Penampakan Dahsyatnya Serangan Rudal Iran ke Arad Israel – Kota Porak-poranda

Penampakan Dahsyatnya Serangan Rudal Iran ke Arad Israel, Kota Porak-poranda

Strategi Rudal Iran Memecah Pertahanan Israel

Kota Arad, yang terletak di sebelah utara Laut Mati, mengalami kerusakan besar akibat serangan rudal Iran pada akhir pekan lalu. Rudal tersebut melintasi sistem pertahanan udara negara Israel hingga menghancurkan area luas. Menurut saksi mata Ido Franky (17), suara ledakan sangat keras, sampai-sampai dia merasa belum pernah mendengarnya sebelumnya.

“Ada suara ‘boom, boom!’, ibu saya berteriak. Ini mengerikan… kota ini belum pernah mengalami hal seperti itu sebelumnya,” kata Franky, kepada AFP, dikutip Senin (23/3/2026).

Kerusakan akibat serangan tersebut baru terlihat jelas saat hari Minggu (22/3/2026). Bangunan apartemen kecil hancur, dengan puing-puing dan jendela berceceran di sepanjang jalan. Beberapa apartemen terbakar di atapnya. Kawah dengan diameter sekitar 5 meter muncul di tengah bangunan yang runtuh.

Juru bicara kepolisian lokal, Dean Elsdunne, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan operasi beberapa jam untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal sebelum lokasi diperbaiki. Serangan sebelumnya juga menghantam Kota Dimona, sekitar 25 km dari Arad, yang merupakan tempat fasilitas riset nuklir Zionis.

Peluncuran Rudal Iran yang Tidak Terduga

Dalam video viral di media sosial, terlihat sistem pertahanan udara Israel gagal menangkal rudal-rudal tersebut. Rudal jatuh sekitar 5 km dari fasilitas riset, mengakibatkan 30 orang terluka. Kamera menangkap kerusakan parah di satu gedung apartemen, dengan kawah terbentuk di sampingnya.

“Kami bertekad untuk terus menyerang musuh di semua lini,” kata Netanyahu, kepada Wali Kota Arad.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan bahwa serangan di Arad menjadi malam yang sangat berat bagi warga kota tersebut. Meski begitu, ia menegaskan komitmen untuk menyerang musuh dari berbagai arah.