New Policy: China luncurkan perusahaan pengujian dan sertifikasi di Thailand

China Luncurkan Perusahaan Pengujian dan Sertifikasi di Thailand

New Policy – Bangkok menjadi pusat perhatian pada Senin lalu ketika CATARC Southeast Asia Testing and Certification Service Co, Ltd secara resmi diluncurkan. Perusahaan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara Tiongkok dan Thailand dalam hal standar kendaraan, uji kelayakan, serta inisiatif teknologi otomotif. Acara peluncuran diadakan secara bersamaan dengan konferensi bisnis industri otomotif Tiongkok-Thai, yang dihadiri oleh lebih dari 100 delegasi dari lembaga pemerintah, asosiasi industri, dan perusahaan produsen dari kedua negara.

Langkah Strategis dalam Globalisasi CATARC

China Automotive Technology and Research Center Co, Ltd (CATARC) adalah salah satu lembaga riset dan teknologi otomotif paling terkemuka di Tiongkok. Perusahaan yang baru didirikan di Thailand ini menjadi anak perusahaan pertama CATARC di wilayah Asia Tenggara. Wakil direktur utama CATARC, Zhou Hua, menyatakan bahwa pembukaan kantor cabang di kawasan ini menandai langkah penting dalam upaya internasionalisasi perusahaan. Menurutnya, perusahaan ini akan berperan dalam menyesuaikan standar otomotif regional dan memberikan layanan konsultasi serta sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

“Pendirian perusahaan di Asia Tenggara ini bukan hanya pengembangan strategis CATARC, tetapi juga investasi besar dalam ekosistem otomotif Thailand,” ujar Zhou Hua.

Kehadiran CATARC di Thailand disambut antusias oleh pihak berwenang setempat. Sekretaris tetap Kementerian Perindustrian Thailand, Nattapol Rangsitpo, mengatakan bahwa ini akan mempercepat kerja sama bilateral di berbagai bidang, seperti teknologi pengemudian pintar, standar dan sertifikasi, serta pengembangan inovatif yang diharapkan dapat memperkuat posisi Thailand sebagai pusat produksi otomotif di Asia Tenggara.

“Ini membuka peluang baru untuk kolaborasi antara kedua negara, termasuk dalam mendorong transformasi industri dan pengurangan emisi karbon,” tambah Nattapol.

Thailand, sebagai salah satu negara produsen otomotif utama di Asia Tenggara, kini semakin menunjukkan keberhasilan dalam mengadopsi teknologi baru. Pertumbuhan pasar kendaraan energi baru (NEV) yang signifikan mencerminkan kebijakan pemerintah dan transisi energi yang terus berjalan. Data dari Federasi Industri Thailand menunjukkan bahwa lebih dari 75.000 kendaraan listrik berbasis baterai terdaftar dalam empat bulan pertama tahun ini, naik lebih dari 88 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Penyelarasan standar otomotif antar negara di kawasan Asia Tenggara menjadi fokus utama perusahaan baru ini. Dengan memiliki pusat pengujian dan sertifikasi di Bangkok, CATARC diharapkan dapat mengoptimalkan proses pengembangan teknologi, serta mempercepat harmonisasi regulasi antar negara. Ini penting untuk mendukung ekspor dan impor kendaraan listrik serta berkelanjutan, yang semakin menjadi trend global.

Di sisi lain, investasi dari perusahaan Tiongkok di Thailand menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap potensi pasar tersebut. Sejumlah produsen mobil dari negara asal telah membuka fasilitas manufaktur, dengan total investasi mencapai lebih dari 90 miliar baht (sekitar 2,8 miliar dolar AS). Konversi nilai ini berdasarkan kurs satu baht sekitar 541 rupiah dan satu dolar AS sekitar 17.819 rupiah. Hasilnya, lebih dari 120.000 lapangan kerja tercipta di berbagai sektor terkait, seperti manufaktur, logistik, dan pemasaran.

Perusahaan pengujian dan sertifikasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, memastikan konsistensi standar, serta mendukung inovasi dalam industri otomotif. Dengan basis produksi yang sudah mapan dan kerja sama teknis yang terus berkembang, Thailand menjadi lokasi strategis bagi perusahaan Tiongkok untuk memperluas operasionalnya di kawasan Asia Tenggara. CATARC, sebagai mitra teknologi, akan membantu mempercepat adaptasi produk-produk Tiongkok di pasar lokal.

Ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan ekspor barang produksi Tiongkok ke Thailand. Dengan adanya pusat uji kelayakan di Bangkok, perusahaan asal negara itu dapat memenuhi kebutuhan pemerintah Thailand dalam menstandarkan kendaraan listrik, yang menjadi fokus utama transisi energi nasional. Kebijakan pemerintah Thailand yang mendukung industri otomotif berkelanjutan, seperti insentif pajak dan subsidi, memberikan lingkungan yang ideal bagi kolaborasi bilateral.

Thailand sendiri memiliki keunggulan dalam rantai pasokan otomotif yang telah terbentuk. Kehadiran produsen Tiongkok memberikan akses ke teknologi mutakhir dan pengalaman manufaktur yang dapat mendorong pertumbuhan industri lokal. Perusahaan pengujian dan sertifikasi CATARC akan memperkuat kepercayaan investor, serta membantu pemerintah Thailand dalam mengawasi kualitas produk yang masuk ke pasar domestik. Ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem otomotif yang lebih modern dan berkelanjutan.

Langkah ini tidak hanya memperkuat hubungan ekonomi antara Tiongkok dan Thailand, tetapi juga menunjukkan komitmen kedua negara dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Dengan pengembangan