New Policy: Mobil listrik Changan tawarkan biaya energi rendah, pengisian daya penuh mulai dari Rp48.000
Mobil Listrik Changan: Solusi Mobilitas Ekonomis dengan Biaya Energi Rendah
New Policy – Di tengah pengembangan industri otomotif yang semakin berorientasi pada keberlanjutan, produsen mobil listrik asal Tiongkok, Changan, kembali menarik perhatian dengan pengumuman dua model kendaraannya, Lumin dan Deepal S07. Dalam keterangan resmi yang diterbitkan pada Senin (22/6), perusahaan ini menekankan keunggulan yang ditawarkan dalam hal efisiensi biaya energi. Selain menyajikan berbagai teknologi inovatif, mobil-mobil listrik ini dianggap sebagai pilihan transportasi yang praktis dan hemat dalam jangka panjang.
“Dengan biaya operasional yang kompetitif dan dukungan layanan purnajual yang komprehensif, baik Changan Lumin maupun Deepal S07 dapat menjadi solusi mobilitas yang praktis dan ekonomis untuk jangka panjang,” kata Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia.
Changan Lumin, salah satu model yang diperkenalkan, menawarkan konsumsi energi yang tergolong rendah. Dalam data yang disebutkan, mobil ini mampu menempuh jarak sekitar 10,75 kilometer per kWh. Angka tersebut menunjukkan efisiensi yang signifikan, terutama ketika dibandingkan dengan kendaraan konvensional. Biaya energi yang diperlukan untuk setiap kilometer berkendara diperkirakan sekitar Rp158 jika pengisian dilakukan di rumah, sedangkan biaya meningkat menjadi Rp230 untuk pengisian melalui Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Namun, keuntungan dari pengisian di rumah tetap terasa jelas, karena biaya total untuk mengisi baterai hingga penuh hanya sekitar Rp48.000.
Dalam skenario pengisian cepat, biaya bisa mencapai Rp70.000, namun jarak tempuh yang dicapai masih cukup menggembirakan. Dengan biaya tersebut, pengemudi dapat melintasi jarak sepanjang 301 kilometer. Efisiensi energi ini menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang menginginkan mobilitas tanpa batas tanpa khawatir menghabiskan dana besar untuk bahan bakar.
Model kedua, Changan Deepal S07, juga menawarkan keunggulan serupa. Kendaraan ini memiliki daya jelajah hingga 560 kilometer, dengan konsumsi energi sekitar 7,04 kilometer per kWh. Efisiensi ini menjadikannya pilihan yang lebih hemat, karena biaya energi untuk setiap kilometer hanya berkisar Rp241 untuk pengisian di rumah, sedangkan biaya meningkat menjadi Rp351 per kilometer saat menggunakan SPKLU. Untuk pengisian baterai penuh, diperlukan anggaran sekitar Rp136.000 di rumah, sementara pengisian cepat melalui SPKLU membutuhkan biaya sekitar Rp200.000. Meski terlihat lebih mahal, penghematan jangka panjang tetap menjadi nilai tambah.
Keuntungan Ekonomis dan Praktis
Keunggulan biaya energi dari kedua model ini mencerminkan strategi Changan dalam menjangkau pasar Indonesia, yang sebagian besar masih bergantung pada kendaraan bermotor berbahan bakar minyak. Karena mobil listrik membutuhkan listrik sebagai sumber daya, pengisian di rumah yang lebih murah memberikan dampak besar pada anggaran pengguna. Selain itu, struktur perawatan yang sederhana membuat kebutuhan untuk biaya perbaikan dan pemeliharaan menjadi lebih minim dibandingkan kendaraan konvensional.
Kebijakan pemerintah yang memperkenalkan aturan ganjil genap di Jakarta semakin memperkuat keunggulan mobil listrik. Pemilik kendaraan listrik tidak perlu khawatir dengan pembatasan akses ke jalan raya, karena mereka bisa bergerak bebas di kota yang sering terlalu padat. Hal ini menciptakan peluang besar untuk mobil listrik, terutama di area perkotaan.
Program Purnajual yang Komprehensif
Changan tidak hanya fokus pada kinerja energi, tetapi juga memberikan dukungan layanan purnajual yang menarik. Program ini dirancang untuk memastikan kepuasan pelanggan sepanjang siklus penggunaan kendaraan. Untuk Changan Lumin, ada garansi baterai hingga delapan tahun, garansi kendaraan selama enam tahun, serta layanan bebas biaya selama enam bulan. Sementara itu, Changan Deepal S07 menawarkan garansi baterai yang sama, namun layanan gratis berlangsung selama lima tahun.
Garansi yang panjang memberikan keamanan tambahan bagi pembeli, karena mengurangi risiko biaya perbaikan di masa depan. Dukungan layanan purnajual juga mencakup akses ke pusat servis terdekat, serta kemudahan dalam proses klaim garansi. Hal ini menjadikan Changan sebagai pilihan yang menarik bagi konsumen yang menginginkan keandalan dan kenyamanan dalam penggunaan mobil listrik.
Dengan biaya energi yang terjangkau dan layanan purnajual yang lengkap, Changan berusaha membuktikan bahwa mobil listrik bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga ekonomis. Konsumen yang memilih model ini tidak hanya mendapatkan kendaraan yang hemat bahan bakar, tetapi juga kebebasan dari kebijakan lalu lintas yang bisa membatasi akses di kota besar. Dengan kombinasi keunggulan ini, Changan berharap mendorong adopsi lebih luas untuk mobil listrik di Indonesia.
