Ayo Bantu Donasi
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Menhan pastikan pembangunan alutsista di PT. PAL berjalan maksimal

Published 28/10/2026 · Updated 28/10/2026 · By Rachmat Razi - ayobantudonasi.com

Foto : Rachmat Razi - ayobantudonasi.com

Menhan Pastikan Pembangunan Alutsista di PT PAL Berjalan Maksimal

Ayobantudonasi.com – Menhan pastikan pembangunan alutsista di PT PAL berjalan maksimal melalui kunjungan langsung ke fasilitas PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau sejumlah proyek strategis yang berkaitan dengan penguatan kemampuan alat utama sistem senjata atau alutsista TNI Angkatan Laut.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kesiapan industri pertahanan dalam negeri. PT PAL Indonesia memegang peran penting dalam pembangunan, pemeliharaan, serta peningkatan kemampuan berbagai platform pertahanan maritim yang dibutuhkan TNI AL.

Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali, saat dikonfirmasi di Jakarta, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah proyek yang dipantau dalam kunjungan Menteri Pertahanan tersebut. Proyek-proyek itu mencerminkan kebutuhan penguatan pertahanan laut sekaligus pengembangan kemampuan industri nasional di bidang kemaritiman.

Proyek Kapal yang Dipantau di PT PAL

Menurut Muhammad Ali, salah satu proyek yang dilihat adalah pembangunan Kapal Fregat Merah Putih. Selain itu, Menteri Pertahanan juga meninjau pembangunan kapal selam Scorpene, kapal selam tanpa awak atau KSOT, serta kapal USV atau Unmanned Surface Vehicle. Sejumlah kegiatan pembangunan kapal lainnya juga menjadi bagian dari perhatian dalam kunjungan tersebut.

"Ada beberapa yang dilihat seperti pembangunan kapal Fregat Merah Putih, kemudian kapal selam Scorpene, kemudian ada lagi kapal selam tanpa awak atau KSOT, ada lagi pembangunan kapal USV dan lain-lain," kata Muhammad Ali.

Pemantauan pembangunan alutsista ini penting untuk memastikan setiap proyek dapat berjalan sesuai kesiapan industri dan kebutuhan operasional TNI AL. Kapal perang, kapal selam, serta wahana tanpa awak memiliki fungsi berbeda dalam mendukung kemampuan pertahanan laut Indonesia.

Menhan pastikan pembangunan alutsista di PT PAL juga menunjukkan perhatian terhadap penguasaan teknologi pertahanan nasional. Pembangunan kapal dan sistem maritim di dalam negeri diharapkan dapat memperkuat kapasitas industri pertahanan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan alutsista secara berkelanjutan.

Dorongan bagi Industri Pertahanan Dalam Negeri

Tidak hanya mengunjungi PT PAL Indonesia, Sjafrie juga mendatangi PT DI dan sejumlah industri pertahanan dalam negeri lainnya. Langkah tersebut disambut positif oleh Kepala Staf TNI AL karena dinilai dapat mendorong kinerja industri pertahanan nasional dalam mendukung modernisasi alutsista TNI.

Perhatian dari pemerintah dinilai penting bagi industri pertahanan yang sedang menangani berbagai proyek dengan tingkat kompleksitas tinggi. Keterlibatan industri dalam negeri bukan hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga kesiapan perawatan, peningkatan teknologi, dan dukungan jangka panjang terhadap armada TNI.

Dalam konteks tersebut, Menhan pastikan pembangunan alutsista di PT PAL berjalan maksimal menjadi sinyal bahwa proyek pertahanan maritim mendapat pemantauan serius. Hal ini juga relevan bagi upaya penguatan kemampuan nasional dalam membangun dan mengembangkan teknologi pertahanan laut.

Harapan untuk Retrofit KRI Sriwijaya-100

Muhammad Ali turut berharap kunjungan Menteri Pertahanan dapat memperkuat komitmen PT PAL dalam menyiapkan retrofit atau peningkatan teknologi KRI Sriwijaya-100. Kapal tersebut diharapkan dapat memperoleh pembaruan sesuai kebutuhan dan kesiapan dari pihak PT PAL.

"Sekarang kegiatannya cukup padat PT PAL. Makanya kita menunggu kesiapan PT PAL untuk me-retrofit KRI Sriwijaya ini," jelas Muhammad Ali.

Retrofit merupakan bagian penting dalam menjaga kemampuan kapal yang telah beroperasi. Peningkatan teknologi dapat membantu memastikan platform yang ada tetap relevan terhadap kebutuhan tugas dan perkembangan sistem pertahanan maritim.

FAQ Pembangunan Alutsista di PT PAL

Apa saja proyek yang dipantau Menteri Pertahanan di PT PAL?

Proyek yang disebutkan meliputi pembangunan Kapal Fregat Merah Putih, kapal selam Scorpene, kapal selam tanpa awak atau KSOT, dan kapal USV atau Unmanned Surface Vehicle, serta proyek pembangunan kapal lainnya.

Mengapa kunjungan Menhan ke PT PAL penting?

Kunjungan tersebut menunjukkan perhatian terhadap kelancaran proyek alutsista dan penguatan industri pertahanan dalam negeri, khususnya untuk mendukung modernisasi kemampuan TNI AL.

Apa yang dimaksud retrofit KRI Sriwijaya-100?

Retrofit adalah peningkatan atau pembaruan teknologi pada kapal. TNI AL menunggu kesiapan PT PAL untuk melaksanakan retrofit KRI Sriwijaya-100.

Related Reading