Yang Dibahas: Tak hanya Darat, Mudik Gratis Sumut 2026 Jangkau Nias hingga Batam

Tak hanya Darat, Mudik Gratis Sumut 2026 Jangkau Nias hingga Batam

Kembali tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Sumut) menghadirkan program Mudik Gratis yang dirancang untuk memudahkan masyarakat pulang kampung menjelang Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026. Tahun ini, total kursi yang tersedia meningkat menjadi 5.500, termasuk rute via darat, kereta api, dan laut ke Batam serta ke Kepulauan Nias.

Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut Rochani Litiloly mengatakan, program ini bertujuan memberikan kemudahan bagi warga untuk kembali ke kampung halaman dengan aman dan tanpa biaya. “Pendaftaran sudah dibuka secara daring melalui laman resmi hingga 10 Maret mendatang, namun akan ditutup lebih awal jika kuota terpenuhi,” tambahnya, Sabtu (7/3).

Untuk transportasi darat, tersedia 3.120 kursi yang melayani rute Sibuhuan, Padangsidimpuan, hingga Barus. Sementara itu, moda kereta api menyediakan 1.300 tempat duduk untuk destinasi Rantau Prapat dan Tanjungbalai. Di sisi lain, rute laut Sibolga–Gunungsitoli disiapkan bagi pemudik yang ingin ke Kepulauan Nias. Pemudik darat diharapkan tiba di Sibolga pada malam hari agar bisa langsung berangkat dengan kapal pukul 22.00 WIB. “Selain itu, ada juga rute laut Belawan–Batam untuk 400 penumpang,” imbuh Rochani.

Hingga saat ini, telah terverifikasi 4.500 peserta yang mendaftar. Rochani menegaskan bahwa ada aturan ketat dalam pengambilan tiket. Setelah mendaftar online, calon pemudik harus mengambil tiket fisik secara offline dalam waktu dua hari. Jika melewati tenggat waktu, data akan otomatis dibatalkan dan kuota dialihkan kepada orang lain yang menunggu.

Dalam upaya memastikan keselamatan, Dishub Sumut bekerja sama dengan polisi melakukan ramp check kendaraan dan tes urine bagi sopir. Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sumut Riris Sijabat menyampaikan, jalur mudik mengalami sedikit penyesuaian. “Untuk rute Sibolga, bus gratis akan melewati Simpang Rampa – Poriaha karena jalur Batu Lobang sedang diperbaiki,” jelasnya.

Penyesuaian ini dilakukan untuk mengurangi risiko kemacetan dan longsor selama arus mudik Lebaran 2026, sehingga 5.500 pemudik dapat sampai ke rumah dengan selamat dan nyaman.