Kioxia Tambahkan Opsi Pendinginan Cairan Langsung pada SSD CM9 untuk Server AI
Ayobantudonasi.com – Kioxia Corporation memperluas jajaran SSD perusahaan Seri CM9 dengan model yang mendukung direct liquid cooling (DLC), sebuah pendekatan pendinginan yang dirancang untuk server berdaya tinggi. Varian baru dalam faktor bentuk E3.S ini ditujukan bagi rancangan server yang memakai cold plate, sekaligus tetap dapat digunakan dalam lingkungan dengan sistem pendinginan udara konvensional.
Produk tersebut hadir ketika kebutuhan komputasi untuk kecerdasan buatan dan beban kerja perusahaan semakin mendorong peningkatan kepadatan perangkat di pusat data. Dalam kondisi seperti ini, pengelolaan panas menjadi bagian penting dari desain infrastruktur, bukan sekadar pelengkap perangkat keras.
Dirancang untuk Infrastruktur dengan Cold Plate
Pendekatan DLC memindahkan panas melalui sistem cairan yang terhubung dengan cold plate. Bagi pusat data yang menjalankan lebih banyak server berperforma tinggi dalam satu rak, rancangan ini dapat menjadi alternatif untuk menangani kebutuhan pendinginan yang meningkat.
Kioxia menyatakan infrastruktur pendinginan cairan langsung berpotensi memberi penghematan energi serta memungkinkan jumlah server yang didinginkan per rak lebih besar dibandingkan metode berbasis udara. Kemampuan tersebut relevan ketika permintaan daya komputasi terus naik dan kebutuhan pembuangan panas ikut bertambah.
Model E3.S dengan dukungan DLC pada Seri CM9 ini juga mempertahankan fleksibilitas penggunaan. Artinya, perangkat tidak hanya diarahkan untuk sistem cairan, tetapi dapat pula diterapkan pada lingkungan pusat data yang masih mengandalkan aliran udara sebagai metode pendinginan utama.
Fokus pada Context Caching
SSD KIOXIA CM9-DLC diposisikan sebagai perangkat yang sesuai untuk kebutuhan context caching. Dalam lingkungan komputasi modern, penyimpanan berkecepatan tinggi berperan penting dalam mendukung akses data yang cepat, terutama saat sistem memproses beban kerja besar dan berulang.
Perangkat ini tersedia dalam dua pilihan daya tahan. Varian read-intensive menawarkan ketahanan 1 drive write per day atau DWPD, sedangkan versi mixed-use memiliki tingkat 3 DWPD. DWPD menggambarkan kemampuan sebuah drive untuk ditulis ulang hingga kapasitas penuh setiap hari selama periode penggunaan yang telah ditentukan. Hasil penggunaan nyata dapat berbeda tergantung konfigurasi sistem, pola pemakaian, dan faktor operasional lain.
Untuk kapasitas, model read-intensive tersedia hingga 30,72 TB. Sementara itu, versi mixed-use mendukung kapasitas hingga 25,6 TB. Pilihan tersebut memberi ruang bagi operator pusat data untuk menyesuaikan perangkat dengan karakter beban kerja dan kebutuhan penyimpanan masing-masing.
Spesifikasi Antarmuka dan Performa
Seri KIOXIA CM9-DLC mendukung PCIe 5.0, NVMe 2.0, serta NVMe-MI 1.2c. SSD ini juga mengikuti spesifikasi Open Compute Project Datacenter NVMe SSD v2.5. Dukungan dual-port tersedia pada faktor bentuk E3.S, yang menjadi salah satu karakteristik penting untuk lingkungan perusahaan yang membutuhkan konektivitas dan ketersediaan tinggi.
Pada pengujian kinerja sekuensial dengan ukuran transfer 128 KiB dan queue depth 32, perangkat ini memiliki kecepatan baca hingga 14,8 GB per detik serta tulis hingga 11 GB per detik. Untuk operasi acak 4 KiB, performa baca mencapai hingga 3.400 KIOPS pada QD512, sementara performa tulis dapat mencapai 800 KIOPS pada QD32.
Angka kinerja penyimpanan dapat berubah sesuai perangkat host, perangkat lunak yang dipakai, driver, sistem operasi, serta kondisi baca dan tulis. Karena itu, hasil yang dicapai dalam implementasi pusat data tidak selalu identik dengan angka pengujian yang tercantum pada spesifikasi produk.
Ditampilkan di OCP Global Summit 2026
Kioxia membagikan SSD Seri CM9 kepada pelanggan terpilih dalam bentuk sampel. Sampel tersebut digunakan untuk pemeriksaan fungsi, sehingga spesifikasinya dapat berbeda dari produk yang nantinya diproduksi secara massal.
Model baru ini dijadwalkan tampil dalam OCP Global Summit 2026 yang berlangsung pada 12 hingga 15 Oktober di San Jose, California. Ajang tersebut menjadi ruang bagi industri untuk melihat perkembangan perangkat pusat data, termasuk solusi yang dirancang menghadapi tuntutan komputasi skala besar.
Penambahan opsi DLC menunjukkan bahwa pengembangan SSD perusahaan kini juga semakin terkait dengan arsitektur pendinginan server. Ketika prosesor, akselerator, dan perangkat penyimpanan bekerja dalam sistem yang makin padat, rancangan thermal menjadi bagian dari pertimbangan utama dalam menjaga efisiensi dan keberlangsungan operasi.
Memahami Kapasitas dan Istilah Penyimpanan
Kioxia mendefinisikan 1 GB sebagai 1.000.000.000 byte dan 1 TB sebagai 1.000.000.000.000 byte. Sistem operasi komputer kerap memakai perhitungan berbasis pangkat dua, yaitu 1 GB setara 230 byte dan 1 TB setara 240 byte. Perbedaan metode ini dapat membuat kapasitas yang ditampilkan oleh sistem operasi tampak lebih kecil daripada angka yang tertera pada produk.
Kapasitas yang benar-benar tersedia juga dipengaruhi pemformatan, ukuran file, konfigurasi, perangkat lunak, sistem operasi, aplikasi yang dipasang, dan isi media. Sementara itu, satu kibibyte atau KiB setara dengan 1.024 byte.
Kioxia merupakan perusahaan solusi memori yang mengembangkan, memproduksi, dan menjual flash memory serta solid-state drive. Perusahaan pendahulunya, Toshiba Memory, dipisahkan dari Toshiba Corporation pada April 2017. Toshiba Corporation dikenal sebagai penemu NAND flash memory pada 1987, sedangkan teknologi 3D flash Kioxia, BiCS FLASH, menjadi bagian dari pengembangan penyimpanan perusahaan tersebut.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Kioxia Perkenalkan Dukungan Direct Liquid Cooling?
Kioxia Perkenalkan Dukungan Direct Liquid Cooling is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Kioxia Perkenalkan Dukungan Direct Liquid Cooling matter?
Kioxia Perkenalkan Dukungan Direct Liquid Cooling matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

