Bulog perkuat kolaborasi untuk menjamin penyerapan tebu petani Blora

Bulog Menguatkan Jaringan Mitra untuk Jaminan Penyerapan Tebu Petani Blora

Ayobantudonasi.com – Jakarta — Dalam rangka mendukung pemulihan operasional PT Gendhis Multi Manis (GMM), Perum Bulog telah memperkuat kerja sama dengan berbagai mitra industri. Langkah strategis ini bertujuan untuk memastikan bahwa hasil panen tebu milik petani di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tetap terserap dengan baik selama masa transisi berlangsung. Direktur Pemasaran Perum Bulog, Rahmanto Amin Jatmiko, menegaskan bahwa komitmen perusahaan BUMN tersebut sangat kuat dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pergulaan nasional, khususnya bagi para petani tebu di wilayah Blora.

Menurut keterangan resmi yang disampaikan di Jakarta pada hari Rabu, Rahmanto menjelaskan bahwa melalui PT Gendhis Multi Manis, Bulog telah mengambil sejumlah langkah konkret. Tujuannya adalah untuk memberikan kepastian penyerapan terhadap hasil panen petani, meskipun proses pemulihan operasional pabrik masih dalam tahap berjalan. “Melalui PT Gendhis Multi Manis, Bulog mengambil berbagai langkah konkret untuk memastikan hasil panen petani tetap memiliki kepastian penyerapan selama proses pemulihan operasional pabrik berlangsung,” kata Rahmanto dalam keterangannya.

Penjajakan Kerja Sama dengan Mitra Industri

Sebagai bagian dari upaya tersebut, PT GMM bersama Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPC APTRI) Kabupaten Blora telah melakukan kegiatan benchmarking dan penjajakan kerja sama dengan PT Wahana Gula Investama (WGI) Tegal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2026. “Kegiatan ini diikuti oleh jajaran manajemen PT GMM dan pengurus APTRI Blora guna membahas peluang kemitraan dalam penyerapan tebu petani,” ujarnya.

Rahmanto menambahkan bahwa penjajakan kerja sama tersebut merupakan langkah nyata untuk menghadirkan alternatif penyerapan tebu. Dengan demikian, hasil panen petani tetap tersalurkan, produktivitas usaha tani terjaga, serta aktivitas ekonomi masyarakat sekitar tetap berjalan lancar. Di sisi lain, PT GMM saat ini tengah memfinalisasi kajian teknis sebagai dasar pelaksanaan pemulihan operasional pabrik. Perum Bulog selaku pemegang saham memastikan seluruh proses dilakukan secara cermat, terukur, dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

“Sehingga operasional PT GMM dapat kembali berjalan secara optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan,” bebernya.

Petani Sebagai Prioritas Utama

Ia menegaskan bahwa kepentingan petani menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang ditempuh Bulog. Bagi perusahaan BUMN sektor pangan tersebut, tebu bukan sekadar komoditas, melainkan sumber penghidupan bagi petani, pekerja, pelaku usaha, serta masyarakat sekitar. Karena itu, fokus Bulog adalah memastikan hasil panen petani tetap memiliki kepastian penyaluran melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri, sembari mengawal percepatan pemulihan operasional PT GMM sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Bagi Bulog, tebu bukan sekadar komoditas, melainkan sumber penghidupan bagi petani, pekerja, pelaku usaha, serta masyarakat sekitar,” ucap Rahmanto.

Ia menambahkan sinergi antara Bulog, PT GMM, APTRI, dan mitra industri merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pergulaan nasional serta memperkuat kepercayaan petani terhadap proses pemulihan yang sedang berlangsung. “Tidak ada pembiaran terhadap petani tebu. Selama proses pemulihan PT GMM, Bulog memastikan hasil panen petani tetap diupayakan terserap melalui kolaborasi dengan mitra industri,” tegasnya.

Langkah itu merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan BUMN sektor pangan tersebut dalam menjaga keberlanjutan usaha petani sekaligus mendukung ketahanan industri gula nasional. Perum Bulog akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, asosiasi petani, mitra industri, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan penyerapan tebu tetap berjalan, proses pemulihan operasional PT GMM dapat segera terealisasi, serta industri gula nasional semakin sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Frequently Asked Questions

What is Bulog perkuat kolaborasi untuk menjamin penyerapan?

Bulog perkuat kolaborasi untuk menjamin penyerapan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bulog perkuat kolaborasi untuk menjamin penyerapan matter?

Bulog perkuat kolaborasi untuk menjamin penyerapan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.