Main Agenda: Komisi I DPR kunjungi Korem 081/DSJ dorong penguatan tugas teritorial
Komisi I DPR Kunjungi Korem 081/DSJ untuk Penguatan Tugas Teritorial
Kunjungan untuk Evaluasi dan Kesiapan Satuan di Wilayah Jajaran
Main Agenda – Kota Madiun menjadi tempat pemeriksaan langsung oleh sejumlah anggota Komisi I DPR RI, yang melakukan inspeksi lapangan ke Komando Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) pada Jumat (12/6). Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk menilai kinerja satuan teritorial dan mendorong peningkatan kualitas pengabdian mereka di wilayah yang tergabung dalam jajaran Korem setempat. Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi I yang terlibat menyampaikan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memahami situasi nyata prajurit di lapangan, khususnya dalam menunjang tugas-tugas operasional mereka.
Sebagai wakil dari lembaga legislatif, Abdul Halim Iskandar, salah satu anggota Komisi I, menjelaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk menyerap masukan objektif. “Hasil pertemuan menunjukkan adanya aspek-aspek penting yang memerlukan penanganan segera oleh pemerintah pusat agar tugas teritorial dapat lebih optimal,” katanya. Beberapa isu yang menjadi fokus utama, seperti pengadaan sarana mobilitas dan ketersediaan fasilitas tempat tinggal, akan menjadi prioritas dalam usaha mendorong kesiapan prajurit.
Kami bersyukur dan berterima kasih karena hari ini mendapat kehormatan menerima kunjungan kerja Komisi I DPR RI. Kami banyak memperoleh masukan, arahan, dan dukungan dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kewilayahan kami sebagai satuan teritorial,” kata Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto.
Komandan Korem, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menyambut baik kehadiran anggota DPR. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan dampak positif dalam meningkatkan koordinasi antara lembaga legislatif dan satuan militer. “Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran kami sebagai penjaga keamanan wilayah serta mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan,” ujarnya. Untoro menegaskan bahwa dengan adanya dukungan dari Komisi I, potensi peningkatan profesionalisme prajurit dapat tercapai secara lebih cepat.
Selama kunjungan, para anggota DPR juga mengamati kondisi operasional di lapangan. Mereka menyoroti perlunya peningkatan infrastruktur pendukung, terutama dalam memastikan prajurit dapat menjalankan tugas dengan efektif. “Ketersediaan sarana transportasi dan tempat tinggal yang memadai sangat vital bagi keberhasilan pembinaan teritorial,” tambah Abdul Halim Iskandar. Ia menekankan bahwa penganggaran yang tepat akan menjadi penentu utama dalam meningkatkan kemampuan satuan tersebut.
“Terus terang, di wilayah Korem 081 ini cukup memprihatinkan, rasio yang sangat tidak seimbang antara jumlah pasukan dengan rumah dinas yang tersedia,” kata Abdul Halim Iskandar. Hal ini menunjukkan adanya tantangan nyata dalam menjaga keberlanjutan tugas satuan teritorial, terutama di daerah dengan tingkat mobilitas yang tinggi.
Kemudian, para anggota DPR juga menyoroti pentingnya koordinasi yang lebih intensif dengan instansi terkait. “Kami berkomitmen untuk memperjuangkan alokasi anggaran dalam APBN guna memperkuat kemampuan satuan teritorial,” lanjut Abdul Halim. Ia menambahkan bahwa keberhasilan tugas pembinaan teritorial tidak terlepas dari kesiapan prajurit, yang harus didukung oleh fasilitas yang memadai. Hal ini selaras dengan visi nasional untuk membangun ketahanan keamanan wilayah.
Dalam sambutan yang disampaikan, Kolonel Untoro Hariyanto juga menegaskan bahwa Korem 081/DSJ terus berupaya memperkuat kemampuan operasionalnya. “Optimalisasi pembinaan teritorial kami memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus memperkuat ketahanan nasional,” jelasnya. Menurutnya, keberadaan satuan teritorial yang aktif di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari program pemerintah dalam menyelesaikan berbagai isu sosial dan politik.
Pembinaan teritorial yang intensif, menurut Untoro, akan mampu memastikan satuan militer dapat hadir secara konsisten di berbagai sektor kehidupan masyarakat. “Dengan kesinambungan tugas ini, kami dapat menjadi pilar yang kuat dalam mendukung program-program nasional,” tambahnya. Ia juga menyoroti bahwa tugas teritorial tidak hanya tentang keamanan, tetapi juga tentang kesadaran warga dan keterlibatan aktif dalam pembangunan daerah.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengabdian prajurit. “Tantangan tugas ke depan semakin kompleks, sehingga masukan dan dukungan dari Komisi I DPR RI menjadi semangat bagi kami untuk terus berinovasi,” ujar Untoro. Ia menambahkan bahwa tugas teritorial memerlukan adaptasi yang cepat terhadap perubahan lingkungan sosial dan politik, serta keterlibatan dengan berbagai elemen masyarakat.
Menurut Abdul Halim Iskandar, hasil dari kunjungan ini akan menjadi dasar untuk mengajukan rekomendasi ke pemerintah. “Kami berharap dengan dukungan ini, Korem 081/DSJ dapat lebih efektif dalam menjalankan tugas ke wilayah jajaran,” katanya. Selain itu, ia juga meminta pihak pemerintah untuk memperhatikan kebutuhan anggaran dalam memperkuat kemampuan operasional satuan teritorial.
Kunjungan Komisi I DPR RI ke Korem 081/DSJ ini tidak hanya menjadi evaluasi, tetapi juga sebagai wadah dialog antara lembaga legislatif dan satuan militer. Dengan pendekatan yang lebih kolaboratif, pihak-pihak terkait dapat merumuskan strategi yang lebih baik untuk memastikan keberhasilan tugas pembinaan teritorial. Hal ini terutama penting dalam konteks dinamika wilayah yang terus berubah, baik secara ekonomi maupun sosial.
Kemenangan pembinaan teritorial di Kota Madiun menjadi contoh nyata bagaimana keterlibatan aktif dari lembaga legislatif dapat mendukung keberlanjutan tugas militer. “Kami menyadari bahwa tugas ke depan semakin rumit, oleh karena itu dukungan ini menjadi semangat untuk terus berupaya meningkatkan profesionalisme,” pungkas Untoro. Dengan ini, Korem 081/DSJ berharap dapat menjadi satuan yang lebih tangguh dan mampu merespons berbagai dinamika wilayah secara cepat dan tepat.
