Facing Challenges: Jusuf Kalla kenang Rachmat Gobel sebagai orang baik
Facing Challenges: JK Mengenang Rachmat Gobel sebagai Sosok Pengusaha dan Politisi yang Selalu Tepat Waktu
Facing Challenges – Jakarta – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla atau yang akrab disapa JK, menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian mendiang Rachmat Gobel. Dalam peringatannya, JK menggambarkan almarhum sebagai pribadi yang sangat baik kepada seluruh orang di sekitarnya. Menurut JK, keduanya memiliki kiprah yang serupa dalam kehidupan berbangsa, yaitu sebagai pengusaha sekaligus politisi yang aktif berkontribusi. Selain dikenal sebagai sosok yang baik hati, JK juga menyoroti kemampuan Rachmat Gobel dalam memahami berbagai persoalan. “Dia berteman dengan semua orang. Dan memahami masalah dan sangat ramah, itu ciri beliau,” ujar JK saat ditemui usai menghadiri upacara pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada hari Jumat.
Seingat JK, Rachmat Gobel dikenal sebagai pribadi yang selalu menghormati waktu. Sosok yang pernah menempuh pendidikan di luar negeri ini tidak pernah terlambat menghadiri berbagai undangan acara. “Begitulah itu Pak Rachmat itu, almarhum. Ya, orang yang sangat baik,” tambahnya dengan penuh hormat. Kehadiran JK dalam upacara pemakaman ini menunjukkan betapa dekatnya hubungan antara kedua tokoh nasional tersebut. Keduanya tidak hanya berbagi peran sebagai politisi, tetapi juga sebagai pengusaha yang sukses di bidangnya masing-masing.
Prosesi Pemakaman yang Khidmat
Prosesi pemakaman Rachmat Gobel dilaksanakan pada pukul 14.50 WIB. Upacara ini diawali dengan pembacaan sambutan oleh inspektur upacara. Setelah itu, jenazah mendiang dimakamkan dengan iringan letusan senapan khas upacara pemakaman secara militer yang menambah kesan khidmat. Kehadiran para tokoh nasional dalam prosesi tersebut menunjukkan betapa besar peran Rachmat Gobel dalam kehidupan politik Indonesia.
Tokoh-Tokoh Melayat ke Rumah Duka
Ketika di rumah duka yang berlokasi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, sejumlah tokoh nasional turut melayat. Di antara mereka adalah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Selain itu, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, juga hadir memberikan penghormatan terakhir. Kepala Badan Usaha Milik Negara, Dony Oskaria, serta Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Andre Rosiade, juga terlihat mengikuti prosesi pemakaman tersebut.
Rachmat Gobel yang menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo ini juga dikenal sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Jumat pukul 03.20 WIB dini hari, meninggalkan duka bagi keluarga, rekan kerja, dan seluruh masyarakat Indonesia. Kehadiran mereka menunjukkan betapa dihormatinya Rachmat Gobel di kalangan pejabat dan tokoh bangsa.
Warisan Kebaikan yang Terukir
Peringatan JK tentang Rachmat Gobel bukan hanya sekadar ungkapan duka biasa. Melalui kata-katanya, JK ingin mengabadikan sifat-sifat mulia yang dimiliki oleh mendiang. Sikap ramah, kemampuan memahami masalah, dan ketepatan waktu menjadi ciri khas yang akan selalu dikenang. Bagi JK, Rachmat Gobel bukan hanya rekan kerja di DPR RI, tetapi juga teman yang memiliki kesamaan latar belakang sebagai pengusaha dan politisi.
Keduanya memahami dunia bisnis dan dunia politik dari pengalaman langsung. Hal ini membuat hubungan mereka semakin erat dan penuh makna. Upacara pemakaman di TMP Kalibata menjadi tempat terakhir bagi Rachmat Gobel untuk beristirahat. Jenazah beliau dimakamkan dengan penuh kehormatan, sesuai dengan statusnya sebagai tokoh nasional yang telah banyak berkontribusi bagi bangsa dan negara. Dengan kepergian beliau, Indonesia kehilangan salah satu figur penting yang mampu menjembatani dunia bisnis dan politik. Kenangan tentang kebaikan, keramahan, dan ketepatan waktu akan terus hidup dalam ingatan para sahabat dan rekan-rekannya.
