Warta Bumi

Gubernur Kalsel: Karhutla di ring 1 bandara mulai terkendali

IMG_20260831_205629_1
Foto : Sari Saputra - ayobantudonasi.com
Daftar Isi
  1. Asap Karhutla di Sekitar Bandara Syamsudin Noor Mulai Menipis, Gubernur Kalsel Minta Siaga Tetap Dipertahankan
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Asap Karhutla di Sekitar Bandara Syamsudin Noor Mulai Menipis, Gubernur Kalsel Minta Siaga Tetap Dipertahankan

Ayobantudonasi.com – Operasi penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kembali memasuki fase yang lebih aman setelah kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di kawasan ring 1 menunjukkan penurunan yang cukup berarti. Selama dua hari terakhir, konsentrasi partikel asap di sekitar landasan dan area terminal dilaporkan tidak lagi sepekat seperti pada hari-hari sebelumnya, sehingga jarak pandang bagi pilot dan petugas menara kontrol dapat pulih secara bertahap. Kondisi ini menjadi kabar positif bagi ribuan penumpang harian yang bergantung pada jalur udara sebagai moda transportasi utama di wilayah Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin menyampaikan perkembangan tersebut di Banjarbaru pada Senin. Ia menegaskan bahwa meskipun situasi membaik, kewaspadaan seluruh unsur pemadam tidak boleh kendor.

“Selama dua hari ini asap mulai berkurang, tidak sepekat hari-hari sebelumnya.”

Dua Titik Api Utama Menunjukkan Penurunan Signifikan

Penyebab utama pekatnya asap beberapa hari sebelumnya berasal dari dua lokasi lahan terbakar yang berada dalam radius ring 1 bandara. Titik pertama berada di kawasan Jalan Sempati Tegal Arum, sementara titik kedua terletak di wilayah Guntung Damar. Keduanya merupakan area yang secara geografis berdekatan dengan koridor penerbangan, sehingga setiap percikan api di sana berpotensi langsung mengganggu jadwal penerbangan dan keselamatan penumpang.

Muhidin mengungkapkan bahwa intensitas kebakaran di kedua titik tersebut kini berkurang secara signifikan. Namun, ia mengingatkan bahwa penurunan asap bukan berarti ancaman telah hilang sepenuhnya. Sisa-sisa bara di dalam lapisan gambut dan vegetasi kering masih dapat memicu percikan ulang, terutama ketika angin bertiup kencang atau kelembapan udara turun drastis pada siang hari.

Strategi Pemadaman: Pembasahan dan Water Bombing Helikopter

Untuk beberapa hari ke depan, prioritas penanganan karhutla di sekitar bandara diarahkan pada aktivitas pembasahan lahan yang masih mengeluarkan asap tipis. Pendekatan ini bertujuan mencegah bara yang tertinggal di dalam tanah gambut kembali menyala dan menghasilkan asap baru. Petugas gabungan dari berbagai instansi—termasuk TNI, Polri, BPBD, dan relawan—diinstruksikan untuk tetap siaga penuh dan merespons setiap titik api baru yang muncul tanpa menunggu eskalasi.

Bagi area yang sulit dijangkau oleh kendaraan darat atau jalur akses yang terbatas, helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih menjadi instrumen utama. Pesawat udara ini mampu menumpahkan ribuan liter air dalam sekali terbang, sehingga efektif menjangkau lahan gambut yang tergenang atau berada di balik formasi vegetasi rapat yang tidak dapat ditembusi tim darat.

Inovasi Kapolda: Suntik Gambut dengan Cairan Khusus Bidlabfor

Di antara berbagai langkah teknis yang diterapkan, Muhidin secara khusus mengapresiasi terobosan yang diinisiasi Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Metode yang dimaksud adalah penyuntikan cairan khusus ke dalam lapisan gambut yang masih berasap. Cairan tersebut diproduksi oleh Bidlabfor (Bidang Laboratorium Forensik) Polda Kalimantan Selatan dan dirancang untuk mempercepat proses pendinginan serta memutus rantai pembakaran di dalam material organik yang sulit dijangkau oleh air biasa.

“Kami mendukung sepenuhnya terobosan kapolda dan minta bisa diterapkan di seluruh lahan yang terbakar atau masih berasap agar benar-benar padam.”

Penggunaan cairan khusus ini dinilai lebih efisien dibandingkan pembasahan konvensional pada lahan gambut yang dalam, karena cairan tersebut mampu meresap lebih jauh ke dalam struktur gambut dan bertahan lebih lama sebelum menguap. Dengan demikian, risiko kebakaran ulang akibat kekeringan internal dapat ditekan secara lebih efektif.

Konteks Lebih Luas: Kerentanan Bandara terhadap Karhutla di Kalimantan

Bandara Internasional Syamsudin Noor bukan satu-satanya yang rentan terhadap dampak karhutla di Kalimantan. Setiap tahun, musim kemarau yang berkepanjangan—sering diperparah oleh fenomena El Niño—memicu gelombang kebakaran lahan gambut di berbagai kabupaten. Asap yang dihasilkan tidak hanya menurunkan jarak pandang hingga di bawah standar minimum International Civil Aviation Organization (ICAO), tetapi juga meningkatkan risiko gangguan pada instrumen navigasi dan komunikasi radio.

Kawasan ring 1, yang secara regulasi merupakan zona bebas hambatan di sekitar landasan, menjadi area paling kritis. Setiap aktivitas pembakaran, baik yang disengaja maupun tidak, di dalam radius tersebut dapat berujung pada pembatalan penerbangan, penundaan berjam-jam, dan potensi bahaya keselamatan. Oleh karena itu, pemantauan satelit, patroli udara, dan pemadaman dini menjadi protokol standar yang harus dijalankan sepanjang musim kering.

Penurunan asap yang tercatat dua hari terakhir memberikan jeda yang berharga bagi pemulihan jadwal penerbangan dan pengurangan beban kerja petugas bandara. Namun, para ahli klimatologi mengingatkan bahwa cuaca di Kalimantan Selatan masih sangat fluktuatif pada fase transisi musim. Angin kering yang tiba-tiba, suhu siang yang melampaui 35 derajat Celsius, serta kelembapan relatif yang jatuh di bawah 40 persen dapat memicu percikan baru dalam hitungan jam. Karena itu, instruksi siaga penuh dari Gubernur Muhidin bukan sekadar retorika, melainkan kebutuhan operasional yang harus dipatuhi hingga musim hujan benar-benar tiba dan lapisan gambut kembali jenuh secara alami.

Frequently Asked Questions

What is Gubernur Kalsel?

Gubernur Kalsel is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Gubernur Kalsel matter?

Gubernur Kalsel matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Sari Saputra - ayobantudonasi.com

Sari Saputra - ayobantudonasi.com

Sari Saputra adalah penulis konten sosial yang fokus pada edukasi donasi dan kesadaran kemanusiaan. Artikel-artikelnya di ayobantudonasi.com disusun untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang praktik donasi yang etis, transparan, dan berorientasi pada kebermanfaatan.