Video: Hujan Deras-Sampah Bikin Parah Banjir Jabodetabek – Solusinya?

Video: Banjir Jabodetabek Semakin Parah, Apa Solusinya?

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pekerjaan Umum, sedang fokus pada peningkatan pengendalian banjir di Jabodetabek. Salah satu langkah utama adalah pembangunan embankmen Sungai Ciliwung yang diperkirakan selesai total sebanyak 33,69 kilometer. Hingga saat ini, hanya 17,14 kilometer yang telah rampung, sehingga masih ada 16 kilometer lagi yang harus segera dikerjakan.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane Kementerian PU, David Marpaung, menyebut bahwa keberhasilan pembangunan embankmen sangat penting untuk mengatasi ancaman banjir. Hal ini karena ketika debit air meningkat dan melebihi kemampuan sungai menampung, risiko genangan serta banjir menjadi lebih besar.

Dari 33,69 KM tanggul yang akan dibangun, baru diselesaikan 17,14 KM. Sisanya masih 16 KM yang harus dikerjakan segera.

Di samping itu, BBWS Ciliwung-Cisadane juga menerapkan berbagai upaya mitigasi, seperti operasional sodetan Ciliwung dan pembangunan infrastruktur tambahan. Tujuannya adalah untuk mempercepat aliran air dan mengurangi durasi banjir.

Sedimentasi dan tumpukan sampah di sepanjang alur Sungai Ciliwung diketahui menjadi faktor yang memperburuk situasi. Garbage yang menumpuk serta endapan alami menyebabkan penyempitan sungai, sehingga memperparah masalah banjir yang sudah terjadi bertahun-tahun.

Untuk mengetahui solusi lebih jauh, simak wawancara Dina Gurning dengan David Marpaung dalam Focus On Infra, CNBC Indonesia. Pada Rabu, 25 Februari 2026, program tersebut menjelaskan langkah pemerintah menghadapi krisis banjir Jabodetabek.