Yang Dibahas: 20 Update Baru Perang Iran, 140 Tentara AS Luka-Trump Omong Doang
20 Update Baru Perang Iran, 140 Tentara AS Luka – Trump Omong Doang
Perang di Timur Tengah masih berlangsung dengan intensitas tinggi. Serangan Amerika Serikat (AS) bersama Israel pada 28 Februari lalu mengakibatkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei, dan pertempuran terus memanas. Berikut rangkuman 14 update terkini hingga hari ke-11 konflik, Rabu (11/3/2026).
1. Korban Militer AS Bertambah
Pentagon mengungkapkan bahwa jumlah personel militer AS yang terluka dalam serangan terhadap Iran telah mencapai sekitar 140 orang. Sebelumnya, tujuh anggota pasukan AS terkena serangan di awal perang. Angka ini menunjukkan tingkat kerusakan yang semakin parah dalam pertarungan.
2. Iran Tegaskan Tidak Ada Gencatan Senjata
Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa negara itu tidak akan melakukan gencatan senjata. “Kami tidak mencari gencatan senjata,” ujarnya melalui media sosial. Pernyataan ini mengandung ancaman bahwa AS dan Israel harus “diberi pelajaran” untuk menghentikan serangan terhadap Iran.
3. Ledakan di Teheran
Tiga ledakan terjadi di Teheran pada Selasa malam, meski belum ada informasi pasti mengenai target spesifik. Peristiwa ini memicu ketegangan tambahan di tengah pertempuran.
4. Israel Luncurkan Serangan Baru
Militer Israel mengumumkan “gelombang serangan” terhadap Teheran setelah ledakan-ledakan tersebut. “IDF telah memulai serangan tambahan terhadap rezim teror Iran,” tulis mereka di saluran Telegram. Serangan ini dilakukan sebagai respons terhadap tindakan Iran.
5. Iran Balas Serangan dengan Rudal
Iran meluncurkan serangkaian rudal sebagai tindakan balasan. Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) menyebutkan bahwa kota-kota Israel, termasuk Tel Aviv, menjadi sasaran. Serangan ini bertujuan melindungi kepentingan AS di wilayah tersebut.
6. Pertemuan Darurat IEA
Negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) mengadakan rapat darurat untuk mengevaluasi keamanan pasokan minyak. Pasar sedang memantau potensi pelepasan stok darurat akibat gangguan perang di wilayah Timur Tengah.
7. Trump Peringatkan Ranjau di Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam Iran agar tidak memasang ranjau di Selat Hormuz. Ia menyatakan bahwa pasukan AS telah menghancurkan 10 kapal pemasang ranjau milik Iran. “Konsekuensi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya akan menunggu jika Iran menargetkan Selat Hormuz,” tegas Trump.
“Kami tidak mencari gencatan senjata,” tegas Mohammad Bagher Ghalibaf.
8. Harga Minyak Anjlok
Harga minyak mentah turun tajam, dengan Brent tercatat mengalami penurunan 11,3% menjadi US$87,80 per barel. Penurunan ini terjadi setelah tekanan pada jalur distribusi minyak, yang sebelumnya mengalami peningkatan harga mendekati US$120.
9. Drone Ukraina Bantu Negara Teluk
Militer Ukraina mengirimkan ahli pertahanan drone ke Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Arab Saudi untuk membantu menangkal serangan Iran. Drone Shahed yang digunakan Rusia dalam invasi ke Ukraina menjadi senjata utama Iran dalam operasi terbaru.
10. Peretasan Kamera Keamanan
Direktorat keamanan siber Israel mengungkapkan bahwa Iran melakukan serangan spionase terhadap kamera keamanan negara tersebut. Ribuan peretasan telah terjadi sejak awal perang, mendorong Israel meminta masyarakat memperbarui kata sandi dan perangkat lunak.
11. Iran Tangkap 30 Mata-Mata
Kementerian Intelijen Iran mengumumkan penangkapan 30 individu yang dituduh memata-matai negara. Tersangka-tersangka termasuk seorang warga negara asing yang identitasnya belum diungkapkan. Para pelaku dianggap bekerja atas nama “musuh Amerika-Zionis”.
12. Diplomat Iran Tewas
Iran menuduh Israel membunuh empat diplomat mereka dalam serangan akhir pekan di sebuah hotel di Beirut. Pernyataan ini disampaikan dalam surat yang ditujukan kepada kepala PBB.
13. Kilang Minyak UEA Ditutup
Fasilitas Ruwais, kilang minyak terbesar di dunia, menghentikan operasi sebagai “tindakan pencegahan.” Perusahaan mengklaim keputusan ini diambil setelah serangan pesawat tak berawak mengenai kompleks industri.
14. Bencana Minyak Arab Saudi
Perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco, memperingatkan bahwa perang di Timur Tengah dapat mengganggu pasokan minyak secara signifikan. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas harga global.
