Jumlah kendaraan listrik di Belanda melonjak di tengah kenaikan harga energi
Jumlah kendaraan listrik di Belanda melonjak di tengah kenaikan harga energi
Den Haag – Penjualan kendaraan listrik, baik yang berbentuk murni, hybrid, maupun plug-in hybrid, menunjukkan peningkatan signifikan akibat kenaikan harga energi. Informasi ini diumumkan oleh Badan Statistik Belanda (CBS) pada Jumat (10/4).
Data Terkini dari CBS
CBS mencatat bahwa saat ini terdapat lebih dari 2 juta kendaraan listrik di jalan raya, yang mencakup sekitar 21 persen dari total 9,4 juta mobil penumpang di negara tersebut pada awal 2026.
Menurut laporan tersebut, peningkatan terbesar terjadi pada jenis hybrid listrik dan plug-in hybrid listrik. Kedua kategori ini mencapai total 800.000 unit, naik 19 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, mobil listrik murni juga mengalami pertumbuhan cepat, meningkat 22 persen hingga mencapai hampir 700.000 unit.
Tren Penjualan Mobil Baru
Pada 2018, kendaraan listrik hanya menyumbang sekitar 11 persen dari total penjualan mobil penumpang. Namun, angka tersebut melonjak menjadi hampir 86 persen di tahun 2025. Sebaliknya, mobil bahan bakar bensin kehilangan dominasi, turun dari 75 persen menjadi 13 persen dalam kurun waktu yang sama.
Kendaraan berbahan bakar solar terus kehilangan popularitasnya, dengan pangsa pasar hanya 1 persen dari total penjualan mobil baru tahun lalu, menurut CBS.
Faktor Penyebab Perubahan
CBS menyoroti bahwa ketegangan di wilayah Timur Tengah serta kenaikan harga bahan bakar menggerakkan peralihan ke kendaraan listrik di Belanda. Faktor-faktor ini secara langsung mempercepat adopsi EV oleh masyarakat.
