Korea Selatan bangkit kalahkan Ceko 2-1 pada laga pembuka Grup A
Kemenangan Berharga Korea Selatan atas Republik Ceko dalam Laga Pembuka Grup A
Korea Selatan bangkit kalahkan Ceko 2 1 – Jakarta – Timnas Korea Selatan mencatatkan hasil positif di babak grup Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Republik Ceko 2-1 dalam pertandingan pembuka Grup A di Estadio Guadalajara, Guadalajara, Meksiko, Jumat (WIB). Setelah mengalami kesulitan pada babak pertama, Korea Selatan menunjukkan ketahanan yang luar biasa dan membalikkan keadaan melalui dua gol yang dicetak oleh Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu. Kemenangan ini menjadi awal yang menggembirakan bagi tim asuhan Hong Myung-bo, yang secara keseluruhan menampilkan permainan yang dinamis dan penuh tekanan.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal, dengan Korea Selatan mencoba membangun dominasi mereka di sepanjang lapangan. Kiper Republik Ceko, Matej Kovar, sempat menghadirkan momen penyelamatan yang menggagalkan serangan Son Heung-min. Pemain Tottenham Hotspur itu menerima umpan dari Lee Jae-sung di dalam kotak penalti, lalu melepaskan tembakan yang mengarah ke tiang gawang. Namun, Kovar mampu menepis bola dengan tangan dingin, memastikan pertandingan tetap berada di tangan Korea Selatan.
Berkat tekanan yang terus-menerus, Korea Selatan menciptakan peluang berbahaya pada menit ke-40. Lee Kang-in, yang baru saja bergabung dengan tim, menerima umpan terobosan dari Lee Jae-sung dan langsung melepaskan tendangan ke gawang. Bola melesat melewati kawasan pertahanan, tetapi Kovar dengan cepat mengamankan bola dan membuat tendangan itu gagal membuahkan hasil. Meski demikian, keberanian timnas Korea Selatan tidak tergoyahkan, dan mereka terus membangun permainan di sepanjang pertandingan.
Evolusi Permainan di Babak Kedua
Masuk ke babak kedua, Korea Selatan terus memperkuat tekanan mereka. Hwang In-beom menjadi pusat perhatian setelah menerima umpan silang dari posisi sayap, lalu melepaskan tembakan yang menerjang gawang Ceko. Sayangnya, Kovar kembali menunjukkan kemampuan konsentrasinya dengan menepis bola ke atas mistar. Bola muntah kemudian disambar Lee Jae-sung, tetapi kiper Ceko kembali memperlihatkan reaksi yang tepat untuk menggagalkan peluang tersebut.
Permainan Ceko mulai berubah setelah mereka mencetak gol pada menit ke-59. Gol tersebut tercipta dari tendangan sudut yang diteruskan oleh Vladimir Coufal ke tengah lapangan. Ladislav Krejci, yang berada di area penalti, dengan sundulan akurat mengubah skor menjadi 1-0. Kemenangan ini segera memicu respons dari Korea Selatan, yang dengan cepat mengejar ketertinggalan.
Delapan menit setelah gol Ceko, Korea Selatan berhasil menyamakan kedudukan. Hwang In-beom, yang menjadi jembatan umpan dari Lee Kang-in, menciptakan peluang yang tak terduga. Bola yang dilepaskan Kovar ke sisi kiri lapangan berhasil diantisipasi oleh Hwang, yang dengan baik mengecoh pemain belakang Ceko dan melemparkan bola ke gawang kosong. Skor kembali imbang 1-1, mengembalikan peluang unggul untuk Korea Selatan.
Sekitar menit ke-70, gol pembuka timnas Korea Selatan tercipta setelah sejumlah umpan berulang dari Lee Jae-sung. Hwang In-beom, yang berada di area penalti, dengan akurat melepaskan bola ke titik paling sempit, memaksa Kovar melakukan penyelamatan yang tidak sempurna. Bola melesat ke gawang, dan keunggulan Korea Selatan tercipta. Kemenangan ini segera memperkuat momentum tim, yang bermain lebih agresif di sisa pertandingan.
