PLN UID Sulselrabar Raih Gold InTechSEA Awards 2026 lewat Program B-POWER
Ayobantudonasi.com – Komitmen untuk memperkuat peran generasi muda di desa mengantarkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (PLN UID Sulselrabar) meraih penghargaan Gold pada Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2026.
Penghargaan tersebut diperoleh melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) B-POWER: Agen Perubahan Digital, Desa Berdaya Berkelanjutan. Program ini masuk dalam kategori Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pemberdayaan Masyarakat, dengan topik Sosial-Budaya dan Pendidikan.
InTechSEA Awards 2026 menjadi wadah penghargaan serta kolaborasi bagi berbagai pihak yang menghadirkan inovasi dengan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Bagi PLN UID Sulselrabar, pencapaian Gold menegaskan upaya perusahaan dalam menghadirkan pemberdayaan yang tidak berhenti pada bantuan, melainkan memperkuat kemampuan masyarakat untuk berkembang secara mandiri.
Penguatan Kapasitas Pemuda Desa
B-POWER dirancang untuk mendorong lahirnya agen perubahan digital di tingkat desa. Program tersebut dijalankan bersama Kelas Bebas Bicara melalui pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas.
Materi pelatihannya mencakup pengembangan komunikasi dan kepemimpinan, peningkatan literasi digital, penggunaan Artificial Intelligence (AI), pemanfaatan media sosial secara produktif, hingga pemahaman keselamatan ketenagalistrikan. Rangkaian pembelajaran itu diarahkan agar peserta mampu menggunakan keterampilan yang diperoleh untuk menjawab kebutuhan di lingkungan mereka sendiri.
Pendekatan ini menempatkan pemuda bukan sekadar sebagai penerima pelatihan. Mereka didorong untuk mengenali potensi lokal, menyusun gagasan, dan mengambil peran dalam kegiatan yang memberi manfaat bagi desa. Keterampilan digital, komunikasi, serta kepemimpinan menjadi bekal yang saling melengkapi dalam proses tersebut.
“Penghargaan Gold ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memperluas kebermanfaatan program, sehingga semakin banyak desa yang tumbuh berdaya dan berkelanjutan,” ungkap General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah.
Edyansyah menilai penghargaan itu sebagai dorongan untuk memperluas pelaksanaan program TJSL yang berkelanjutan. Fokusnya tidak hanya pada peningkatan kapasitas perorangan, tetapi juga pada tumbuhnya kemandirian masyarakat hingga ke wilayah desa.
409 Pemuda dan 37 Inovasi Desa
Sampai program berakhir, B-POWER telah melibatkan 409 pemuda dalam sembilan batch pelatihan. Peserta berasal dari 25 desa di Kabupaten Gowa.
Dari proses pemberdayaan tersebut, peserta mengembangkan 37 Project Inovasi Desa. Setiap proyek dibangun dengan memperhatikan kebutuhan serta potensi yang ada di wilayah masing-masing. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan tidak berhenti pada penyampaian materi, melainkan diarahkan menjadi tindakan yang dapat diterapkan oleh para peserta di komunitasnya.
Pengembangan proyek inovasi memberi ruang bagi pemuda desa untuk menerjemahkan pengetahuan baru ke dalam gagasan yang relevan secara lokal. Ketika kemampuan komunikasi, teknologi, dan kepemimpinan dipadukan, peserta memiliki peluang lebih besar untuk menggerakkan kegiatan yang dekat dengan persoalan masyarakat sekitar.
Keberlanjutan B-POWER juga diperkuat lewat pembentukan 24 Son’s of Gen-B. Kelompok kader ini berperan melanjutkan edukasi mengenai literasi digital, keselamatan ketenagalistrikan, dan pemberdayaan masyarakat di desa mereka.
Kehadiran kader di tingkat lokal menjadi bagian penting dari kesinambungan program. Dengan adanya pemuda yang telah memperoleh pembekalan, proses berbagi pengetahuan dapat terus berjalan di tengah masyarakat. Model seperti ini memungkinkan manfaat pelatihan menjangkau lebih banyak warga melalui keterlibatan langsung komunitas desa.
Energi untuk Perubahan Sosial
PLN UID Sulselrabar menyampaikan bahwa peran perusahaan tidak terbatas pada penyediaan tenaga listrik. Melalui program TJSL, perusahaan juga berupaya mendorong perubahan sosial yang dapat memperkuat masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan pembangunan di lingkungannya.
“PLN tidak hanya hadir melalui penyediaan energi listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan energi perubahan bagi masyarakat. Melalui B-POWER, kami mendorong generasi muda desa agar semakin percaya diri, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjadi agen perubahan yang mengembangkan potensi di desanya,” ujarnya pula.
Pesan tersebut menempatkan pemuda desa sebagai unsur penting dalam pembangunan yang berkelanjutan. Kepercayaan diri untuk menyampaikan gagasan, kemampuan beradaptasi dengan teknologi, serta pemahaman atas potensi daerah dapat membantu mereka mengambil peran yang lebih aktif di komunitasnya.
Raihan Gold InTechSEA Awards 2026 memperkuat arah PLN UID Sulselrabar dalam menjalankan program TJSL yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan. B-POWER menjadi contoh pemberdayaan yang mendorong generasi muda untuk tumbuh sebagai penggerak, bukan hanya penerima manfaat.
Dengan pembekalan keterampilan dan pembentukan kader lokal, program ini diharapkan terus memberi manfaat bagi desa-desa yang terlibat. Para pemuda didorong untuk ikut menciptakan solusi, mengembangkan potensi wilayah, serta membangun dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is PLN UID Sulselrabar meraih Gold InTechSEA?
PLN UID Sulselrabar meraih Gold InTechSEA is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does PLN UID Sulselrabar meraih Gold InTechSEA matter?
PLN UID Sulselrabar meraih Gold InTechSEA matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

