LiuGong memulai pembangunan Green Smart Industrial Park di Karawang

LiuGong Mulai Bangun Green Smart Industrial Park di Karawang

Ayobantudonasi.com – Kawasan industri strategis di Karawang menjadi saksi sejarah bagi perkembangan industri alat berat nasional. Perusahaan multinasional asal Tiongkok, LiuGong, secara resmi telah memulai pembangunan Indonesia Green Smart Industrial Park. Kawasan industri ini berlokasi di Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Peletakan batu pertama dilakukan pada hari Rabu, menandai dimulainya fase baru dalam sejarah investasi asing di sektor manufaktur Indonesia. Langkah ini menunjukkan kepercayaan perusahaan terhadap potensi pasar Indonesia yang terus berkembang pesat.

Komitmen Jangka Panjang untuk Indonesia

Chairman of Guangxi LiuGong Group dan Guangxi LiuGong Machinery Zheng Jin menegaskan bahwa proyek ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pasar Indonesia. Dalam sambutannya saat upacara peletakan batu pertama, ia menjelaskan visi strategis LiuGong untuk masa depan. Perusahaan ini melihat Indonesia sebagai salah satu pasar pertumbuhan utama di kawasan Asia Tenggara.

“Kami akan terus memperdalam kemitraan di Indonesia dan kawasan ASEAN, mendorong inovasi melalui kolaborasi yang terbuka, serta bekerja sama dengan para mitra industri untuk mendukung pembangunan industri yang berkelanjutan dan transformasi hijau di kawasan,” katanya.

Proyek ambisius ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap pembangunan. Tahap pertama difokuskan pada pembangunan lini produksi untuk excavator dan wheel loader elektrik. Kapasitas produksi yang ditargetkan mencapai 5.000 unit setiap tahunnya. Fasilitas produksi ini akan mengadopsi berbagai teknologi manufaktur pintar terkini. Di antaranya adalah Automated Guided Vehicle (AGV), Rail Guided Vehicle (RGV), dan Manufacturing Execution System (MES). Teknologi-teknologi tersebut berperan penting dalam mendukung digitalisasi proses produksi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan. Implementasi teknologi canggih ini menjadikan pabrik LiuGong sebagai salah satu fasilitas manufaktur paling modern di Indonesia.

Lebih dari Sekedar Fasilitas Manufaktur

Vice Chairman and President of Guangxi LiuGong Machinery Luo Guobing menyampaikan bahwa Indonesia Green Smart Industrial Park memiliki peran yang lebih luas. Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat manufaktur, tetapi juga menjadi platform industri hijau dan cerdas. Platform tersebut mengintegrasikan berbagai aspek penting termasuk manufaktur, riset dan pengembangan, pengembangan talenta, serta kolaborasi industri. Kehadiran pusat riset akan memperkuat ekosistem inovasi di Indonesia.

“LiuGong akan mendirikan Indonesia Product Application Research and Development (R&D) Center serta bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada untuk mendorong transfer teknologi dan mengembangkan talenta lokal,” katanya.

Luo Guobing berharap inisiatif strategis ini dapat memberikan dorongan baru bagi pengembangan industri alat berat Indonesia yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan universitas ternama seperti UGM akan membuka peluang bagi mahasiswa dan peneliti lokal untuk terlibat dalam proyek-proyek inovatif. Hal ini sejalan dengan visi LiuGong memulai pembangunan Green Smart Industrial Park yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Acara Peletakan Batu Pertama

Peletakan batu pertama pembangunan Indonesia Green Smart Industrial Park dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi. Dari pihak LiuGong, hadir Chairman of Guangxi LiuGong Group dan Guangxi LiuGong Machinery Zheng Jin; Vice Chairman and President of Guangxi LiuGong Machinery Luo Guobing; Vice President of Guangxi LiuGong Machinery Yuan Shiguo, Xiao Xiaolei, dan Deng Tao. Selain itu, juga hadir President Director LiuGong Machinery Indonesia Levi Lin; Vice President Director LiuGong Machinery Indonesia Li Yuedong; serta President Director LiuGong Finance Indonesia Zhao Lei.

Sejumlah perwakilan kementerian dan pemerintah daerah Indonesia turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap proyek strategis tersebut. Di antaranya para tamu undangan hadir Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian Setia Diarta, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi Edy Junaedi, serta Bupati Karawang Aep Syaepuloh. Selain itu juga hadir Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Anindya Novyan Bakrie serta Hang Yajuan sebagai perwakilan China Chamber of Commerce in Indonesia.

Kehadiran para pejabat dan tokoh industri ini menunjukkan betapa pentingnya proyek ini bagi perekonomian Indonesia. Indonesia Green Smart Industrial Park diharapkan dapat menjadi model kawasan industri berkelanjutan yang dapat ditiru oleh investor asing lainnya. Dengan kapasitas produksi yang besar dan teknologi mutakhir, kawasan ini akan berkontribusi signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekspor alat berat Indonesia ke pasar regional maupun global. Proyek ini juga diharapkan dapat mendorong transformasi hijau di sektor manufaktur nasional.