New Policy: Menkop sebut pembangunan 15.845 Koperasi Desa Merah Putih tuntas
New Policy: Pembangunan 15.845 Koperasi Desa Merah Putih Tuntas
New Policy – Jakarta — Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Ferry Juliantono resmi mengumumkan bahwa pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah mencapai tahap penyelesaian. Dalam sambutannya pada acara puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena GBK, Jakarta, Minggu, Menkop Ferry menyampaikan bahwa sebanyak 15.845 unit KDMP telah menyelesaikan seluruh proses pembangunan secara tuntas. Pengumuman ini menjadi bagian dari New Policy pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan koperasi desa.
Kelengkapan yang dimaksud dalam pembangunan ini mencakup berbagai komponen penting. Tidak hanya bangunan fisik utama, tetapi juga gudang penyimpanan, gerai penjualan, serta berbagai alat kelengkapan operasional lainnya. “Sudah 83.000 badan hukum akte dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang sudah selesai,” jelas Menkop Ferry dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa dari total tersebut, yang mencapai 100 persen kelengkapan bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapannya berjumlah 15.845 unit. Angka ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam program New Policy pembangunan koperasi desa.
Progres Pembangunan yang Sedang Berjalan
Selain unit-unit yang telah selesai, masih terdapat sejumlah KDMP yang proses pembangunannya masih berlangsung. Menkop Ferry menjelaskan bahwa saat ini sebanyak 19.539 KDMP sedang dalam tahap pembangunan. “Yang sedang dibangun 19.539 (KDMP), dari total kurang lebih 35.000,” kata Ferry dengan rinciannya. Data ini menunjukkan bahwa New Policy pembangunan koperasi desa masih dalam tahap akselerasi untuk mencapai target nasional.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa pemerintah telah mencapai kemajuan signifikan dalam program pembangunan koperasi desa yang merupakan bagian dari strategi penguatan ekonomi kerakyatan. Dengan target akhir mencapai 40.000 KDMP yang beroperasi hingga akhir tahun 2026, pemerintah optimis program ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat desa. Implementasi New Policy ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat pedesaan secara merata.
Pelatihan Manajer dan Peresmian Operasional
Bersamaan dengan selesainya program pelatihan dan pendidikan bagi Manajer KDMP pada awal Agustus 2026, Menkop Ferry menjelaskan bahwa para manajer tersebut akan ditempatkan di seluruh KDMP yang telah menyelesaikan pembangunan bangunan fisik, gerai, serta alat kelengkapannya. Penempatan ini bertujuan memastikan setiap koperasi memiliki tenaga pengelola yang kompeten. Langkah ini merupakan bagian dari New Policy pemerintah untuk memastikan keberlanjutan operasional koperasi desa.
“Nanti atas perkenan Bapak, kami juga ingin Bapak Presiden (Prabowo Subianto) meresmikan operasionalisasi dari Kooperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), nanti Insya-Allah di bulan Agustus,” ujar Menkop Ferry.
Pemohonan peresmian ini mencerminkan pentingnya dukungan tingkat tinggi dalam menginisiasi operasionalisasi KDMP secara nasional. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam acara peresmian tersebut, yang akan dihadiri juga oleh jajaran menteri di Kabinet Merah Putih. Kehadiran Presiden diharapkan dapat memberikan momentum baru bagi implementasi New Policy koperasi desa di seluruh Indonesia.
Persiapan Sumber Daya Manusia Koperasi
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menekankan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada penyelesaian aspek fisik pembangunan koperasi, tetapi juga mempersiapkan sumber daya manusia yang akan mengelola KDMP agar mampu beroperasi secara profesional. Persiapan SDM ini mencakup berbagai aspek penting dalam tata kelola koperasi modern. Melalui pendekatan New Policy yang komprehensif, pemerintah memastikan bahwa setiap KDMP memiliki kapasitas untuk berkembang.
Pemerintah menyiapkan pembekalan komprehensif bagi calon manajer agar memahami tata kelola koperasi, pengelolaan usaha, hingga aspek pelayanan kepada anggota dan masyarakat. Pelatihan calon manajer koperasi ini berlangsung pada periode 17 hingga 31 Juli 2026, yang merupakan tahap krusial dalam memastikan kualitas pengelolaan koperasi di masa depan. Program pelatihan ini menjadi fondasi penting bagi keberhasilan New Policy pembangunan koperasi desa.
Program pembangunan KDMP ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa melalui pemberdayaan koperasi. Dengan kombinasi infrastruktur yang memadai dan SDM yang terlatih, diharapkan KDMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal di seluruh pelosok Indonesia. Implementasi New Policy ini akan terus dipantau untuk memastikan pencapaian target pembangunan koperasi desa sesuai rencana yang telah ditetapkan.
