Edit Template
Today’s Paper - 01/12/2025 6:45 AM

3 Keutamaan Bagi Orang yang Mengurus Anak Yatim dengan Baik

Anak yatim sangat istimewa dan dimuliakan dalam Islam. Allah SWT memerintahkan umat Muslim untuk mengasihi dan memelihara mereka. Ada tiga keutamaan besar bagi mereka yang baik dalam menyantuni anak yatim.

Keutamaan Bagi Orang yang Mengurus Anak Yatim dengan Baik

  • Dekat dengan Rasulullah di surga, sedekat jari telunjuk dengan jari tengah.
  • Dijamin masuk surga.
  • Mendapat predikat abror (saleh atau taat kepada Allah).

Pengertian Anak Yatim

Dalam Islam, anak yatim adalah anak yang kehilangan ayahnya sebelum baligh. Jika yang meninggal adalah ibu, maka anak itu disebut piatu. Al-Quran menyebut kata yatim sebanyak 23 kali, menunjukkan pentingnya anak yatim dalam Islam.

Definisi Anak Yatim dalam Islam

Menurut Islam, anak yatim adalah anak yang kehilangan ayah sebelum dewasa. Al-Quran sangat memperhatikan anak yatim dan meminta umat muslim untuk merawat mereka dengan baik.

Kedudukan Anak Yatim dalam Al-Quran

Al-Quran sering menyebut anak yatim, menunjukkan mereka berada di posisi mulia. Beberapa ayat tentang anak yatim dalam Al-Quran adalah:

  • “Dan terhadap anak yatim, maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.” (QS. Ad-Dhuha: 9)
  • “Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah: ‘Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik.'” (QS. Al-Baqarah: 220)
  • “Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).” (QS. An-Nisa: 10)

Ayat-ayat ini menunjukkan anak yatim berada di posisi istimewa. Mereka harus diperlakukan dengan baik dan diberikan perhatian khusus.

Keutamaan Dekat dengan Rasulullah di Surga

Bagi mereka yang dengan tulus menyantuni dan mengurus anak yatim, Allah SWT telah menjanjikan sebuah penghargaan yang mulia: kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga nanti. Rasulullah bersabda:

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” kemudian beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau serta agak merenggangkan keduanya.

Hadits ini menunjukkan betapa mulianya orang yang menyantuni anak yatim, hingga akan memperoleh kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga kelak. Orang yang dekat dengan Rasulullah di surga bagaikan jari telunjuk dan jari tengah – sangat dekat dan erat.

Menyantuni anak yatim dengan baik adalah salah satu amalan yang sangat disukai Allah SWT, karena dekat dengan Rasulullah di surga merupakan anugerah yang tak terhingga. Setiap muslim yang ingin meraih kehidupan yang bahagia di akhirat, hendaknya memperhatikan dan menyayangi anak-anak yatim.

Dijamin Masuk Surga

Menyantuni anak yatim bisa membuat kita dekat dengan Rasulullah di surga. Rasulullah SAW mengatakan, “Orang yang memelihara anak yatim dan memberi makan serta minum, pasti masuk surga. Kecuali dia melakukan dosa tak terampuni.” (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas). Ini menunjukkan pentingnya menyantuni anak yatim dengan tulus dan ikhlas untuk masuk surga.

Hadits Tentang Menyantuni Anak Yatim

Rasulullah SAW juga berbicara tentang menyantuni anak yatim. Beliau mengatakan, “Saya dan orang yang memelihara anak yatim akan berada di surga seperti ini,” sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya. (HR. Bukhari). Ini menegaskan bahwa jaminan masuk surga ada bagi mereka yang menyantuni anak yatim dengan serius.

“Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan masukkan ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas)

3 keutamaan bagi orang yang mengurus anak yatim dengan baik

Menyantuni anak yatim itu sangat baik dalam Islam. Ada tiga keutamaan besar untuk mereka yang melakukannya dengan ikhlas. Mereka akan mendapatkan banyak pahala dari Allah.

