Pemkot Cimahi tingkatkan literasi keuangan melalui sosialisasi ORI030

Pemkot Cimahi tingkatkan literasi keuangan melalui program edukasi ORI030

Ayobantudonasi.com – Kota Cimahi terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui berbagai program strategis. Salah satu inisiatif terbaru yang digagas oleh Pemerintah Kota Cimahi adalah upaya meningkatkan literasi keuangan melalui sosialisasi Obligasi Negara Ritel (ORI) Seri ORI030. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Cimahi bersama Kementerian Keuangan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat mengenai instrumen investasi negara. Melalui pendekatan edukasi yang sistematis, Pemkot Cimahi tingkatkan literasi keuangan dengan cara yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menekankan bahwa literasi keuangan merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat jangka panjang. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa pemahaman terhadap instrumen keuangan negara seperti APBN dan SBN Ritel menjadi semakin vital di tengah dinamika ekonomi global yang terus berkembang. Menurut Ngatiyana, literasi keuangan tidak hanya mencakup kemampuan mengelola keuangan pribadi, tetapi juga kemampuan masyarakat untuk berkontribusi aktif terhadap pembangunan nasional melalui investasi yang tepat.

“Literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola keuangan pribadi, tetapi juga memahami bagaimana masyarakat dapat berkontribusi terhadap pembangunan nasional,” kata Wali Kota Ngatiyana.

APBN memiliki peran yang sangat strategis sebagai instrumen utama pemerintah dalam membiayai berbagai sektor pembangunan. Sektor-sektor yang didanai melalui APBN meliputi pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perlindungan sosial, dan penguatan ketahanan nasional. Dokumen APBN bukan sekadar kumpulan angka-angka statistik, melainkan cerminan nyata dari prioritas pembangunan negara yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Keunggulan Investasi ORI030 untuk Masyarakat

Singgih Gunarsa, Analis Keuangan Negara Ahli Madya dari Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, memberikan penjelasan komprehensif mengenai ORI030. Ia menyebutkan bahwa ORI030 merupakan salah satu instrumen Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang menawarkan manfaat investasi sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan nasional. Pemerintah menawarkan dua seri ORI030, yakni ORI030-T3 dengan tenor tiga tahun dan kupon tetap 6,90 persen serta ORI030-T6 dengan tenor enam tahun dan kupon tetap 7,00 persen.

“Pemerintah menawarkan dua seri ORI030, yakni ORI030-T3 dengan tenor tiga tahun dan kupon tetap 6,90 persen serta ORI030-T6 dengan tenor enam tahun dan kupon tetap 7,00 persen,” jelas Singgih Gunarsa.

Salah satu keunggulan utama ORI030 adalah jaminan negara yang memberikan kepastian keamanan investasi. Dengan defisit APBN yang berada pada kisaran 2,68 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), pengelolaan utang pemerintah dinilai tetap sehat dan terkendali karena masih berada di bawah batas maksimal tiga persen. Kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih berada pada level yang relatif kuat, meskipun tantangan global tetap harus dihadapi dengan pengelolaan fiskal yang hati-hati.

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh perangkat daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, dan berbagai pemangku kepentingan ini memberikan edukasi menyeluruh mengenai strategi investasi. Peserta mendapatkan pemahaman tentang karakteristik Surat Berharga Negara Ritel serta tata cara pembelian ORI030 secara lengkap dan terstruktur.

Pemerintah Kota Cimahi berharap peningkatan literasi keuangan dapat mendorong masyarakat mengambil keputusan investasi yang tepat dan bijak. Selain itu, hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional melalui instrumen investasi negara yang tersedia. Dengan demikian, Pemkot Cimahi tingkatkan literasi keuangan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri secara finansial.