Yang Terjadi Saat: Tertangkapnya Preman Penganiaya Pemilik Hajatan di Purwakarta
Tertangkapnya Preman Penganiaya Pemilik Hajatan di Purwakarta
Peristiwa Tragis di Pesta Pernikahan
Suasana pesta pernikahan yang seharusnya penuh sukacita di Purwakarta, Jawa Barat, berubah menjadi tragis setelah pemilik acara, Dadang (58), mengalami kematian akibat penganiayaan. Kecelakaan ini terjadi ketika pelaku preman, yang sebelumnya meminta uang Rp 500 ribu untuk membeli minuman keras, emosi meluap dan mengejar korban hingga ke luar tenda hajatan.
“Peristiwa terjadi saat berlangsung hiburan organ tunggal dalam rangka pesta pernikahan anak korban. Sejumlah pemuda yang hadir mengkonsumsi minuman keras hingga memicu keributan,” kata Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.
Kasus Dibuka Setelah Pemukulan Bersama-Sama
Penganiayaan terjadi setelah korban menolak permintaan uang dari pelaku. Sementara itu, polisi sedang memperdalam fakta terkait aksi pemukulan bersama-sama yang diduga melibatkan beberapa orang. “Hasil fakta penyidikan dan olah TKP, sementara yang kami dapatkan itu peristiwa penganiayaan. Kalau pengeroyokan berarti dilakukan bersama-sama,” ujar Kasat Reskrim AKP Uyun Saepul Uyun.
Pelaku Utama Ditemukan dan Ditangkap
Yogi Iskandar (36), disebut sebagai pelaku utama kekerasan, berhasil ditangkap setelah melarikan diri usai aksi. Polisi menjelaskan bahwa korban dipukul dengan benda keras, yakni belah bambu, hingga tidak sadarkan diri. “Dari TKP kita menemukan sebuah belah bambu ya, bambu yang dipukulkan ke sekitar kepala korban,” kata Kasi Humas AKP Enjang Sukandi.
“Pelaku memukul bagian kepala belakang dan punggung korban menggunakan bambu, yang mengakibatkan korban terjatuh dan tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.
Penyidikan berlangsung berdasarkan bukti di lokasi kejadian dan keterangan saksi. Meski fakta hukum telah mengarah pada satu orang pelaku, investigasi masih melibatkan pihak lain yang kemungkinan terkait dalam kasus ini. Kini, Yogi Iskandar menjadi fokus utama pihak kepolisian dalam upaya menyelesaikan kasus yang mengguncang masyarakat setempat.
