New Policy: Bupati Bateng ajak UMKM manfaatkan lisensi gratis nonton Piala Dunia

Bupati Bateng Ajak UMKM Manfaatkan Lisensi Gratis Nonton Piala Dunia

Program “Nonton Bareng Bola Gembira” Dorong Partisipasi UMKM dalam Penyiaran Resmi

New Policy – TVRI, sebagai lembaga penyiaran publik, menjadi penyelenggara resmi hak siar Piala Dunia 2026 yang baru saja diluncurkan. Dalam upaya memperluas akses masyarakat, LPP tersebut menggalakkan program spesial bernama “Nonton Bareng Bola Gembira” yang memungkinkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyelenggarakan acara nonton bersama secara legal, tertib, serta sesuai dengan aturan hak siar. Program ini diharapkan bisa memberikan peluang baru bagi sektor UMKM dalam mengoptimalkan potensi ekonomi dan sosial melalui kegiatan budaya yang relevan dengan event besar internasional.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, pada hari Minggu (3/5) mengapresiasi inisiatif TVRI dalam memberikan lisensi gratis bagi UMKM. Ia menekankan bahwa acara nonton bareng (nobar) bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dengan olahraga dan budaya nonton bola yang telah menjadi tradisi nasional. “UMKM memiliki peluang besar untuk memanfaatkan lisensi ini sebagai bentuk promosi merek mereka,” ujarnya dalam acara yang dihadiri oleh para pelaku usaha mikro.

“Saya berharap para pengusaha bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas jaringan dan menarik konsumen baru,” kata Bupati Algafry Rahman.

Program “Nonton Bareng Bola Gembira” dirancang agar UMKM dapat menggelar nobar dengan izin resmi dan terhindar dari pelanggaran hak cipta. Dengan lisensi gratis yang diberikan, pelaku usaha mikro diberi kebebasan untuk menyediakan layanan nonton secara bertanggung jawab. Hal ini juga membantu mengurangi risiko hukum yang sering terjadi di masyarakat akibat penggunaan hak siar tanpa izin. Bupati menjelaskan bahwa TVRI memberikan lisensi ini secara berkala, sesuai dengan jadwal pertandingan, sehingga UMKM bisa merencanakan kegiatan dengan lebih terstruktur.

Menurut data terbaru, event sepak bola internasional seperti Piala Dunia memiliki dampak signifikan terhadap daya beli masyarakat. Dengan memanfaatkan lisensi TVRI, UMKM bisa menciptakan suasana hangat dan komunal yang memperkaya pengalaman nonton bola. Bupati mengungkapkan bahwa kegiatan ini bisa menjadi ajang memperkenalkan produk atau layanan mereka kepada audiens yang lebih luas. “UMKM bisa menggabungkan nonton bola dengan promosi, seperti menyediakan makanan, minuman, atau merchandise khas daerah,” tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi lokal, Bupati menyarankan UMKM untuk merancang kegiatan nobar yang kreatif. Ia mencontohkan acara seperti nonton bola di tempat terbuka, seperti taman atau lapangan, yang bisa diiringi dengan hiburan musik atau pertunjukan budaya. “Ini tidak hanya memperkuat kebersamaan, tetapi juga meningkatkan daya tarik komunitas lokal,” jelas Algafry Rahman.

LPP TVRI, yang berperan sebagai penyiar resmi Piala Dunia 2026, menyatakan bahwa program ini juga menjadi cara untuk mendukung UMKM dalam berpartisipasi dalam media massa. “Kami ingin menunjukkan bahwa hak siar bukan hanya monopoli perusahaan besar, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kecil untuk menikmati dan membangun identitas merek mereka,” tutur salah satu perwakilan TVRI.

Adanya program ini juga diharapkan mampu mengurangi penggunaan layanan streaming ilegal yang sering digunakan masyarakat. Dengan lisensi resmi, UMKM bisa menawarkan pengalaman nonton yang lebih berkualitas, termasuk layanan tambahan seperti pembelian tiket, penjualan merchandise, atau kerja sama dengan pihak ketiga. Bupati menegaskan bahwa acara nobar bisa menjadi momentum untuk meningkatkan penjualan dan kesadaran merek.

Banyak pelaku usaha mikro di Bateng mulai tertarik mengikuti program ini. Mereka menganggap bahwa nonton bola merupakan ajang untuk membangun hubungan dengan konsumen dan meningkatkan brand awareness. “Ini bisa menjadi sarana promosi yang kreatif dan murah,” kata salah satu pengusaha muda di Bateng.

Kebijakan lisensi gratis ini juga diharapkan menjadi contoh bagi lembaga penyiaran lainnya. Bupati Algafry Rahman berharap ada lebih banyak inisiatif serupa yang bisa didukung oleh pemerintah daerah dalam mempromosikan UMKM. “UMKM adalah tulang punggung perekonomian, jadi harus didukung dengan kebijakan yang inovatif,” tuturnya.

Dengan Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung beberapa tahun mendatang, program “Nonton Bareng Bola Gembira” dianggap sebagai langkah awal untuk mempersiapkan masyarakat sejak dini. Bupati meminta UMKM untuk bersiap dengan strategi yang jelas dan kreatif agar bisa memanfaatkan peluang ini secara maksimal. “Kami berharap para pelaku usaha bisa merangkul dunia hiburan dan olahraga sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka,” pungkasnya.

Sebagai penutup, Chandrika Purnama Dewi, Rizky Bagus Dhermawan, dan Amita Putri Caesaria dari Antaranews menyatakan bahwa program ini menjadi terobosan baru dalam menjembatani kebutuhan masyarakat akan hiburan dan dukungan bagi UMKM. “Ini adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan keterlibatan komunitas dengan event besar,” tulis mereka dalam laporan terkini. Dengan kebijakan ini, diharapkan kegiatan nonton bola bisa menjadi lebih bermakna, tidak hanya sekadar hiburan tetapi juga sebagai ajang pertumbuhan ekonomi lokal.