  1. Dekat dengan Rasulullah di Surga
    Orang yang menyantuni anak yatim akan berada di dekat Rasulullah di surga. Mereka hanya sejauh jari telunjuk dari jari tengah. Ini memberikan mereka kehormatan tinggi.
  2. Dijamin Masuk Surga
    Mereka juga pasti masuk surga, kecuali jika ada dosa besar. Ini menunjukkan betapa mulianya pahala mereka.
  3. Mendapat Predikat Abror (Saleh atau Taat Kepada Allah)
    Orang yang baik dalam menyantuni anak yatim akan diberi predikat abror. Ini berarti mereka saleh atau taat kepada Allah. Ini adalah pencapaian besar.

Pahala menyantuni anak yatim sangat besar di mata Allah. Kita harus berusaha menyantuni anak-anak yatim dengan tulus dan ikhlas.

“Aku dan orang yang mengurus anak yatim akan berdampingan di surga seperti ini (Rasul menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya).” (HR. Bukhari)

Mendapat Predikat Abror (Saleh atau Taat Kepada Allah)

Menyantuni anak yatim dengan baik memberikan jaminan masuk surga dan pertolongan dari Allah SWT. Orang yang melakukan ini akan diberi predikat abror. Abror adalah orang-orang yang saleh atau taat kepada Allah.

Menurut firman Allah dalam Surat Al-Insan ayat 5-6, ciri orang abror adalah:

  • Memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin
  • Memberikan makanan kepada anak yatim
  • Memberikan makanan kepada orang yang ditawan

Menyantuni anak yatim dengan baik adalah ciri orang abror atau orang saleh. Mereka adalah teladan dalam ketaatan kepada Allah SWT.

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 8)

Kita sebagai umat Islam harus selalu menyantuni anak yatim dan berbuat baik padanya. Dengan cara ini, kita akan mendapat predikat abror dan keridaan dari Allah SWT.

Memperoleh Pertolongan dari Allah SWT

Orang yang tulus menyantuni anak yatim akan mendapat keutamaan luar biasa. Mereka juga akan mendapat pertolongan dari Allah SWT. Rasulullah SAW berucap dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dan Ashhabus Sunan dari Abu Hurairah:

“Barangsiapa yang menghilangkan kesusahan orang mukmin di dunia maka Allah akan menghilangkan kesusahannya di dunia dan akhirat. Barangsiapa yang meringankan kesulitan orang mukmin di dunia maka Allah akan meringankan kesulitannya di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib orang muslim maka Allah akan menutupi aibnya di akhirat. Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.”

Hadits Tentang Pertolongan kepada Anak Yatim

Rasulullah SAW juga menegaskan keutamaan pertolongan kepada anak yatim. Beliau bersabda:

“Aku dan orang yang mengasuh anak yatim akan berdampingan di surga seperti ini,” sambil merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya. (HR. Bukhari)

Orang yang tulus menyantuni anak yatim akan mendapat pertolongan dan penjagaan dari Allah SWT. Ini berlaku baik di dunia maupun di akhirat. Suatu janji yang berharga dan memotivasi kita untuk berbuat lebih baik.

pertolongan Allah

Terhindar dari Siksa Akhirat

Sebagai seorang muslim, kita sangat ingin terhindar dari siksa akhirat. Cara terbaik untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menyantuni anak yatim. Rasulullah SAW bersabda:

“Demi Yang Mengutusku dengan haq, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, serta menyayangi keyatiman serta kelemahannya.” (HR Thabrani dari Abu Hurairah)

Hadits ini menunjukkan bahwa orang yang baik dan kasih sayang kepada anak yatim, tidak akan disiksa di hari kiamat. Jadi, terhindar dari siksa akhirat adalah keutamaan bagi yang baik kepada anak yatim.

Rasulullah SAW juga bersabda:

Terhindar dari siksa akhirat merupakan salah satu manfaat bagi orang yang memelihara dan menyantuni anak yatim.” (HR. Muslim)

Kita bisa simpulkan bahwa terhindar dari siksa akhirat adalah hadits yang dijanjikan bagi yang baik kepada anak yatim.

