Ayo Bantu Donasi
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Anggota DPR: Tarik Tombur Toba tahun depan digelar lebih besar

Published 26/10/2026 · Updated 26/10/2026 · By Joko Ananda - ayobantudonasi.com

Foto : Joko Ananda - ayobantudonasi.com

Anggota DPR Dorong Tarik Tombur Toba Digelar Lebih Besar pada 2027

Ayobantudonasi.com – Anggota DPR RI Bane Raja Manalu menyatakan Tarik Tombur Toba akan kembali digelar dengan skala lebih besar pada 2027. Festival perdana yang berlangsung di Pantai Atsari, Parapat, Sumatera Utara, pada Sabtu (24/10) tersebut menarik hampir 2.000 pengunjung dari berbagai wilayah di Sumatera Utara.

Antusiasme masyarakat menjadi alasan penting untuk mengembangkan acara ini pada penyelenggaraan berikutnya. Bagi Anggota DPR dari Komisi VII DPR RI itu, Tarik Tombur Toba dapat menjadi wadah kolaborasi untuk memperkenalkan budaya, kuliner, hiburan, serta potensi wisata Danau Toba kepada masyarakat yang lebih luas.

“Terima kasih kepada semua yang sudah hadir. Acara perdana ini bisa kita lakukan, dan akan kita buat yang lebih besar pada tahun depan,” ujar Bane.

Festival untuk Budaya dan Pariwisata Danau Toba

Tarik Tombur Toba tidak sekadar menjadi agenda hiburan di tepi danau. Acara ini memadukan beragam kegiatan yang mencerminkan identitas daerah, mulai dari seni pertunjukan, kuliner khas, perlombaan, hingga musik. Rangkaian tersebut memberi kesempatan kepada masyarakat dan pengunjung untuk menikmati kekayaan budaya Batak dalam suasana rekreasi.

Kehadiran acara publik seperti ini juga diharapkan memberi dampak positif terhadap aktivitas ekonomi warga. Ramainya pengunjung dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM, penjual makanan dan minuman, pekerja kreatif, serta masyarakat yang menyediakan layanan pendukung pariwisata di Parapat dan kawasan sekitar Danau Toba.

Anggota DPR Bane Raja Manalu menilai pengembangan wisata memerlukan keterlibatan banyak pihak. Pariwisata tidak hanya berkaitan dengan keindahan alam, tetapi juga pengalaman yang dirasakan pengunjung melalui budaya, cita rasa kuliner, pertunjukan, dan keramahan masyarakat setempat.

Parapat selama ini dikenal sebagai salah satu titik penting menuju kawasan Danau Toba. Dengan agenda yang mengangkat karakter lokal, daerah ini berpeluang menawarkan pengalaman yang lebih beragam bagi wisatawan, baik warga Sumatera Utara maupun pengunjung dari daerah lain.

Rangkaian Acara Sehari Penuh di Pantai Atsari

Edisi perdana Tarik Tombur Toba menghadirkan kegiatan sejak awal hingga akhir acara. Lomba memancing di Danau Toba menjadi salah satu pembuka rangkaian, sebelum pengunjung menikmati berbagai agenda seni dan hiburan di Pantai Atsari.

Pentas seni serta kompetisi tor-tor turut menjadi bagian acara. Tor-tor merupakan salah satu ekspresi budaya Batak yang memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat. Kehadirannya dalam festival memperkuat pesan bahwa promosi wisata dapat berjalan beriringan dengan pengenalan dan pelestarian tradisi daerah.

Unsur kuliner juga mendapat perhatian melalui lomba memasak dan pembuatan sambal tombur. Sajian khas daerah dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan karena memperkenalkan rasa dan kebiasaan masyarakat lokal. Melalui kegiatan seperti ini, kuliner tidak hanya disajikan sebagai makanan, melainkan sebagai bagian dari pengalaman berkunjung ke Danau Toba.

Rangkaian acara ditutup dengan hiburan musik yang menampilkan musisi dari Sumatera Utara. Perpaduan kompetisi, seni, kuliner, dan musik menjadikan Tarik Tombur Toba sebagai ruang rekreasi yang dapat dinikmati warga Parapat maupun pengunjung dari luar daerah.

Kolaborasi untuk Menggerakkan Ekonomi Masyarakat

Dalam tugasnya di Komisi VII DPR RI, Bane membidangi sektor perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sarana publikasi. Ia menyampaikan bahwa Tarik Tombur Toba lahir dari aspirasi masyarakat serta diharapkan ikut mendorong kebangkitan pariwisata Sumatera Utara.

Anggota DPR tersebut mengajak berbagai pihak untuk memperkuat kerja sama dalam mengembangkan Parapat dan Danau Toba. Pertumbuhan sektor wisata diyakini dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

“Mari kolaborasi jadikan Danau Toba destinasi pilihan yang asyik. Sampai ketemu di Tarik Tombur Toba 2027,” ucapnya.

Pelaksanaan perdana Tarik Tombur Toba mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata, Injourney, Kementerian Ekonomi Kreatif, Marcopolo, Anker Pilsener, PTPN IV, Cari Kawan, BK Polos, dan Marabit. Dukungan lintas pihak ini diharapkan dapat memperkuat penyelenggaraan acara pada tahun berikutnya.

FAQ Tarik Tombur Toba

Apa itu Tarik Tombur Toba? Tarik Tombur Toba merupakan kegiatan yang memadukan perlombaan, pertunjukan budaya, kuliner, dan hiburan musik di kawasan Danau Toba.

Di mana Tarik Tombur Toba perdana digelar? Acara perdana digelar di Pantai Atsari, Parapat, Sumatera Utara.

Kapan Tarik Tombur Toba direncanakan kembali berlangsung? Berdasarkan pernyataan Bane Raja Manalu, kegiatan tersebut direncanakan kembali digelar pada 2027 dengan skala yang lebih besar.

Dengan rencana penyelenggaraan yang lebih meriah, Tarik Tombur Toba diharapkan berkembang menjadi agenda yang dinantikan masyarakat. Festival ini diharapkan terus membuka ruang bagi budaya lokal, memperluas keterlibatan warga, serta menguatkan posisi Parapat dan Danau Toba sebagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman alam, tradisi, kuliner, dan hiburan.

Related Reading