Kemdiktisaintek dorong kampus hadirkan konten berdampak
Transformasi Humas Perguruan Tinggi di Era Digital
Ayobantudonasi.com – Medan menjadi tempat diselenggarakannya sebuah webinar penting yang membahas peran strategis humas perguruan tinggi dalam era digital. Acara bertajuk “Humas Berdampak, Menghadirkan Konten Positif yang Mengedukasi dan Inspiratif di Era Digital” ini diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada hari Sabtu. Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyampaikan pesan penting mengenai bagaimana kampus-kampus dapat menghadirkan konten yang lebih bermakna bagi masyarakat luas.
Perubahan Paradigma Komunikasi Institusi
Doddy Zulkifli Indra Atmaja, yang menjabat sebagai Kepala Humas dan Proktokoler Kemdiktisaintek, menjelaskan bahwa pendekatan humas perlu mengalami transformasi signifikan. Menurutnya, konten yang disajikan melalui media sosial tidak lagi boleh sekadar memuat informasi kegiatan formal yang berlebihan. Sebaliknya, fokus harus dialihkan pada hal-hal yang bersifat inspiratif, terutama yang berkaitan dengan mahasiswa maupun alumni.
“Format konten di media sosial, jangan lagi menghadirkan terlalu banyak informasi kegiatan formal, tapi lebih mengangkat informasi yang inspiratif tentang mahasiswa termasuk alumni,” ujar Doddy melalui webinar tersebut.
Lebih lanjut, Doddy menyoroti bahwa humas memiliki peluang besar untuk mengangkat testimoni dari para penerima manfaat kegiatan kampus. Hal ini mencakup hasil-hasil riset, inovasi yang telah diciptakan, serta kebermanfaatan program-program yang telah dijalankan oleh perguruan tinggi. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata tentang kontribusi institusi terhadap masyarakat.
Media Sosial sebagai Platform Interaksi
Salah satu poin kunci yang disampaikan adalah pentingnya mengubah media sosial dari sekadar saluran informasi menjadi media interaksi yang dinamis. Calon mahasiswa saat ini banyak mencari informasi melalui platform digital, sehingga kehadiran kampus di media sosial harus lebih hidup dan engaging. Porsi konten seremonial perlu dikurangi, sementara konten yang menampilkan kehidupan sehari-hari mahasiswa, siaran langsung, dan hal-hal yang membuat audiens merasa dekat dengan kampus harus lebih dominan.
Doddy menambahkan bahwa ukuran keberhasilan humas kini tidak lagi diukur dari kuantitas publikasi yang dihasilkan. Yang lebih penting adalah dampak yang ditimbulkan oleh konten tersebut terhadap persepsi publik. Untuk membangun citra yang kuat, kehumasan harus mampu menyampaikan pesan, membentuk persepsi, dan memastikan dampaknya tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
“Untuk membangun citra, kehumasan sekarang tidak lagi menghasilkan jumlah konten yang banyak saja, tetapi pesan, persepsi, dan dampaknya harus tersampaikan,” tegas Kang Doddy, sapaan akrabnya.
Teknik dan Teknologi dalam Produksi Konten
Dalam kesempatan tersebut, Doddy juga memberikan berbagai tips praktis bagi humas kampus. Ia menyarankan agar humas memanfaatkan format konten yang sedang tren, seperti membuat konten singkat berdurasi 30 hingga 60 detik yang edukatif dan ringan. Selain itu, mengangkat kisah sukses alumnus dan menerapkan teknik storytelling menjadi strategi yang efektif. Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI dalam proses produksi konten juga menjadi hal yang sangat direkomendasikan.
Penekanan juga diberikan pada pentingnya meningkatkan kualitas laman resmi perguruan tinggi. Optimalisasi platform TikTok serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak seperti industri, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi lainnya dinilai dapat memperluas dampak komunikasi institusi secara signifikan.
“Kehumasan berkaitan dengan reputasi institusi di mata publik. Komunikasi harus bersifat dua arah dan berkelanjutan untuk menjaga kepercayaan publik, membangun persepsi jangka panjang, serta memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan,” jelas Doddy.
Respons dan Dukungan dari UMSU
Rektor UMSU, Akrim, menyampaikan bahwa peran humas semakin krusial dalam menyampaikan berbagai informasi positif kepada masyarakat. Ia mendorong seluruh tim humas di lingkungan UMSU untuk terus meningkatkan kreativitas dalam memproduksi konten. Menurutnya, peran humas ke depan sangat penting dan urgen dalam penyampaian konten positif. Harapannya, dari webinar ini, konten-konten yang dihasilkan bisa lebih positif dan kreatif berkolaborasi antar satu fakultas dengan lembaga.
Kepala Biro Humas UMSU, Ribut Priadi, menyampaikan bahwa webinar tersebut memberikan banyak wawasan baru bagi pengembangan kehumasan di lingkungan UMSU. Ia menyatakan bahwa banyak insight yang diterima untuk menjadikan UMSU sebagai humas yang lebih berdampak. Ribut juga menyampaikan terima kasih kepada LLDikti yang turut mendukung aktivitas Content Creator Fest dan terus berkolaborasi dengan UMSU. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman lembaga, unit, dan fakultas yang terus mendukung kegiatan kehumasan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Kemdiktisaintek dorong kampus hadirkan konten berdampak?
Kemdiktisaintek dorong kampus hadirkan konten berdampak is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Kemdiktisaintek dorong kampus hadirkan konten berdampak matter?
Kemdiktisaintek dorong kampus hadirkan konten berdampak matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
