Pertamina butuh satu kemenangan agar lolos ke grand final Proliga
Pertamina Enduro Butuh Satu Kemenangan untuk Melangkah ke Babak Grand Final Proliga 2026
Jakarta – Tim putri Pertamina Enduro yang berhasil mempertahankan gelar juara hanya tinggal menggapai satu kemenangan lagi agar bisa melenggang ke partai puncak Proliga 2026. Hasil ini diraih setelah mereka mengalahkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8) dalam laga Final Four seri kedua putaran kedua di GOR Sritex Arena Solo, Minggu.
“Evaluasi yang kami lakukan sebelumnya hari ini berjalan lancar,” kata manajer tim Pertamina Enduro, Widi Triyoso, dalam pernyataan resmi di Jakarta.
Kuncinya, menurut Widi, adalah fokus yang terlihat dari Irina Voronkova, Megawati Hangesti Pertiwi, dan Wilma Salas. “Di Surabaya kemarin kita hampir menang, dan pengalaman itu nyaris terulang hari ini. Tapi kami lebih konsentrasi serta berhasil meraih kemenangan,” tambah Megawati.
Tim Pertamina kini berada dalam posisi menghadapi dua pertandingan di Semarang, melawan Jakarta Popsivo Polwan dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Sejak awal pertandingan, mereka menunjukkan dominasi dengan menguasai permainan dan menerapkan strategi yang matang.
Dalam babak pertama, koordinasi antara setter Tisya Amallya dengan para penyerang Irina Voronkova dan Wilma Salas membuat pertahanan lawan kacau. Pertamina langsung mengambil keunggulan dengan skor 25-22. Kemenangan beruntun di set kedua, dengan skor 25-22, memperkuat dominasi mereka.
Dua set tertinggal membuat Jakarta Electric PLN Mobile bermain lebih bebas. Setelah saling bertukar poin hingga 16-16, tim Pertamina bangkit mengambil kemenangan di set ketiga dengan skor 25-21. Di set keempat, mereka kembali menunjukkan keunggulan dengan 25-18, sehingga laga harus diperpanjang ke set kelima.
Pada set terakhir, serangan terus-menerus dari Irina Voronkova menutup pertandingan dengan skor 15-8, memastikan kemenangan 3-2 untuk Pertamina Enduro. Kemenangan ini memberi harapan besar bagi tim tersebut untuk mencapai puncak turnamen, sementara PLN harus segera menyesuaikan strategi demi mengejar target serupa.
“Meski kami kalah, permainan yang ditampilkan hari ini cukup memuaskan,” ujar Anantachai Yoonprathom, asisten pelatih sekaligus direktur teknik Electric PLN. “Namun kami mengakui Pertamina bermain sangat baik hari ini.”
