Tiga orang terluka dalam penembakan dan penikaman di Kampung Ambon
Ayobantudonasi.com – Tiga orang terluka dalam penembakan dan penikaman yang terjadi di kawasan Jalan Tanggul Timur, seberang Kompleks Permata atau Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut berlangsung pada Rabu sore saat ketiga korban berada di bantaran kali.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, tiga orang sedang bersantai di tepi kali untuk menikmati sore hari. Tidak lama kemudian, sebuah kendaraan datang dan sejumlah orang turun dari kendaraan tersebut.
Menurut Nasriadi, para pelaku yang belum dikenal langsung melakukan penyerangan. Mereka disebut menggunakan senjata tajam dan senjata api. Polisi masih mengumpulkan keterangan untuk mengungkap identitas serta motif orang-orang yang melakukan penyerangan itu.
“Korban tiga orang. Kronologinya adalah ketika korban tiga orang sedang bersantai di pinggir kali menikmati sore hari, tiba-tiba datang kendaraan, setelah itu turun beberapa orang langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan menggunakan senjata api,” kata Nasriadi.
Kondisi korban dan penanganan di rumah sakit
Dua dari tiga korban mengalami luka akibat senjata tajam. Luka sayatan tersebut masing-masing terdapat pada bagian punggung dan lengan. Sementara itu, korban lainnya mengalami luka tembak pada bagian telinga.
Setelah insiden tiga orang terluka dalam penembakan tersebut, seluruh korban segera dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Kepolisian menyatakan ketiganya dalam keadaan sadar dan dapat menyampaikan kronologi yang mereka alami kepada petugas.
Nasriadi menyampaikan bahwa kondisi para korban saat mendapatkan penanganan medis terpantau sehat dan sadar. Keterangan dari para korban menjadi salah satu bagian penting dalam penyelidikan untuk menelusuri urutan kejadian, jumlah pelaku, serta arah kendaraan yang digunakan sebelum penyerangan berlangsung.
Penyelidikan kaitan dengan pembongkaran lapak narkoba
Polisi juga mendalami kemungkinan hubungan antara penyerangan itu dan kegiatan penghancuran lapak narkoba di kawasan Kampung Ambon. Sebelumnya, aparat melakukan penggerebekan, pemusnahan barang bukti, serta penghancuran lapak di wilayah tersebut pada Selasa (13/10).
Lokasi penyerangan berada di Cengkareng, berhadapan dengan Kampung Ambon atau Kompleks Permata, kawasan yang sebelumnya menjadi lokasi tindakan kepolisian. Meski demikian, kepolisian belum menyimpulkan bahwa penyerangan terhadap tiga korban memiliki kaitan langsung dengan penggerebekan tersebut.
“Apakah ada hubungannya dengan peristiwa penggerebekan Kampung Ambon ini atau tidak ada, kita akan terus melakukan penyelidikan,” tutur Nasriadi.
Beberapa waktu setelah peristiwa penyerangan, area lapak yang sebelumnya dibongkar dilaporkan terbakar oleh orang tidak dikenal. Polisi masih memastikan apakah kebakaran itu merupakan tindakan yang disengaja atau terjadi karena penyebab lain.
Aparat akan menelusuri dugaan bahwa pembakaran tersebut berkaitan dengan perlawanan terhadap penggerebekan, penangkapan, dan penghancuran lapak narkoba. Seluruh kemungkinan masih terbuka selama proses penyelidikan berjalan.
FAQ penembakan dan penikaman di Cengkareng
Di mana peristiwa tiga orang terluka dalam penembakan terjadi?
Insiden terjadi di Jalan Tanggul Timur, seberang Kompleks Permata atau Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat.
Berapa jumlah korban dalam kejadian tersebut?
Terdapat tiga korban. Dua orang mengalami luka sayatan senjata tajam pada punggung dan lengan, sedangkan satu orang mengalami luka tembak di bagian telinga.
Bagaimana kondisi ketiga korban?
Ketiga korban telah dibawa ke rumah sakit. Polisi menyatakan mereka sadar, sehat, dan dapat memberikan keterangan mengenai kejadian yang dialami.
Apakah pelaku sudah ditangkap?
Hingga informasi ini disampaikan, kepolisian masih memburu pelaku dan melanjutkan penyelidikan terkait penyerangan tersebut.
Apakah kejadian ini terkait penggerebekan Kampung Ambon?
Polisi masih menyelidiki kemungkinan kaitannya. Belum ada kesimpulan resmi mengenai hubungan penyerangan, penghancuran lapak narkoba, dan kebakaran di area lapak yang sebelumnya dibongkar.

