PBB Sampaikan Perkembangan Terkini Investigasi Gugurnya 3 Prajurit TNI UNIFIL

PBB Sampaikan Perkembangan Terkini Investigasi Gugurnya 3 Prajurit TNI UNIFIL

Dalam upaya memperbarui informasi terkait kejadian tewasnya tiga prajurit TNI yang terlibat dalam satuan gabungan perdamaian (UNIFIL) di Lebanon, PBB mengungkapkan bahwa penyebab kematian tersebut masih dalam penyelidikan. Tidak ada konfirmasi pasti mengenai sumber tembakan yang memicu insiden tersebut.

“Kita masih menginvestigasinya, tapi belum bisa mengkonfirmasi apa pun. Contohnya, pada peristiwa kemarin (Senin 30 Maret 2026), ledakan itu mungkin berasal dari tembakan mortir atau artileri, tapi kita belum tahu asalnya,” ujar Jean Pierre Lacroix, Wasekjen PBB Bidang Operasi Perdamaian, Selasa (31/3), sebagaimana dikutip dari akun YouTube resmi PBB.

“Sama seperti insiden kedua, ledakan pada konvoi pasukan bisa disebabkan oleh bahan peledak terimprovisasi (IED) atau bombardir. Terlalu awal untuk menyimpulkan,” tambah Lacroix.

Dalam wawancara tersebut, Lacroix mengakui bahwa kedua kejadian menimbulkan dampak psikologis bagi para prajurit yang bertugas. Namun, ia juga menyoroti semangat dan komitmen dari negara-negara penyumbang pasukan perdamaian.

“Meski begitu, negara-negara penyumbang tetap menunjukkan kesatuan dan konsistensi dalam menjalankan tugas. Ini adalah penugasan dan mandat yang diberikan oleh Dewan Keamanan PBB. Kita harus menyelesaikannya,” tutupnya.