MAMI catatkan dana kelolaan Rp125 triliun per Juni 2026
MAMI Catatkan Dana Kelolaan Rp125 Triliun: Tonggak Sejarah dalam Industri Manajemen Investasi Indonesia
ayobantudonasi.com – MAMI catatkan dana kelolaan Rp125 triliun sebagai pencapaian luar biasa yang menandai era baru bagi perusahaan manajemen aset terkemuka di Indonesia. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) berhasil mencatatkan total Asset Under Management (AUM) sebesar Rp125 triliun hingga akhir Juni 2026. Pencapaian ini menempatkan MAMI sebagai salah satu pemain dominan di industri manajemen investasi nasional dengan pangsa pasar mencapai 12,5 persen dari keseluruhan sekitar 90 manajer investasi yang beroperasi di seluruh Indonesia.
Konsistensi Pengakuan Internasional
Sebelum mengumumkan pencapaian dana kelolaan tersebut, MAMI telah menunjukkan konsistensi luar biasa dalam meraih pengakuan internasional selama bertahun-tahun. Dalam kurun waktu 17 tahun terakhir, perusahaan berhasil mengumpulkan enam kali penghargaan Fund House of the Year dari Asia Investor. Penghargaan bergengsi ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kualitas layanan dan kinerja investasi yang ditawarkan oleh MAMI kepada para investor Indonesia.
Selain itu, dari tahun 2015 hingga 2026, MAMI juga telah meraih sepuluh kali penghargaan Best Asset Management Company atau Best Fund House dari Asia Asset Management. Kinerja yang solid juga tercermin dari penghargaan Best Bond Manager yang berhasil diraih sebanyak tiga kali dalam tiga tahun terakhir. Tidak berhenti di situ, perusahaan juga mendapatkan pengakuan sebagai Top Investment House in Asian Local Currency Bonds dari The Asset Benchmark Research selama sebelas kali berturut-turut, tepatnya dari tahun 2015 hingga 2025.
Struktur Portofolio dan Diversifikasi Produk
Total AUM yang dicatatkan oleh MAMI terdiri dari dua komponen utama yang saling melengkapi. Pertama, reksa dana dengan nilai Rp67 triliun yang berkontribusi sebesar 10,2 persen terhadap pangsa pasar nasional. Kedua, Kontak Pengelolaan Dana (KPD) yang mencapai Rp58 triliun. Saat ini, perseroan mengelola sebanyak 38 produk reksa dana dan 70 Kontak Pengelolaan Dana dengan jumlah investor tercatat mencapai 2,6 juta orang di seluruh Indonesia.
Lini produk reksa dana yang ditawarkan mencakup berbagai kategori investasi, mulai dari reksa dana saham, reksa dana obligasi, reksa dana campuran, hingga pasar uang. Selain itu, terdapat juga produk reksa dana syariah yang tersedia dalam dua mata uang, yaitu rupiah dan dolar AS. Untuk investor yang menginginkan diversifikasi global, perseroan juga menawarkan solusi investasi reksa dana offshore sebagai alternatif untuk menjangkau peluang investasi internasional yang semakin berkembang.
Akuisisi Strategis dan Komitmen Masa Depan
Pada 1 April 2026, Manulife Wealth & Asset Management resmi menyelesaikan akuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia melalui MAMI. Proses ini telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan menandai dimulainya integrasi terstruktur yang akan memperkuat posisi MAMI di pasar regional. Langkah strategis ini sekaligus mempertegas komitmen jangka panjang Manulife di pasar Indonesia yang terus menunjukkan pertumbuhan positif.
Kami bersyukur dapat tumbuh bersama investor Indonesia dan akan terus berkomitmen menghadirkan solusi investasi yang relevan, berkualitas, dan berkelanjutan untuk membantu masyarakat mencapai tujuan finansial mereka.
Perjalanan MAMI selama 30 tahun terakhir mencerminkan semangat Compounding Excellence, terus bertumbuh melalui berbagai upaya berkelanjutan dalam mengembangkan solusi investasi yang relevan bagi investor individu maupun institusi.
Kedua pernyataan tersebut disampaikan oleh Afifa, yang menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan President Director MAMI, dalam keterangan resminya di Jakarta pada hari Minggu. Dengan fondasi yang kuat dan visi yang jelas, MAMI siap melanjutkan perannya sebagai mitra terpercaya bagi para investor di Indonesia. MAMI catatkan dana kelolaan Rp125 triliun ini bukan hanya sekadar angka, melainkan bukti nyata dari kepercayaan yang diberikan oleh jutaan investor Indonesia selama ini.
