Edit Template
Today’s Paper - 01/12/2025 6:24 AM

Ayatollah Khamenei Dukung Masoud Pezeshkian Jadi Presiden Iran

Dukungan Khamenei Pada Masoud Pezeshkian: Babak Baru Bagi Iran

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, secara resmi mendukung Masoud Pezeshkian sebagai presiden terpilih pada Minggu, 28 Juli 2024. Pezeshkian, yang merupakan anggota parlemen reformis, berhasil memenangkan pemilihan umum presiden bulan ini dengan janji kebijakan luar negeri yang pragmatis dan hubungan baik dengan Barat.

Pada sebuah upacara resmi yang disiarkan langsung melalui televisi pemerintah, Khamenei menegaskan dukungannya untuk Pezeshkian. Upacara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat negara dan militer Iran, profesor seminari dan universitas, perwakilan serikat pekerja, serta duta besar asing di Teheran.

Pengumuman Resmi Dukungan Khamenei

Upacara Penyerahan Dekrit

Dalam upacara tersebut, sebuah dekrit yang mendukung mandat Pezeshkian sebagai presiden dibacakan oleh kepala kantor pemimpin. Khamenei menyatakan bahwa pemilihan presiden Iran berlangsung dengan “ketenangan” dan bahwa orang yang dipilih oleh rakyat Iran siap mengemban tanggung jawab besar. Pezeshkian akan dilantik pada Selasa, 30 Juli 2024, di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akibat serangan Israel di Gaza dan konflik Israel-Hizbullah di perbatasan Lebanon.

Sikap Anti-Israel Iran

Khamenei kembali menegaskan sikap anti-Israel yang telah lama dianut Iran. “Rezim Zionis (Israel) bukanlah sebuah negara, melainkan geng kriminal, kelompok pembunuh, dan kelompok teroris,” ujar Khamenei dalam pidatonya. Ia juga memuji kelompok Palestina, Hamas, atas perlawanannya terhadap Israel di Gaza.

Pemilu Iran ke-14: Sebuah Kehormatan Bangsa

Latar Belakang Pemilu

Pemilu presiden Iran ke-14 diadakan setelah kematian Presiden Ebrahim Raisi dan Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian dalam kecelakaan helikopter. Khamenei menggambarkan pemungutan suara ini sebagai salah satu kehormatan bangsa Iran.

Hasil Pemilu

Dalam pemilu tersebut, Pezeshkian yang berprofesi sebagai ahli bedah jantung berusia 69 tahun, memperoleh lebih dari 16 juta suara. Ia mengalahkan mantan negosiator nuklir, Saeed Jalili, yang memperoleh lebih dari 13 juta suara, dengan jumlah pemilih hampir 50 persen. Dalam pidato kemenangannya, Pezeshkian menggambarkan kemenangannya sebagai awal dari “babak baru” bagi Iran.

Tantangan dan Harapan Baru

Tantangan di Timur Tengah

Pezeshkian akan memulai masa jabatannya di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Serangan Israel di Gaza dan konflik bersenjata antara Israel dan Hizbullah di perbatasan Lebanon menambah kompleksitas situasi keamanan di kawasan tersebut.

Harapan untuk Masa Depan

Khamenei menyampaikan doa dan harapan untuk kesuksesan Pezeshkian. Dukungan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Iran, terutama dalam hubungan internasional dan stabilitas regional.

Pertanyaan Umum (FAQs)

Apa yang membuat pemilu Iran kali ini berbeda?

Pemilu Iran kali ini diadakan setelah kematian Presiden Ebrahim Raisi dan Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian dalam kecelakaan helikopter, menjadikannya salah satu pemilu yang paling dinantikan dalam sejarah Iran.

Siapa Masoud Pezeshkian?

Masoud Pezeshkian adalah seorang anggota parlemen reformis dan ahli bedah jantung berusia 69 tahun yang berhasil memenangkan pemilihan umum presiden Iran dengan lebih dari 16 juta suara.

Apa kebijakan luar negeri yang dijanjikan oleh Pezeshkian?

Pezeshkian menjanjikan kebijakan luar negeri yang pragmatis dan berusaha untuk menjalin hubungan baik dengan Barat.

Bagaimana sikap Khamenei terhadap Israel?

Khamenei memiliki sikap anti-Israel yang kuat dan menyebut Israel sebagai geng kriminal, kelompok pembunuh, dan kelompok teroris.

Apa yang diharapkan dari masa jabatan Pezeshkian?

Diharapkan Pezeshkian dapat membawa perubahan positif bagi Iran dalam hal hubungan internasional dan stabilitas regional.

Kesimpulan

Dukungan Ayatollah Ali Khamenei terhadap Masoud Pezeshkian menandai awal dari babak baru bagi Iran. Dengan kebijakan luar negeri yang pragmatis dan hubungan baik dengan Barat, Pezeshkian diharapkan dapat mengatasi tantangan yang ada di Timur Tengah dan membawa Iran menuju masa depan yang lebih stabil dan damai.

Sumber: PRESS TV IRAN | REUTERS


Pilihan Editor:

  • Saeed Jalili, Eks Negosiator Nuklir yang Melaju ke Pemilihan Presiden Iran Putaran 2
  • Balas Ancaman Erdogan, Israel Minta Turki Dipecat dari NATO

Ayo Bantu Donasi

Writer & Blogger

AyobantuDonasi.com adalah pusat informasi yang berfokus sepenuhnya pada donasi, panduan, dan semangat berbagi kebaikan.

All Posts

You May Also Like

Latest News

Categories

Tags

Ayo Bantu Donasi melalui situs ayobantudonasi.com adalah pusat informasi yang berfokus sepenuhnya pada donasi, panduan, dan semangat berbagi kebaikan.

Contact Us

Jika Anda memiliki pertanyaan, saran, atau butuh bantuan terkait layanan kami, jangan ragu untuk menghubungi kami.

© 2025 ayobantudonasi.com. All Rights Reserved.