera melakukan investigasi komprehensif serta menanggung penuh tanggung jawab atas insiden tragis yang menewaskan tiga pekerja subkontraktor. Kejadian memilukan tersebut terjadi saat para pekerja sedang melaksanakan tugas di dalam saluran gorong-gorong yang berlokasi tepat di depan Pintu III Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Insiden ini dilaporkan terjadi pada hari Kamis, tanggal 9 Juli.

Berdasarkan informasi awal yang berhasil dihimpun dari lokasi kejadian, penyebab kematian para pekerja diduga kuat berkaitan dengan kekurangan oksigen di dalam saluran atau adanya paparan gas berbahaya yang terkumpul di dalam saluran tempat pekerjaan berlangsung. Kondisi lingkungan kerja yang terbatas di dalam gorong-gorong memang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan serius bagi pekerja yang berada di dalamnya.

Tanggung Jawab dan Tindakan Hukum

Komisaris Utama PT PAM Jaya (Perseroda), Prasetyo Edi Marsudi, menegaskan bahwa perusahaan telah memberikan instruksi tegas kepada PT Moya untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik. Dalam keterangan resminya yang disampaikan pada hari Jumat, Prasetyo menyatakan, “Kami telah meminta PT Moya bertanggung jawab penuh menyelesaikannya dengan baik sesuai kemanusiaan dan hukum.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa PAM Jaya tidak hanya menuntut aspek moral, tetapi juga aspek legal dalam penanganan kasus ini.

“Kami telah meminta PT Moya bertanggung jawab penuh menyelesaikannya dengan baik sesuai kemanusiaan dan hukum,” kata Prasetyo Edi Marsudi dalam keterangan resminya, Jumat.

Prasetyo juga menambahkan bahwa PT Moya Indonesia diminta untuk melakukan investigasi bersama dengan pihak-pihak terkait lainnya. Menurut dia, perseroan tidak akan tinggal diam ketika menerima laporan investigasi yang disusun oleh PT Moya Indonesia bersama pihak lain. Dia menjelaskan bahwa perseroan juga akan mengambil tindakan tegas kepada Moya Indonesia sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam perjanjian antara kedua korporasi tersebut.

Hubungan Kerjasama dan Surat Peringatan

PT Moya Indonesia merupakan mitra strategis PAM Jaya dalam pengelolaan dan penyediaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk wilayah Jakarta. Hubungan kerjasama ini telah berlangsung dalam berbagai proyek infrastruktur air bersih di ibu kota. Dalam rangka menindaklanjuti insiden ini, PAM Jaya berencana memberikan surat peringatan resmi kepada PT Moya Indonesia. Surat peringatan ini diharapkan dapat menjadi katalisator agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Lebih lanjut, PAM Jaya juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya ketiga korban. Perusahaan meminta agar investigasi menyeluruh dilakukan untuk memastikan tidak ada kelalaian dalam prosedur keselamatan kerja. “Kami sangat-sangat berduka dan berempati atas korban meninggal dunia yang terjadi saat pekerjaan konstruksi,” ujar Prasetyo dengan penuh perasaan.

Evaluasi Keselamatan Kerja oleh PT Moya

Di sisi lain, PT Moya Indonesia berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi para pekerja konstruksi. Evaluasi ini dilakukan menyusul tewasnya tiga pekerja subkontraktor di proyek pembangunan jaringan distribusi air bersih yang dikelola oleh PAM Jaya. Proyek yang sedang dikerjakan merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur jaringan distribusi air bersih yang ditujukan untuk mendukung peningkatan layanan air minum bagi masyarakat Jakarta.

“Keselamatan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek. Moya akan terus memperkuat penerapan standar keselamatan kerja serta memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku,” tulis PT Moya Indonesia dalam keterangan resminya.

PT Moya Indonesia juga menekankan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek. Perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan standar keselamatan kerja serta memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan dan memberikan jaminan keamanan bagi seluruh pekerja yang terlibat dalam proyek-proyek infrastruktur air bersih di Jakarta.

Insiden ini juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap kondisi lingkungan kerja, terutama untuk pekerjaan yang dilakukan di dalam saluran tertutup. Dengan adanya investigasi komprehensif dan evaluasi menyeluruh, diharapkan dapat ditemukan solusi jangka panjang untuk meningkatkan standar keselamatan kerja di seluruh proyek konstruksi yang melibatkan PT Moya Indonesia dan mitra-mitra lainnya dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat Jakarta.