Momen Bersejarah: Trafik Mudik Lebaran 2025 di Bandara Ngurah Rai hanya Tumbuh 4 Persen selama 10 Hari
Trafik Mudik Lebaran 2025 di Bandara Ngurah Rai Tumbuh 4 Persen dalam 10 Hari
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat pelayanan hingga 595 ribu pergerakan penumpang selama 10 hari operasional Posko Angkutan Lebaran 2026 /1447 H. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 4% dibandingkan dengan catatan periode sama di tahun sebelumnya. Sebagai pengelola bandara, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) juga mencatat adanya peningkatan jumlah pergerakan pesawat udara, yaitu 3.623 kali dalam rentang 13 hingga 22 Maret 2026, atau tumbuh 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Di tengah pertumbuhan trafik selama periode angkutan Lebaran ini, kami berkomitmen untuk menyediakan layanan optimal kepada seluruh pengguna jasa. Operasional penerbangan, kebandarudaraan, dan pelayanan kepada penumpang berjalan lancar, aman, serta efisien,” ujar Nugroho Jati, General Manager Bandara Ngurah Rai.
Puncak arus penumpang tercatat pada Rabu (18/3) dengan total 71.442 pergerakan. Proyeksi puncak arus balik diharapkan terjadi pada Sabtu (28/3), dengan diperkirakan 73 ribu penumpang yang bergerak. Bandara juga mencatat rute paling sibuk selama 10 hari tersebut, termasuk tiga rute domestik utama: Tangerang (CGK), Surabaya (SUB), dan Lombok Praya (LOP). Sementara itu, rute internasional terbesar adalah Singapura (SIN), Kuala Lumpur (KUL), dan Perth (PER).
Sebagai tambahan, hingga 22 Maret, total 104 penerbangan tambahan (extra flights) telah disetujui dari 144 permohonan yang diajukan. Rute dengan peningkatan paling signifikan adalah Denpasar (DPS) – Tangerang (CGK), Denpasar (DPS) – Surabaya (SUB), dan Denpasar (DPS) – Semarang (SRG).
Manajemen InJourney Airports juga menyajikan berbagai kegiatan dan event tema untuk memeriahkan suasana sebelum Lebaran 2026. Pada Sabtu (14/3) lalu, penumpang yang baru tiba di Bali menerima kejutan berupa hampers yang diberikan bersama bagasi. Kejutan ini mendapat respons positif. Pada Jumat (20/3), bandara menghadirkan event tema seperti tarian tradisi Timur Tengah di terminal domestik dan internasional.
“Selain memastikan kelancaran operasional, kami juga berupaya memberikan pengalaman unik kepada pengguna jasa. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menyajikan layanan yang memuaskan dan suasana yang lebih hidup jelang Hari Raya Idulfitri,” pungkas Nugroho Jati.
