BPOM siap koordinasi guna usut kasus vape etomidate selebgram Jule
BPOM Siap Dukung Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Vape Berisi Etomidate
Ayobantudonasi.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan dalam penanganan perkara dugaan penyalahgunaan cairan rokok elektronik yang mengandung etomidate dan melibatkan selebgram Julia Prastini, yang dikenal sebagai Jule. Dukungan itu dapat mencakup pengujian zat serta keterangan ahli apabila dibutuhkan dalam proses penyidikan.
Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa unsur penyalahgunaan dalam perkara tersebut berada dalam kewenangan penegak hukum. Kepolisian juga menjalankan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam penanganan kasus terkait narkotika.
“Untuk penyalahgunaan, sudah tepat ditangani oleh kepolisian yang juga berkoordinasi dengan BNN,” kata Kepala BPOM Taruna Ikrar di Jakarta, Minggu.
BPOM selama ini bekerja bersama BNN, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Kepolisian untuk mencegah dan menindak peredaran maupun penyalahgunaan narkotika melalui rokok elektronik, termasuk vape. Perhatian terhadap produk tersebut meningkat ketika cairan vape diduga dicampur dengan zat psikotropik atau narkotika, seperti etomidate.
Pengembangan Perkara Berawal dari Dua Tersangka
Kasus ini berkembang setelah Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengungkap jaringan peredaran vape ilegal. Dalam rangkaian penyelidikan tersebut, aparat lebih dulu mengamankan dua perempuan berinisial RR dan RN yang diduga berperan sebagai bandar.
Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma Tandayu menyampaikan bahwa penyidik melakukan pembuntutan sebelum melakukan penangkapan terhadap keduanya. Dari proses awal itu, polisi menemukan cartridge vape yang disebut mengandung etomidate.
“Awalnya kita melakukan pembuntutan dari Polresta Bandara Soetta. Kita awalnya menangkap dua orang wanita berinisial RR dan RN sebagai bandar,” kata Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma Tandayu di Tangerang, Sabtu.
Penangkapan pertama dilakukan pada Senin (14/9). Polisi menyita 27 cartridge vape yang mengandung etomidate dari RR dan RN. Temuan tersebut kemudian menjadi dasar untuk memperluas penyelidikan terhadap pihak lain yang diduga terkait jaringan peredaran cairan vape tersebut.
Dalam pengembangan berikutnya, petugas menangkap seorang warga negara asing asal China berinisial XC, yang disebut sebagai bandar utama. Dari tangan XC, aparat menyita 71 vape dengan model serupa sebagai barang bukti tambahan.
“Dari tangan XC, aparat menyita barang bukti tambahan berupa 71 pieces vape dengan model yang serupa,” ucapnya.
Jule Diamankan di Apartemen Jakarta Selatan
Petunjuk dari pengembangan perkara membawa polisi pada dugaan transaksi dengan seorang selebgram di sebuah apartemen di Jakarta Selatan. Saat operasi dilakukan, Julia Prastini atau JP diamankan di lokasi tersebut.
Pemeriksaan urine terhadap JP menunjukkan hasil positif narkoba. Polisi kemudian mendalami keterkaitan JP dengan cairan vape yang mengandung zat tersebut serta pola penggunaan yang bersangkutan.
“Saat penangkapan berlangsung, JP diamankan di sebuah apartemen. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan tes urine JP positif narkoba,” paparnya.
Dari pemeriksaan, JP diketahui mengaku baru memakai vape berisi zat narkotika itu selama sekitar dua hingga tiga minggu. Ia menyampaikan kepada polisi bahwa penggunaan tersebut didorong alasan pribadi, yakni untuk mengatasi stres.
“Kepada polisi, JP mengaku menggunakannya atas alasan pribadi untuk mengatasi stres,” ujarnya.
Peran Pengujian dan Koordinasi Antarinstansi
Kasus ini memperlihatkan pentingnya pemeriksaan laboratorium dan koordinasi lintas lembaga dalam menangani dugaan penyalahgunaan zat melalui perangkat rokok elektronik. Bentuk vape yang umum dikenal sebagai produk konsumsi nikotin dapat menjadi persoalan serius ketika cairannya dicampur bahan yang tidak semestinya.
Dalam konteks ini, BPOM dapat membantu dari sisi keilmuan dan pengujian, sementara kepolisian menangani proses penyidikan atas dugaan tindak pidana. BNN, Bea dan Cukai, serta aparat penegak hukum juga memiliki peran dalam pencegahan, pengawasan, dan penindakan terhadap jaringan yang berpotensi melibatkan distribusi lintas wilayah atau barang dari luar negeri.
Masyarakat perlu memahami bahwa kandungan cairan vape tidak selalu dapat dipastikan hanya dari bentuk perangkat, kemasan, atau tampilan cartridge. Dugaan adanya etomidate dalam vape menjadi alasan penting bagi aparat untuk menelusuri asal barang, jalur peredaran, pihak yang memasok, serta penggunaannya.
Penyidikan terhadap perkara ini masih berkaitan dengan pembongkaran jaringan peredaran gelap narkotika jenis vape. Kesiapan BPOM dalam memberikan pengujian maupun pendapat ahli diharapkan dapat mendukung pembuktian secara menyeluruh, sementara penegakan hukum tetap berjalan melalui koordinasi antara Kepolisian dan BNN.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is BPOM siap koordinasi guna usut kasus?BPOM siap koordinasi guna usut kasus is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does BPOM siap koordinasi guna usut kasus matter?BPOM siap koordinasi guna usut kasus matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.