New Policy: Profil Dini Yuliani, sosok pendamping setia Bupati Purwakarta Om Zein

Profil Dini Yuliani, Pendamping Setia Bupati Purwakarta Om Zein

New Policy – Jakarta – Dini Yuliani, isteri Bupati Purwakarta Saepul Bahri atau akrab disapa Om Zein, meninggal dunia pada Selasa (28/10) sekitar pukul 03.10 WIB di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Kabar duka ini menyentuh banyak kalangan, termasuk tokoh-tokoh daerah yang turut mengucapkan belasungkawa. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi menyampaikan kabar kematian Dini Yuliani melalui akun Instagram pribadinya. Di situasi yang berduka, ia berharap keluarga almarhumah diberikan ketabahan dalam menghadapi kehilangan.

Kehilangan yang Menyentuh

Kabar meninggalnya Dini Yuliani viral setelah sejumlah tokoh memberikan ucapan belasungkawa, termasuk Dedi Mulyadi yang melalui media sosialnya menulis, “Saya menyampaikan kabar duka, telah meninggal dunia Ibu Dini, istrinya Om Zein Bupati Purwakarta.” Di hari kepergiannya, jenazah almarhumah dimakamkan di TPU Kampung Genggereng, Desa Salem. Kepergiannya membuat banyak warga Purwakarta merasa kehilangan sosok yang selama ini dekat dan penuh perhatian.

“Semoga almarhumah diberikan tempat terbaik dan @omzein_bupatiaing beserta keluarga diberikan ketabahan,” tulis Dedi Mulyadi di akun Instagram @dedimulyadi71.

Dedi Mulyadi juga menggambarkan almarhumah sebagai perempuan yang tulus dan setia. Dalam perjalanan melayat, ia menjelaskan bahwa Dini Yuliani selalu mengabdikan dirinya untuk keluarga, terutama suami dan anaknya. Menurutnya, keikhsasan itu menjadikannya sosok yang menjadi sumber kebaikan bagi sekitarnya.

Pendamping yang Aktif dalam Kebijakan

Sebelum wafat, Dini Yuliani dikenal sebagai pendamping yang aktif dalam berbagai agenda pemerintahan dan sosial. Ia sering mewakili suaminya, Om Zein, dalam kegiatan yang bertujuan melayani masyarakat Purwakarta. Kehadirannya menjadi jembatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi mereka ke pemerintah daerah. Ia juga terlibat dalam program-program yang menjangkau kebutuhan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui inisiatif yang ia kembangkan.

Sikap ramah dan rendah hati Dini Yuliani membuatnya dekat dengan tokoh-tokoh lokal serta masyarakat umum. Karakternya yang mudah berbaur dan selalu tersenyum menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi banyak orang. Sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Purwakarta, ia aktif memastikan keberlanjutan program sosial yang berdampak pada kesejahteraan warga.

Jejak Karier Sebelum Menjadi Bupati

Dini Yuliani juga memiliki jejak karier di bidang politik dan usaha. Sebelum fokus mendampingi Om Zein, ia pernah menjadi anggota DPRD Purwakarta selama periode 2019–2024. Pengalaman ini memperkaya keterampilannya dalam memimpin dan mengelola proyek, yang kemudian ia terapkan dalam kehidupan pribadi. Di samping itu, ia juga berkiprah di dunia usaha, khususnya bidang ritel dan kuliner, menunjukkan kemampuannya dalam berbagai bidang.

Kehidupan Dini Yuliani terus berjalan meski ia menjalani perawatan intensif dalam waktu yang cukup lama. Keluarga menyampaikan bahwa ia tetap berjuang menghadapi kondisi kesehatannya, tanpa pernah kehilangan semangat. Salah satu pesan terakhirnya adalah meminta agar tradisi tadarus yang rutin diadakan di Purwakarta selama 12 tahun terus dilanjutkan. Pesan ini menjadi simbol dedikasinya terhadap komunitas dan nilai-nilai keagamaan yang ia cintai.

Kegiatan dan Pengaruhnya di Masyarakat

Dalam perannya sebagai pendamping, Dini Yuliani sering terlibat dalam kegiatan sosial yang memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat. Ia juga aktif mengorganisir program-program yang menjangkau kebutuhan sehari-hari warga, seperti peningkatan kesehatan dan pendidikan. Keberadaannya memastikan bahwa inisiatif pemerintah selalu diterima dengan baik dan berdampak nyata.

Dini Yuliani bukan hanya dikenal sebagai pendamping yang tangguh, tetapi juga sebagai perempuan yang penuh dedikasi. Selama 12 tahun, ia berperan dalam memperkuat tradisi tadarus yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Purwakarta. Keberlanjutan tradisi ini menjadi bukti bahwa ia tak hanya melayani suaminya, tetapi juga menyukseskan visi misi pemerintah daerah.

Penghargaan dan Kenangan Terakhir

Kelompok masyarakat dan tokoh-tokoh Purwakarta merasa kehilangan sosok yang selama ini menjadi contoh perempuan tangguh. Dini Yuliani dikenang karena kesetiaannya, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Ia juga diingat karena semangat kerja keras dan kesabaran dalam menghadapi berbagai tantangan.

Usai pemakaman, banyak warga Purwakarta dan pejabat daerah menyampaikan rasa kehilangan melalui berbagai media. Mereka mengakui bahwa kehadiran Dini Yuliani telah memberikan kontribusi besar dalam kehidupan sosial dan politik. Ia menjadi penjembatannya antara pemerintah dan masyarakat, serta simbol kekuatan perempuan dalam membangun daerah.

Di samping itu, Dini Yuliani juga meninggalkan warisan dalam bidang usaha. Ia memiliki perusahaan yang menampilkan kemampuan manajerial dan inovasinya. Pengalaman ini tidak hanya menjadi bagian dari kehidupannya, tetapi juga memperkaya perspektifnya dalam memimpin program pemerintahan. Semangat kerja dan keberanian dalam mengambil risiko adalah dua aspek yang membuatnya dihormati oleh banyak pihak.

Kematian Dini Yuliani mengingatkan kita akan pentingnya keberlanjutan dedikasi dan kerja keras. Ia meninggalkan jejak yang tak mudah dilupakan, baik melalui peran sebagai pendamping Bupati maupun sebagai perempuan yang peduli pada kehidupan masyarakat. Meski kepergiannya membuat banyak orang berduka, harapan terus mengalir untuk menjaga semangatnya dalam kehidupan yang tersisa.