Hujan deras – bangunan SDN di Kabupaten Magetan yang sudah tua roboh

Hujan deras, bangunan SDN di Kabupaten Magetan yang sudah tua roboh

Kabupaten Magetan mengalami kejadian aneh pada Minggu (12/4) malam, di mana bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Bendo di Desa Bendo, Kecamatan Bendo, runtuh karena kondisi struktur yang sudah rapuh. Peristiwa ini terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah desa tersebut sejak sore hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, Eka Radityo, dalam pernyataannya di Magetan, Senin, menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, material bangunan yang jatuh mengenai satu truk milik Iskandar (55), warga setempat, yang sedang terparkir di samping sekolah. “Kendaraan tersebut mengalami kerusakan sedang di beberapa bagian,” tambahnya.

“Truk tersebut mengalami kerusakan kategori sedang di beberapa bagian badan kendaraan, karena tertimpa reruntuhan bangunan,” ujarnya.

Pasca menerima laporan dari warga, BPBD segera mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops-PB ke lokasi untuk melakukan evaluasi awal. “Kami berkoordinasi langsung dengan pihak sekolah, masyarakat, serta Disdikpora Magetan guna menentukan langkah selanjutnya,” kata Eka Radityo.

Kerja bakti untuk membersihkan material bangunan yang roboh dilakukan pada Senin (13/4) pagi, mulai pukul 08.00 WIB, dengan melibatkan BPBD, guru, dan warga sekitar. Petugas bersama-sama menyisihkan reruntuhan yang menghalangi akses. Sebagai upaya menghindari risiko, area lokasi ditutup dengan penghalang dan dijaga ketat.

Statistik bencana di wilayah Magetan

Menurut data BPBD, hingga Maret 2026, sebanyak 84 insiden bencana terjadi di Magetan. Dari jumlah tersebut, 37 kejadian berupa cuaca ekstrem angin kencang, 18 insiden longsor, 22 kasus banjir luapan, serta 1 kejadian pencarian dan pertolongan. Selain itu, ada 3 kejadian evakuasi hewan dan 3 kejadian tumpahan solar di jalan raya.