23 Daerah di Jawa Tengah Berpotensi Cuaca Ekstrem Jumat 3 April

23 Daerah di Jawa Tengah Berpotensi Cuaca Ekstrem Jumat 3 April

BMKG memberikan peringatan awal mengenai ancaman cuaca ekstrem yang mengintai 23 daerah di Jawa Tengah pada Jumat, 3 April. Fenomena pancaroba saat ini menjadi faktor utama yang memicu risiko bencana hidrometeorologi. Prakirawan BMKG di Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Farita Rachmawati, mengatakan bahwa kondisi cuaca ekstrem berupa hujan deras, angin kencang, dan petir diprediksi terjadi di daerah-daerah pegunungan, dataran tinggi, Solo Raya, serta bagian selatan dan tengah Jawa Tengah.

“Warga yang berada di wilayah perbukitan, area aliran sungai, dan titik rawan bencana lain harus tetap berhati-hati terhadap kemungkinan longsor tanah, banjir, hingga badai puting beliung,” terang Farita.

Berdasarkan data dari BMKG, berikut adalah lokasi yang perlu diwaspadai akibat cuaca ekstrem pada hari Jumat: daerah perbukitan, zona aliran sungai, dan titik rawan bencana. Selain hujan lebat, BMKG juga mencatat perubahan arah angin di Jawa Tengah, yakni dari timur laut ke tenggara dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celcius, sedangkan kelembapan mencapai 60 hingga 95 persen.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Usman Effendi, menyampaikan bahwa cuaca di perairan Jawa Tengah umumnya berawan dengan potensi hujan ringan. “Kondisi laut saat ini dinilai stabil dan aman untuk kegiatan nelayan,” ujarnya. Meski demikian, masyarakat di daratan tetap dianjurkan memantau update cuaca melalui saluran resmi BMKG, karena perubahan iklim mendadak sering terjadi selama masa transisi musim.