Program Terbaru: 27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran, Ini Hitungannya
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran, Ini Hitungannya
Teheran, Iran, kembali memperluas serangan rudal ke negara-negara tetangganya setelah serangan bersama Amerika Serikat dan Israel akhir pekan lalu. Peristiwa tersebut berdampak pada kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Al Khamenei. Meski begitu, kekhawatiran muncul bahwa serangan bisa menyebar ke luar wilayah sebelumnya, lantaran senjata Iran memiliki kemampuan menjangkau lebih jauh dari zona yang terkena dampak langsung.
Rudal Iran diklaim mampu mencapai jarak hingga 1.240 mil, memungkinkan serangan ke destinasi tambahan yang populer di kalangan warga Inggris. Selain Dubai dan Siprus, Mesir serta Turki masuk dalam daftar negara yang berpotensi menjadi sasaran, seperti yang dilaporkanMirror.
Meskipun kedua negara tersebut belum pernah menjadi korban pemboman, mereka memiliki fasilitas militer Amerika. Contohnya, Pangkalan Udara Incirlik di Adana, Turki, menyimpan sekitar 5.000 personel Angkatan Udara AS.
Dengan data dari Iran Watch dan laporanStars and Stripes, rudal jarak terjauh Iran mencapai sekitar 5.000 kilometer. Namun jarak antara Teheran dan Washington DC mencapai 10.000 kilometer, sehingga rudal menengah Iran masih kurang memadai untuk mencapai daratan utama AS.
Spektrum Senjata Rudal Iran
Iran memiliki beragam jenis rudal, mulai dari SRBM (Short-Range Ballistic Missile) hingga MRBM (Medium-Range Ballistic Missile), serta rudal jelajah dan roket peluncur satelit. Rudal SRBM seperti Shahab-1 dan Shahab-2 hanya bisa menjangkau 300 hingga 500 kilometer. Sementara rudal seperti Qiam-1, Zolfaghar, dan Dezful memiliki jangkauan hingga 1.000 kilometer.
Rudal jarak menengah seperti Shahab-3, Emad, Ghadr, dan Sejjil mampu menjangkau 1.300 hingga 2.000 kilometer. Varian Khorramshahr bahkan disebut bisa mencapai 3.000 kilometer. Meski keterbatasan teknis membuat serangan langsung ke AS sulit, Iran fokus pada target regional seperti pangkalan militer AS di Timur Tengah dan wilayah “Israel”.
Strategi dan Batasan Teknis
Di sisi lain, kekurangan jangkauan rudal Iran menimbulkan pertimbangan risiko. Tanpa rudal antarbenua (ICBM), serangan ke AS hampir mustahil. Namun, kemampuan rudal jarak menengah antara 1.500 hingga 2.500 kilometer sudah cukup untuk menekan wilayah-wilayah penting di kawasan.
Kemampuan solid fuel pada rudal Sejjil memungkinkan peluncuran lebih cepat dibanding rudal berbahan bakar cair. Sementara rudal jelajah seperti Soumar dan Hoveizeh bisa terbang rendah, mengikuti bentuk permukaan bumi, sehingga lebih sulit terdeteksi oleh radar.
Daftar Negara dalam Jangkauan Rudal Iran
- Dubai
- Siprus
- Mesir
- Turki
- Israel
- Libanon
- Suriah
- Irak
- Turkmenistan
- Arab Saudi
- Yaman
- Oman
- Afghanistan
- Tajikistan
- Uzbekistan
- Kirgistan
- Georgia
- Pakistan
- Rusia
- Kazakhstan
- Yordania
- Uni Emirat Arab
- Kuwait
- Bahrain
- Qatar
- Ukraina
