Rencana Khusus: Panglima TNI Beri KPLB Prajurit Berprestasi Internasional, Harumkan Nama Bangsa
Panglima TNI Memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada Prajurit yang Berprestasi di Tingkat Internasional
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Indonesia (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto secara resmi memberikan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada Pratu Nawawi M.M. Latifullah. Penghargaan ini diberikan berdasarkan pencapaian luar biasa yang diraih oleh prajurit tersebut dalam kontes internasional. Acara penganugerahan KPLB berlangsung di Aula Gatot Soebroto, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (26/3). Kegiatan ini menandai apresiasi terhadap kontribusi nyata Prajurit TNI dalam membanggakan institusi dan nama bangsa.
Prestasi Membawa Nama Baik Bangsa di Arena Global
Pratu Nawawi M.M. Latifullah berhasil meraih juara pertama dalam kategori hafalan Al-Qur’an 30 juz pada Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional, yang diadakan di Misurata, Libya. Capaian ini menunjukkan kemampuan prajurit TNI tidak hanya dalam bidang pertahanan, tetapi juga dalam aspek spiritual. Prestasi Pratu Nawawi dianggap sebagai bukti kuat bahwa TNI mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, baik dalam tugas operasional maupun pengembangan diri.
“Pencapaian ini membuktikan bahwa prajurit TNI mampu berprestasi di berbagai bidang, termasuk pengembangan nilai-nilai keagamaan,” kata Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI.
Kolonel Agung Saptoadi menekankan bahwa penghargaan ini tidak hanya menaikkan citra TNI secara internasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi keseluruhan masyarakat Indonesia. Menurutnya, keberhasilan Pratu Nawawi menegaskan komitmen TNI dalam menciptakan prajurit yang profesional, adaptif, serta memiliki karakter kuat. Dengan kemampuan multidimensi seperti ini, TNI mampu menginspirasi generasi muda untuk terus berusaha mencapai hal terbaik.
Kegiatan yang Meningkatkan Kredibilitas Nama Bangsa
Pemberian KPLB kepada Pratu Nawawi M.M. Latifullah menjadi contoh nyata bagaimana TNI menghargai dedikasi dan keberanian prajuritnya. Kegiatan tersebut juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara tugas militer dan pengembangan pribadi. Prajurit yang menerima penghargaan ini terbukti mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung global.
Di sisi lain, Pratu Nawawi menamatkan pendidikan di Akademi Militer (Akmil) angkatan 1988 dari korps infanteri. Saat ini, ia menjabat sebagai Letjen (Hor) atau jenderal bintang tiga. Kenaikan pangkatnya dilakukan di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW)-992 sebelum mengikuti parade kapal perang di Teluk Jakarta, Kamis (2/10). Selain Pratu Nawawi, ada purnawirawan Letnan Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Chairawan Kadarsyah Kadirussalam Nu yang juga menerima penghargaan serupa.