Menjadi Teman Rasulullah di Surga

Menyantuni anak yatim memberikan kesempatan istimewa. Kita bisa jadi teman Rasulullah SAW di surga. Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan orang yang mengasuh anak yatim akan berada di surga begini,” beliau lalu mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah serta merenggangkannya sedikit.

Bayangkan, kita yang selama di dunia telah berupaya untuk menyantuni dan mengasihi anak-anak yatim, akan dimuliakan dengan kesempatan untuk berdampingan dengan Rasulullah SAW di surga. Betapa membahagiakan dan membanggakannya! Tentu hal ini menjadi motivasi bagi kita untuk senantiasa berbuat baik kepada anak yatim, agar kelak dapat menikmati kemuliaan tersebut.

Oleh karena itu, marilah kita tingkatkan kepedulian kita terhadap anak-anak yatim di sekitar kita. Dengan menyantuni mereka, kita tidak hanya meraih ridha Allah SWT, tetapi juga kesempatan untuk berada di dekat Rasulullah SAW di surga. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan kemudahan bagi kita untuk selalu berbuat baik kepada anak-anak yatim.

FAQ

Apa definisi anak yatim dalam Islam?

Dalam Islam, anak yatim adalah anak yang ditinggal meninggal ayahnya saat masih kecil. Jika yang meninggal adalah ibu, maka anak tersebut disebut piatu.

Bagaimana kedudukan anak yatim dalam Al-Quran?

Al-Quran menyebut kata “yatim” sebanyak 23 kali. Ini menunjukkan bahwa anak yatim sangat istimewa dalam Islam.

Apa keutamaan bagi orang yang menyantuni anak yatim dengan baik?

Orang yang baik dalam menyantuni anak yatim mendapat tiga keutamaan besar. Mereka dekat dengan Rasulullah di surga, dijamin masuk surga, dan mendapat predikat abror.

Bagaimana hadits tentang kedekatan dengan Rasulullah bagi orang yang menyantuni anak yatim?

Rasulullah SAW mengatakan, “Aku dan orang yang mengasuh anak yatim akan berada di surga.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan tengah, lalu merenggangkannya.

Bagaimana jaminan masuk surga bagi orang yang menyantuni anak yatim?

Rasulullah SAW mengatakan, “Orang yang memelihara anak yatim dan memberi makan serta minum, pasti masuk surga.” (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas).

Apa saja tiga keutamaan besar bagi orang yang menyantuni anak yatim dengan baik?

Tiga keutamaan besar adalah: dekat dengan Rasulullah, dijamin masuk surga, dan mendapat predikat abror.

Apa itu predikat abror dan bagaimana kaitannya dengan menyantuni anak yatim?

Predikat abror berarti saleh atau taat kepada Allah. Ini sesuai dengan Surat Al-Insan, yang menjelaskan ciri-ciri orang abror, termasuk memberi makan orang miskin.

Bagaimana hadits tentang pertolongan Allah bagi orang yang menyantuni anak yatim?

Rasulullah SAW mengatakan, “Barangsiapa yang menghilangkan kesusahan orang mukmin, Allah akan menghilangkan kesusahannya.” Ini berlaku untuk kesulitan di dunia dan akhirat.

Bagaimana hadits tentang terhindar dari siksa akhirat bagi orang yang menyantuni anak yatim?

Rasulullah SAW mengatakan, “Allah tidak akan menyiksa orang yang menyayangi anak yatim di hari kiamat.” (HR Thabrani dari Abu Hurairah).

Link Sumber

Ayo Bantu Donasi

Writer & Blogger

AyobantuDonasi.com adalah pusat informasi yang berfokus sepenuhnya pada donasi, panduan, dan semangat berbagi kebaikan.

All Posts

You May Also Like

Latest News

Categories

Tags

Ayo Bantu Donasi melalui situs ayobantudonasi.com adalah pusat informasi yang berfokus sepenuhnya pada donasi, panduan, dan semangat berbagi kebaikan.

Contact Us

Jika Anda memiliki pertanyaan, saran, atau butuh bantuan terkait layanan kami, jangan ragu untuk menghubungi kami.

© 2025 ayobantudonasi.com. All Rights Reserved.