Key Strategy: KSP salurkan bus sekolah dan tambah gaji guru honorer SLB di Kendari
Key Strategy: KSP Perkuat Pendidikan Inklusif di Kendari dengan Bantuan Bus Sekolah dan Kenaikan Gaji Guru Honorer
Key Strategy – Sebagai bagian dari Key Strategy pemerintah pusat, Kantor Staf Presiden (KSP) memberikan perhatian serius pada pendidikan luar biasa di Kendari, Sulawesi Tenggara. Bantuan ini mencakup satu unit bus sekolah dan peningkatan honorarium untuk empat dari 12 guru honorer di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kusuma Bangsa. Tujuan utamanya adalah meningkatkan akses pendidikan bagi siswa penyandang disabilitas, yang sering menghadapi tantangan geografis dan ekonomi.
Bantuan Bus Sekolah untuk Memudahkan Transportasi
KSP menyalurkan bus sekolah sebagai solusi praktis untuk mengatasi kesulitan transportasi siswa di SLB Kusuma Bangsa. Lokasi sekolah yang terletak di perbukitan Jalan Jambu, Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, membuat para murid terpaksa berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor untuk sampai ke sekolah. Dengan adanya kendaraan ini, proses pengangkutan menjadi lebih efisien, sehingga memungkinkan siswa lebih fokus pada belajar.
“Kami merespons kebutuhan mendesak masyarakat, terutama dalam hal akses pendidikan. Ini adalah bagian dari Key Strategy kami untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif,” terang Amar Maaruf, staf khusus KSP.
Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer
Di samping bantuan fasilitas, KSP juga memperhatikan kesejahteraan para pendidik. Empat guru honorer yang sebelumnya hanya menerima honor sekitar Rp500 ribu per bulan, kini mendapatkan tambahan sebesar Rp2 juta. Hal ini dilakukan untuk memotivasi mereka dalam memberikan layanan pendidikan terbaik, terutama di tengah tantangan yang dihadapi SLB.
“Kami memberikan dukungan berkelanjutan hingga para guru memperoleh sertifikasi. Key Strategy ini menggambarkan komitmen pemerintah untuk memperbaiki kondisi pendidikan luar biasa di wilayah ini,” jelas Amar Maaruf.
Dalam Key Strategy ini, KSP juga menyiapkan peralatan belajar tambahan, seperti tas dan buku. Fasilitas tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih optimal, sejalan dengan pendekatan holistik dalam pengembangan pendidikan. Selain itu, proyek pembangunan asrama murid sedang dijalankan, yang akan memudahkan penginapan dan pemantauan pembelajaran.
Menurut Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) SLB Kusuma Bangsa, Sujono Said, bantuan dari KSP memberikan dampak signifikan. “Kenaikan honor ini menjadi penghargaan bagi dedikasi kami. Key Strategy yang dijalankan pemerintah pusat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sini,” ungkapnya.
Anggota Rembuk Pemuda Sultra, Andi Aswar, menilai bahwa respons KSP menunjukkan koordinasi yang efektif antarlembaga. “Kami mengapresiasi Key Strategy ini sebagai contoh keberhasilan kolaborasi pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak penyandang disabilitas,” tambahnya.
