Sidak Tengah Malam di Lapas Pemuda Tangerang – Polisi Sita Sabu hingga Ekstasi

Sidak Tengah Malam di Lapas Pemuda Tangerang, Polisi Sita Sabu hingga Ekstasi

Dalam operasi sidak yang dilakukan di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, dua tahanan lapas ditangkap karena terlibat dalam peredaran narkoba. Keduanya berinisial JI (25) dan MFI (22). Penangkapan terjadi pada Jumat (27/2) malam, sekitar pukul 23.00 WIB, setelah petugas kepolisian menerima laporan dari pihak Lapas mengenai adanya barang haram di salah satu kamar tahanan.

Dari hasil pencarian di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti. JI memiliki 18,44 gram sabu, 26,56 gram bibit tembakau sintetis, serta 96 butir pil ekstasi. Sementara MFI menyimpan 11,49 gram tembakau sintetis. Barang-barang tersebut menjadi bukti penyalahgunaan narkoba dalam lingkungan lapas.

“Telah dilaksanakan sidak dan pemeriksaan di Lapas Pemuda Tangerang oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Direktorat Pengamanan Intelijen. Kegiatan dilaksanakan sebagai wujud keseriusan membersihkan lapas dari potensi penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” kata Rika Aprianti, Kepala Subdirektorat Kerja Sama Pemasyarakatan Ditjenpas, Selasa (3/3).

Rika menambahkan, semua barang terlarang yang ditemukan telah diserahkan ke kepolisian untuk diusut lebih lanjut. “Dalam sidak dan pemeriksaan, barang-barang terlarang berhasil ditemukan. Selanjutnya, barang tersebut dilaporkan dan dilimpahkan ke pihak kepolisian untuk proses penyidikan dan penyelidikan,” ujarnya.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menegaskan komitmen untuk menegakkan kebijakan Zero Narkoba. “Siapa pun yang terbukti terlibat dalam jaringan narkotika di lingkungan lapas akan mendapat sanksi atau tindakan tegas sesuai aturan perundang-undangan,” tegas Rika. Kepolisian dan pemasyarakatan akan terus bekerja sama dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Kedua tersangka serta barang bukti kini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk memperjelas asal-usul narkoba yang masuk ke dalam kamar tahanan. Operasi ini menunjukkan upaya terus-menerus dalam menekan adanya narkoba di lingkungan penjara.