Laporan: Inflasi tahunan Iran tembus 88,6 persen
Laporan: Inflasi Tahunan Iran Tembus 88,6 Persen
Laporan – Menurut laporan kantor berita resmi Iran, IRNA, inflasi tahunan negara tersebut mencapai 88,6 persen pada bulan ketiga kalender tahun berjalan, yakni dari 22 Mei hingga 21 Juni, yang diterbitkan pada hari Sabtu (27/6). Angka ini menunjukkan kecenderungan inflasi yang semakin menguat, mengikuti tren kenaikan yang terjadi sepanjang tahun ini. Laporan ini memberikan gambaran bahwa biaya hidup di Iran mengalami tekanan signifikan, dengan tingkat kenaikan harga barang dan jasa yang mencapai rekor tinggi.
Dikutip dari data yang diterbitkan oleh Pusat Statistik Iran, laporan tersebut menyebutkan bahwa indeks harga konsumen (IHK) negara itu mencapai 656,4 unit dalam bulan Khordad, yang merupakan bulan ketiga dari kalender tahun berjalan. Angka ini mencerminkan kenaikan 5,9 persen dibandingkan bulan sebelumnya, serta peningkatan 88,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, laporan tersebut menegaskan bahwa IHK mengalami pertumbuhan hingga 62 persen selama 12 bulan terakhir, berakhir pada 21 Juni, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Kenaikan inflasi yang pesat di Iran berlangsung sejak pemerintah Amerika Serikat kembali menerapkan sanksi-sanksi terhadap negara tersebut setelah Washington menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 yang melibatkan Teheran dan negara-negara besar. Sanksi ini memicu krisis ekonomi yang semakin parah, terutama dalam konteks ketegangan geopolitik yang terus-menerus melibatkan Iran dan AS. Proses ini juga dipengaruhi oleh perang dagang global dan pembatasan akses ke pasar internasional, yang menghambat pasokan bahan baku dan meningkatkan biaya produksi.
Mengapa Bulan Khordad Menjadi Fokus?
Bulan Khordad dalam kalender Iran, yang berlangsung dari 22 Mei hingga 21 Juni, menjadi periode yang dinilai kritis dalam mengevaluasi kinerja ekonomi negara tersebut. Kalender Iran berbeda dari kalender Masehi, dengan musim dan bulan yang dihitung berdasarkan pergerakan matahari. Hal ini berdampak pada cara pengambilan data statistik, termasuk inflasi, yang diukur dalam rentang waktu tertentu. Dalam konteks ini, IHK yang mencapai