Latest Program: Dirut KAI pastikan kesiapan integrasi Stasiun Karet–BNI City

Latest Program – “`html

Latest Program: KAI Pastikan Integrasi Stasiun Karet–BNI City Siap Diluncurkan

Sebagai bagian dari Latest Program terbaru, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah memastikan bahwa integrasi antara Stasiun Karet dan Stasiun BNI City telah mencapai tahap kesiapan optimal. Direktur Utama Bobby Rasyidin menegaskan bahwa kedua stasiun strategis di kawasan pusat Jakarta ini siap untuk beroperasi secara terpadu mulai September 2026. Langkah ini merupakan salah satu Latest Program prioritas yang bertujuan memberikan pengalaman perjalanan lebih nyaman bagi pelanggan.

Menurut Bobby, Latest Program integrasi ini dirancang dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan pelayanan secara menyeluruh. “Integrasi Karet dan BNI City kami siapkan untuk membuat perjalanan pelanggan lebih aman dan lebih nyaman,” jelas Bobby saat memberikan keterangan pers di Jakarta pada hari Senin. Target peluncuran operasional penuh ditetapkan pada tanggal 28 September 2026 mendatang sebagai bagian dari Latest Program strategis KAI.

Statistik Perjalanan Mendukung Latest Program Integrasi

Data yang dikumpulkan oleh KAI menunjukkan bahwa kawasan Karet dan BNI City merupakan salah satu titik layanan dengan tingkat aktivitas pelanggan tertinggi. Selama Semester I tahun 2026, Stasiun Karet berhasil mencatatkan sebanyak 7.257.442 aktivitas gate in dan gate out pelanggan. Sementara itu, Stasiun BNI City yang juga dikenal sebagai Sudirman Baru mencatatkan angka 2.688.254 aktivitas serupa.

Jika digabungkan, kedua stasiun tersebut telah melayani total 9.945.696 aktivitas naik dan turun pelanggan selama periode Januari hingga Juni 2026. Angka ini membuktikan bahwa kawasan ini memiliki peran strategis dalam sistem transportasi kereta api di Jabodetabek dan menjadi fondasi kuat untuk Latest Program integrasi yang sedang berjalan.

Peran BNI City dalam Latest Program Commuter Line

Stasiun BNI City atau Sudirman Baru semakin menunjukkan signifikansinya sebagai salah satu titik layanan Commuter Line Basoetta. Pada Semester I 2026, layanan Commuter Line Basoetta berhasil melayani 1.197.413 pelanggan. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 12,71 persen dibandingkan dengan Semester I 2025 yang hanya mencatat 1.062.415 pelanggan.

Dengan fungsi ganda tersebut, Latest Program integrasi Karet–BNI City disiapkan untuk memperkuat alur pelanggan di kawasan yang melayani perjalanan komuter, perpindahan antarmoda, serta akses menuju Bandara Soekarno-Hatta. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan terkait akan terus diperkuat untuk memastikan penataan kawasan berjalan selaras.

Desain Integrasi dalam Rangka Latest Program

Dalam rencana Latest Program integrasi tersebut, area Stasiun Karet akan diarahkan menjadi concourse atau ruang penghubung menuju Stasiun BNI City. KAI juga menyiapkan fasilitas travelator berpendingin udara agar perpindahan pelanggan menuju BNI City dapat dilakukan lebih nyaman. Aktivitas gate-in dan gate-out pelanggan nantinya dipusatkan di Stasiun BNI City, sementara kawasan Karet tetap disiapkan sebagai akses pendukung yang tertata.

“Karena itu, penataannya harus dilakukan dengan baik, bertahap, dan tetap mendengar masukan,” ujar Bobby menekankan pentingnya pendekatan partisipatif dalam proses Latest Program integrasi.

Bobby menjelaskan bahwa Latest Program integrasi ini didorong oleh kebutuhan keselamatan dan pelayanan. Jarak Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City yang sangat berdekatan mempengaruhi pola operasi perjalanan kereta api. Selain itu, aktivitas naik turun, pengantaran, dan penjemputan pelanggan di sekitar Stasiun Karet perlu ditata agar lebih aman bagi pelanggan, pengguna jalan, serta masyarakat sekitar.

“Kami ingin menyelesaikan persoalan ini dengan pendekatan yang solutif. Pelanggan membutuhkan akses yang mudah, masyarakat sekitar membutuhkan kepastian ruang, dan operasi kereta api membutuhkan alur yang aman. Latest Program integrasi ini harus menjawab ketiganya,” beber Bobby.

Transisi Latest Program dengan Masyarakat

Bobby mengatakan bahwa Latest Program tersebut disiapkan dengan prinsip kehati-hatian karena Stasiun Karet telah menjadi bagian dari aktivitas harian banyak pelanggan dan masyarakat sekitar. KAI memahami kawasan itu hidup bersama aktivitas masyarakat, mulai dari pejalan kaki, pengantar dan penjemput, ojek pangkalan, ojek daring, hingga pelaku usaha sekitar.

KAI akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penataan kawasan berjalan selaras. Koordinasi tersebut mencakup pengaturan akses pejalan kaki, area pengantaran dan penjemputan, pergerakan ojek pangkalan dan ojek daring, serta kegiatan masyarakat yang selama ini berada di sekitar Stasiun Karet.

Bobby menegaskan, KAI akan menyiapkan masa transisi dengan informasi yang jelas kepada pelanggan. Petunjuk arah, petugas layanan, sosialisasi, serta pengaturan arus pelanggan akan disiapkan agar perubahan pola perjalanan dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat. KAI juga melihat Latest Program integrasi Karet dan BNI City sebagai langkah penting untuk masa depan transportasi kereta api yang lebih terpadu di Indonesia.

“`