Latest Program: Pemprov Gorontalo gunakan nobar Piala Dunia untuk sosialisasi pajak

Pemprov Gorontalo Manfaatkan Nobar Piala Dunia untuk Sosialisasi Kewajiban Pajak

Latest Program – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kewajiban perpajakan, Pemerintah Provinsi Gorontalo menginisiasi kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Acara ini diharapkan menjadi wadah untuk menyatukan antara hiburan olahraga dan layanan publik, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dengan warga. Kegiatan yang dihadiri oleh ribuan penduduk tersebut menawarkan kesempatan untuk menikmati pertandingan sepak bola secara langsung, sementara juga memberikan akses ke layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) serta konsultasi perpajakan.

Kemitraan dengan TVRI dan Dinas Komunikasi

Nobar Piala Dunia 2026 ini merupakan kolaborasi antara Bapenda Gorontalo dengan TVRI dan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik provinsi. Kemitraan tersebut memungkinkan penyiaran pertandingan secara legal dan berkualitas, serta memberikan ruang bagi warga untuk menikmati siaran langsung tanpa mengganggu kegiatan sehari-hari. “Kami menargetkan kegiatan ini sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk memeriahkan Piala Dunia 2026,” ujar Danial Ibrahim, Kepala Bapenda Gorontalo, dalam wawancara Selasa.

“Pelaksanaan nobar Piala Dunia 2026 tidak hanya bertujuan menambah kegiatan sosial, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses perpajakan,” kata Danial.

Dalam acara tersebut, warga tidak hanya merasakan keseruan pertandingan sepak bola, tetapi juga memanfaatkan peluang untuk melunasi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor. Bapenda menyediakan ruang yang nyaman bagi pemilik kendaraan untuk melakukan transaksi dengan petugas terlatih. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menawarkan kesempatan bagi wirausaha lokal, seperti pengusaha kecil dan menengah (UMKM), untuk berjualan di area nobar. Hal ini bertujuan meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat luas.

Langkah Strategis untuk Mendorong Pendapatan Daerah

Danial Ibrahim menjelaskan, pihaknya percaya bahwa langkah ini dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat, sekaligus mempercepat penerimaan pajak. “Kami ingin masyarakat merasa bahwa perpajakan bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana yang bisa dimanfaatkan untuk keberlanjutan pembangunan daerah,” tambahnya. Dengan melibatkan UMKM, Bapenda berharap memperluas basis pelanggan yang menggunakan layanan perpajakan.

“Semoga kegiatan ini mampu memberikan dampak positif, baik dalam peningkatan kesadaran masyarakat maupun dalam perputaran ekonomi,” ujar Danial.

Bapenda Gorontalo menjadi salah satu instansi yang mendapatkan lisensi dari TVRI untuk menggelar nobar Piala Dunia. Penyelenggaraan kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, sehingga dapat menjangkau lebih banyak orang. Kebijakan ini dianggap sebagai upaya inovatif dalam menerapkan pendekatan sosialisasi pajak yang lebih menyenangkan dan interaktif.

Acara nobar Piala Dunia 2026 ini juga diharapkan menjadi contoh bagi instansi lain di Gorontalo. Pemprov berencana menyebarluaskan model kegiatan serupa ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk di Rumah Jabatan Gubernur. Dengan adanya variasi lokasi, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk mengikuti acara tersebut. “Kami ingin kegiatan ini terus berlanjut, bahkan lebih dari sekadar nobar, tetapi menjadi sarana edukasi yang efektif,” tambah Danial.

Menurut Danial, kegiatan ini memiliki dampak dua arah. Di satu sisi, warga merasa lebih dekat dengan pemerintah melalui layanan yang praktis. Di sisi lain, pemerintah mendapatkan kesempatan untuk memastikan keterlibatan aktif masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. “Dengan adanya acara ini, kami berharap warga lebih proaktif membayar pajak, karena mereka melihatnya sebagai bagian dari kegiatan sosial yang bermanfaat,” jelasnya.

Kegiatan nobar Piala Dunia 2026 di Bapenda Gorontalo menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara sektor pemerintah dan masyarakat. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan kesadaran bahwa pajak bukan hanya beban, tetapi juga kontribusi nyata bagi kesejahteraan bersama. Selain itu, masyarakat juga diberi informasi tentang manfaat pajak dan bagaimana penggunaannya untuk pembangunan daerah.

Danial menyatakan, Bapenda terus berupaya menghadirkan inovasi dalam pelayanan perpajakan. Nobar Piala Dunia 2026 dianggap sebagai langkah awal dalam membangun ekosistem yang lebih responsif dan partisipatif. “Kami ingin masyarakat merasa bahwa perpajakan bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, sekaligus memberikan dampak langsung bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Menurut rencana, kegiatan serupa akan diadakan di berbagai OPD lainnya, termasuk Dinas Pendidikan dan Kesehatan. Hal ini bertujuan memperluas akses masyarakat ke layanan perpajakan, sekaligus memastikan penggunaan dana pajak yang lebih optimal. Dengan memadukan hiburan dan pendidikan pajak, Pemprov Gorontalo berharap menciptakan budaya perpajakan yang lebih baik di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan meningkatkan keterlibatan UMKM dalam proses ekonomi daerah.

Di samping itu, nobar Piala Dunia 2026 juga menjadi ajang promosi budaya lokal. Petugas Bapenda menyediakan informasi tentang kebijakan pajak yang relevan dengan kehidupan sehari