Pemprov Jateng sebut investasi serap 340.334 tenaga kerja
Investasi Jawa Tengah Serap Lebih dari 340 Ribu Pekerja hingga Triwulan III 2026
Ayobantudonasi.com – Realisasi investasi di Jawa Tengah sampai triwulan III tahun 2026 mencapai Rp72,54 triliun. Nilai tersebut tercatat melalui 82.420 proyek dan telah membuka kesempatan kerja bagi sedikitnya 340.334 orang, memperlihatkan besarnya peran penanaman modal dalam menggerakkan ekonomi daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dapat bertumpu pada belanja pemerintah semata. Keterlibatan sektor swasta, disertai kerja sama antardaerah, dipandang penting untuk memperluas aktivitas usaha sekaligus menghadirkan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Pandangan itu disampaikan saat pembukaan Semarang Business Forum atau Sembiz ke-19 Tahun 2026 di The Suri Ballroom, Queen City Mall, Kota Semarang, Rabu. Forum bisnis tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah daerah, investor, serta pelaku usaha yang melihat peluang pengembangan kawasan di Jawa Tengah.
Tiga Unsur Penggerak Ekonomi
Ahmad Luthfi menekankan keterkaitan erat antara sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi. Ketiganya dinilai tidak dapat berjalan sendiri-sendiri apabila daerah ingin membangun pertumbuhan ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.
"'Business forum' ini ada tiga hal yang sangat krusial. Yang pertama 'tourism' (pariwisata), yang kedua 'trade' (perdagangan), dan yang ketiga investasi. Ini tiga mata rantai yang tidak bisa kita pisahkan," katanya.
Dalam konteks tersebut, Semarang didorong untuk memperkuat perannya sebagai simpul investasi dan pertumbuhan ekonomi kawasan. Kota ini memiliki posisi yang strategis untuk menghubungkan potensi ekonomi daerah-daerah di sekelilingnya, termasuk Kendal, Demak, Grobogan, dan Salatiga.
Kerja sama lintas wilayah diharapkan dapat menghasilkan pembagian peran yang lebih jelas. Setiap daerah dapat mengembangkan kekuatan masing-masing, baik dari sisi industri, perdagangan, jasa, sumber daya, maupun pariwisata. Pada saat yang sama, keterhubungan antardaerah dapat membuat penawaran investasi menjadi lebih menarik karena pelaku usaha tidak hanya melihat potensi satu kota secara terpisah.
Model kolaborasi ini juga membuka peluang terbentuknya pusat-pusat ekonomi baru di luar titik pertumbuhan yang selama ini sudah berkembang. Bagi investor, keterhubungan kawasan dapat memberi pilihan lokasi dan dukungan rantai pasok yang lebih luas. Bagi masyarakat, peningkatan kegiatan usaha berpotensi menciptakan kebutuhan tenaga kerja di berbagai bidang.
Daya Tarik bagi Industri Padat Karya
Jawa Tengah tetap dipandang memiliki keunggulan investasi di tengah tekanan ekonomi global serta ruang fiskal pemerintah yang terbatas. Iklim usaha yang kondusif, pertumbuhan ekonomi, dan ketersediaan tenaga kerja yang kompetitif menjadi faktor yang dinilai relevan, khususnya bagi industri padat karya.
Sektor padat karya memiliki arti penting karena kegiatan produksinya membutuhkan banyak tenaga kerja. Ketika investasi jenis ini masuk dan berkembang, dampaknya tidak hanya terlihat pada nilai proyek, tetapi juga pada terbukanya kesempatan kerja dalam jumlah besar. Capaian penyerapan 340.334 pekerja hingga triwulan III 2026 menjadi gambaran bahwa investasi telah memberi dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Ahmad Luthfi juga menyebut adanya rencana masuknya perusahaan dari Vietnam ke Jawa Tengah. Sebanyak 57 perusahaan padat karya disebut akan membangun kegiatan usaha di wilayah tersebut.
"Ada 57 perusahaan Vietnam padat karya nanti akan membangun di wilayah kita. Karena role model kegiatan padat karyanya Vietnam sama dengan kita. Dan dia akan buka cabang di wilayah kita," katanya.
Rencana tersebut memperkuat perhatian pemerintah provinsi terhadap investasi yang mampu menyerap tenaga kerja. Kesamaan karakter industri padat karya antara Vietnam dan Jawa Tengah dipandang menjadi salah satu alasan yang mendorong ekspansi perusahaan-perusahaan tersebut ke wilayah ini.
Semarang Memerlukan Dukungan Kawasan Sekitar
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menilai kolaborasi regional bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Kota Semarang memiliki keterbatasan lahan apabila harus membangun kawasan industri berskala besar secara mandiri.
Karena kondisi itu, arah pengembangan Semarang lebih difokuskan pada perdagangan dan jasa. Sektor tersebut tetap memerlukan dukungan dari daerah penyangga yang memiliki lahan, basis industri, atau sumber daya lain yang dapat melengkapi peran kota.
"Kota Semarang tidak bisa sendiri. Pemerintah Kota Semarang tidak bisa sendiri. Maka kami mengundang seluruh investor untuk turut serta bersama-sama mengembangkan usaha untuk kebersamaan dan kemajuan," katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perkembangan Semarang tidak dilepaskan dari hubungan ekonominya dengan daerah sekitar. Kota dapat berfungsi sebagai pusat layanan, perdagangan, dan pertemuan bisnis, sementara wilayah lain bisa mengembangkan keunggulan yang sesuai dengan karakter serta kapasitasnya.
Sembiz yang telah digelar sebanyak 19 kali menjadi salah satu wadah untuk memperkenalkan peluang usaha kepada investor. Selain sektor perdagangan, jasa, dan industri, forum ini juga menyoroti pengembangan kawasan wisata Tinjomoyo. Pengembangan lokasi tersebut diarahkan dengan tetap mempertahankan fungsi hutannya.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa peluang investasi dapat dibuka bersamaan dengan perhatian terhadap karakter kawasan. Bagi Jawa Tengah, tantangannya bukan hanya menarik modal, melainkan memastikan investasi mampu memperluas kegiatan ekonomi, menciptakan pekerjaan, serta menghubungkan potensi Semarang dengan daerah-daerah sekitarnya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pemprov Jateng sebut investasi serap 340 334?Pemprov Jateng sebut investasi serap 340 334 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pemprov Jateng sebut investasi serap 340 334 matter?Pemprov Jateng sebut investasi serap 340 334 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.