Momen Kritik dan Penguasaan Akhir
Ceko, meski kalah, tetap mencoba mengejar ketertinggalan. Setelah gol kedua Korea Selatan, mereka mengatur strategi untuk menekan lawan. Sebuah tendangan bebas yang dilakukan Michal Sadilek berhasil disambut Tomas Soucek, yang dengan sundulan melesatkan bola ke gawang. Namun, wasit menunjuk tanda offside setelah meninjau rekaman video, sehingga gol tersebut dianulir. Kekalahan ini menggembirakan bagi Korea Selatan, yang memperkuat dominasi mereka di lapangan.
Dalam masa tambahan waktu, Korea Selatan menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Permainan berjalan cepat, dengan Lee Jae-sung dan Son Heung-min menjadi elemen kunci dalam menyerang. Pada menit ke-82, Adam Hlozek nyaris menyamakan skor, tetapi Kim Seung-gyu dengan cepat mencegah tendangan tersebut. Pemain yang juga menjadi penjaga gawang di masa tambahan waktu, Kim Seung-gyu, kembali menunjukkan performa gemilang saat mengamankan tendangan Sadilek di menit ke-90+.
Pertandingan ini menegaskan kemampuan mental Korea Selatan untuk bangkit dari ketertinggalan. Dengan dua gol yang dicetak pada menit ke-78 dan ke-80, mereka menegaskan dominasi di lapangan dan menutup laga dengan kemenangan 2-1. Performa Hwang In-beom, yang mencetak gol pertama dan turut memastikan kemenangan, menjadi sorotan utama. Sementara itu, Oh Hyeon-gyu, yang baru masuk menggantikan Son Heung-min, juga berperan penting dalam menutup pertandingan.
Korea Selatan mencatatkan poin penting untuk langkah awal mereka di Piala Dunia 2026. Tim yang dihiasi oleh nama-nama besar seperti Son Heung-min dan Lee Kang-in menunjukkan daya tahan yang luar biasa. Meski mengalami kesulitan di awal, mereka mampu membangun permainan dan memperoleh hasil yang memuaskan. Sementara Republik Ceko, yang mencoba bermain defensif setelah ketinggalan, tetap menunjukkan kemampuan individu mereka, tetapi gagal memperoleh skor tambahan.
Daftar Pemain dan Substitusi
Korea Selatan: Kim Seung-gyu (kiper), Lee Han-beom, Kim Min-jae, Lee Tae-seok (ditarik oleh Eom Ji-sung pada menit ke-69), Seol Young-woo, Lee Gi-hyuk, Hwang In-beom, Paik Seung-ho, Lee Jae-sung (ditarik oleh Hwang Hee-chan pada menit ke-62), Lee Kang-in, Son Heung-min (ditarik oleh Oh Hyeon-gyu pada menit ke-69). Ceko: Matej Kovar (kiper), Robin Hranac, Vladimir Coufal, Stepan Chaloupek, Ladislav Krejci, Jaroslav Zeleny, Lukas Provod (ditarik oleh Michal Sadilek pada menit ke-63), Tomas Soucek, Alexandr Sojka, Patrik Schick (ditarik oleh Adam Hlozek pada menit ke-63), Pavel Sulc (ditarik oleh Tomas Chory pada menit ke-63).
Dengan keberhasilan ini, Korea Selatan menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di Piala Dunia 2026. Permainan mereka tidak hanya diukir oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemitraan tim yang solid. Sementara Ceko, meski kalah, tetap menunjukkan kualitas untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi. Pertandingan ini menjadi referensi penting bagi kedua tim dalam menentukan strategi untuk pertandingan berikutnya.
Pelatih Korea Selatan, Hong Myung-bo, memberikan apresiasi tinggi
