Barcelona adukan wasit laga versus Atletico ke UEFA
Barcelona Mengajukan Keluhan ke UEFA atas Keputusan Wasit dalam Laga Versus Atletico
Jakarta – Barcelona secara resmi mengirimkan keluhan terhadap wasit leg pertama babak perempat final Liga Champions 2025/2026, Istvan Kovacs, kepada UEFA. Laporan ini dilakukan beberapa jam setelah pertandingan melawan Atletico Madrid di Camp Nou, Barcelona, selesai pada Kamis (9/4) dini hari WIB. Tim tersebut menilai tindakan Kovacs dalam pertandingan tersebut tidak sesuai dengan standar aturan yang berlaku, sehingga memengaruhi alur pertandingan.
Insiden di Menit ke-54 Jadi Fokus Keluhan
Barcelona memperhatikan momen kritis pada menit ke-54. Saat itu, bek Atletico Madrid, Marc Pubill, dianggap menyentuh bola yang dioper oleh penjaga gawang timnya, Juan Musso, dengan tangan dalam kotak penalti. Meski para pemain Barcelona mengajukan protes, Kovacs tetap melanjutkan pertandingan tanpa memberi penalti. Menurut Barcelona, sesuai aturan, tindakan tersebut seharusnya menjadi keputusan yang memberi keuntungan kepada mereka.
“Keputusan wasit yang tidak masuk akal berdampak buruk pada tim dan menciptakan standar ganda yang membuat pertandingan tidak berjalan dengan setara,” sebut Barcelona.
Dalam laporan mereka, Barcelona juga menyoroti keputusan Kovacs yang dianggap keliru, terutama terkait penggunaan VAR. Mereka menekankan bahwa insiden Pubill-Musso menjadi dasar utama keluhan mereka, karena dianggap mengabaikan pelanggaran yang jelas.
Kartu Merah kepada Pau Cubarsi Dinilai Tidak Tepat
Selain insiden Pubill dan Musso, Barcelona juga mengkritik pemberian kartu merah kepada bek mereka, Pau Cubarsi, pada menit ke-44. Meski proses ini sudah melalui mekanisme VAR, tim tersebut merasa keputusan itu tidak adil. Mereka meminta UEFA untuk menyelidiki kejadian tersebut, termasuk komunikasi wasit selama pertandingan.
Pertandingan leg pertama antara Barcelona dan Atletico Madrid berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Atletico. Sejumlah pihak, terutama pendukung Barcelona, menganggap wasit mengambil keputusan yang tidak tepat dalam laga tersebut.
