Strategi Penting: Pertamina Perkuat Distribusi Energi, Pastikan Stabilitas Harga BBM Nasional

Pertamina Pastikan Stabilitas Harga BBM Nasional

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga konsistensi harga bahan bakar minyak (BBM) dan memperkuat sistem distribusi energi di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap kekhawatiran masyarakat terkait potensi kenaikan harga. Perusahaan juga memastikan pasokan energi tetap terjaga meski terjadi peningkatan permintaan belakangan ini.

Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi, Pertamina mengambil kebijakan untuk menahan harga BBM. Fokus utama perusahaan adalah memastikan rantai pasokan berjalan optimal, serta berkoordinasi erat dengan berbagai pemasok. Penguatan distribusi energi di berbagai daerah menjadi prioritas, agar kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

“Kami tidak hanya menjalankan kebijakan harga, tetapi juga memperkuat strategi distribusi untuk menjamin ketersediaan BBM di lapangan,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun.

Koordinasi intensif dengan mitra serta pengawasan ketat di setiap tahapan distribusi (dari hulu hingga hilir) menjadi bagian integral dari strategi ini. Pertamina berkomitmen untuk menjaga keandalan layanan energi, sekaligus mendukung stabilitas nasional melalui ketersediaan BBM dan LPG.

Ketersediaan BBM di Wilayah Pelosok

Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa distribusi BBM tidak hanya terfokus di perkotaan, tetapi juga mencakup wilayah-wilayah terpencil dari Sabang hingga Merauke. Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa antrean di beberapa SPBU sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap kenaikan harga BBM subsidi.

“Kekhawatiran ini muncul seiring beredarnya isu kenaikan harga BBM, khususnya subsidi, yang berdampak pada peningkatan konsumsi,” ungkap Edi Mangun.

Pemerintah telah menegaskan bahwa harga BBM tidak akan naik, sehingga Pertamina terus mematuhi regulasi dan menjaga ketersediaan energi. Masyarakat diimbau untuk menggunakan BBM secara bijak, menghindari pembelian berlebihan yang bisa menyebabkan kekosongan pasokan.

Pastikan Pasokan BBM Jelang Idul Fitri

Kabar gembira datang dari Pertamina, yang mengumumkan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, tetap stabil mulai 1 April 2026. Kebijakan ini diambil untuk menopang stabilitas ekonomi nasional, terutama dalam kondisi krisis energi global.

PT Pertamina Patra Niaga menjamin stok BBM di Kalimantan tetap aman dan terkendali melalui sistem logistik yang terintegrasi. Saat ini, pasokan gasoline (Pertalite dan Pertamax) telah ditingkatkan, mencapai total 180 Kilo Liter (KL), guna memenuhi kebutuhan konsumen.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen menjaga pasokan BBM di Sumatera Utara dengan menerapkan strategi distribusi multi moda yang adaptif. Sementara itu, Pertamina Papua Maluku memastikan kelancaran distribusi energi hingga akhir libur Lebaran 2026.

Dengan upaya kolaboratif ini, Pertamina mengharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang bisa memicu panic buying. Ketersediaan energi yang terjaga diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi serta kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.