BPBD Garut pantau daerah selatan usai gempa Sukabumi

BPBD Garut Pantau Daerah Selatan Usai Gempa Sukabumi

ayobantudonasi.com – BPBD Garut pantau daerah selatan usai – Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi salah satu wilayah yang secara aktif memantau perkembangan situasi pasca terjadinya gempa bumi di kawasan selatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut pantau daerah selatan usai gempa bumi bermagnitudo 5,0 yang terjadi di pantai selatan Kabupaten Sukabumi pada hari Minggu sore. Sekretaris BPBD Kabupaten Garut, Abud Abdullah, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai kejadian gempa bumi di selatan Sukabumi tersebut. Tim pemantauan BPBD Garut terus melakukan evaluasi terhadap potensi dampak yang mungkin terjadi pada wilayah pesisir dan dataran rendah di Kabupaten Garut.

Detail Parameter Gempa Bumi

Menurut data terbaru yang diterima, gempa bumi tersebut terjadi pada hari Minggu pukul 15:11:06 WIB. Parameter gempa telah mengalami pembaruan menjadi magnitudo 4,8 dengan kedalaman hiposenter mencapai 52 kilometer. Lokasi tepat gempa berada di laut pada jarak 79 kilometer arah barat daya dari Kabupaten Sukabumi. Jenis gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal yang berpusat di dasar laut wilayah tersebut. Gempa jenis ini umumnya tidak berpotensi menimbulkan tsunami besar karena energinya sebagian besar diserap oleh lapisan kerak bumi.

Abud Abdullah menjelaskan bahwa berdasarkan hasil kajian komprehensif dari BMKG, gempa bumi ini tidak menunjukkan potensi terjadinya tsunami. Selain itu, hingga saat ini belum terdeteksi adanya gempa susulan yang signifikan. “Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelas Abud Abdullah kepada awak media. BPBD Garut pantau daerah selatan dengan menggunakan sistem peringatan dini yang terintegrasi dengan stasiun seismograf di berbagai titik strategis.

Wilayah yang Merasakan Guncangan

Hingga saat ini, wilayah Garut yang memiliki satu garis pantai dengan Sukabumi tidak merasakan guncangan gempa yang kuat. “Monitoring wilayah Garut tidak terasa,” katanya. Namun, laporan BMKG menyebutkan bahwa guncangan gempa bumi dirasakan oleh sejumlah daerah di sekitarnya. Daerah-daerah tersebut antara lain Sukabumi, Cianjur, Bandung, dan Bogor. Intensitas guncangan bervariasi tergantung pada jarak dari episenter dan kondisi geologi lokal masing-masing wilayah.

BMKG saat ini terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas gempa bumi susulan. Institusi tersebut juga secara rutin menyampaikan pemutakhiran informasi kepada para pemangku kepentingan serta masyarakat luas agar dapat mengambil tindakan yang tepat sesuai dengan perkembangan situasi. BPBD Garut pantau daerah selatan dengan mengirimkan tim ke beberapa titik rawan untuk memastikan tidak ada kerusakan infrastruktur yang terdeteksi.

Imbauan untuk Masyarakat

Imbauan penting dari BMKG disampaikan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diimbau untuk menghindari bangunan-bangunan yang mengalami retak atau kerusakan sebagai langkah pencegahan. BPBD Garut terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan warga di wilayah selatan dan pantai Garut. Evakuasi dini akan dilakukan jika diperlukan berdasarkan perkembangan data seismik terbaru.

“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Abud Abdullah.

“Monitoring wilayah Garut tidak terasa,” tambahnya.